<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934</id><updated>2011-08-16T01:59:20.882+07:00</updated><category term='Aliran Sesat'/><category term='Hadits'/><category term='Muamalah'/><category term='Masjid'/><category term='Pengobatan'/><category term='Khutbah'/><category term='Tafsir'/><category term='Teknologi'/><category term='Fadilah'/><category term='Arti Muslim'/><category term='Alqur&apos;an'/><category term='Artikel'/><category term='Halal Haram'/><category term='Akidah'/><category term='Wanita'/><category term='Foto'/><category term='kurban'/><category term='Ta&apos;lim'/><category term='Alqiyadah'/><category term='Zakat'/><category term='Motivator'/><category term='Indonesia'/><category term='Ibadah'/><category term='Fiqih'/><category term='Alhakim'/><category term='Software'/><category term='Makanan'/><category term='Hikmah'/><category term='Humor'/><category term='dunia islam'/><category term='Cerita'/><category term='Biografi'/><category term='Idul Fitri'/><category term='Wakaf'/><title type='text'>MUSLIM POWER</title><subtitle type='html'>DALAM QUR'AN DAN SUNNAH ADA KEJAYAAN</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>61</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-1456134636752926406</id><published>2010-03-18T10:24:00.000+07:00</published><updated>2010-03-18T10:25:02.896+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengobatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akidah'/><title type='text'>INDIKASI ORANG YANG TERKENA GANGGUAN JIN / SIHIR</title><content type='html'>ASSALAMU'ALAIKUM WAROHMATULLOH WABAROKATUH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDIKASI ORANG YANG TERKENA GANGGUAN JIN / SIHIR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Malas beribadah, sering lupa rokaat sholat&lt;br /&gt;    * Emosional / Temperamen tinggi&lt;br /&gt;    * Sering mimpi buruk&lt;br /&gt;    * Imsomnia / sulit tidur&lt;br /&gt;    * Was was, cemas, paranoid / ketakutan&lt;br /&gt;    * Bisa melihat jin&lt;br /&gt;    * Sulit mendapat jodoh&lt;br /&gt;    * Dihantui kematian&lt;br /&gt;    * Perubahan perasaan dari biasa biasa saja menjadi cinta dan berlebihan / sebaliknya&lt;br /&gt;    * Ada bisikan – bisikan&lt;br /&gt;    * Nafsu yang berlebihan&lt;br /&gt;    * Dan lain lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DEFINISI RUQYAH SYAR’IYYAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Bahasa : Bacaan perlindungan&lt;br /&gt;    * Istilah : Bacaan yang berasal dari al qur’an dan hadis yang shohih yang di sampaikan dengan media suara untuk meminta kesembuhan dari Allah SWT bagi yang sakit dan perlindungan bagi yang sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CIRI – CIRI RUQYAH SYAR’IYYAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Yang di baca ayat – ayat al qur’an atau do’a yang terdapat dalam hadis yang shohih&lt;br /&gt;    * Berbahasa Arab atau dengan bahasa yang bisa di fahami&lt;br /&gt;    * Hanya Allah SWT satu – satunya penyembuh bukan ruqyah / peruqyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jjazakalloh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GRIYA SEHAT BSD&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ABU DZIKRA&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-1456134636752926406?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/1456134636752926406/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=1456134636752926406&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/1456134636752926406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/1456134636752926406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2010/03/indikasi-orang-yang-terkena-gangguan.html' title='INDIKASI ORANG YANG TERKENA GANGGUAN JIN / SIHIR'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-6034216667359132433</id><published>2010-03-18T10:22:00.002+07:00</published><updated>2010-03-18T10:26:56.242+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alqur&apos;an'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengobatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akidah'/><title type='text'>Ruqyah</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Assalamu'alaikum Warohmatulloh Wabarokatuh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mukaddimah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mungkin pertanyaan itu pernah mampir di benak Anda, atau melintas di pikiran Anda. Saat ada orang yang menyarankan Anda untuk melakukan terapi ruqyah syar’iyah sebagai solusi dari penyakit yang ada. Atau saat Anda membaca iklan ruqyah yang tertera di berbagai macam media massa.&lt;br /&gt;Tulisan ini akan memberikan jawaban yang tepat buat Anda tercinta, agar pertanyaan yang berseliweran bisa terhenti oleh jawaban yang memuaskan. Maka dari itu simaklah dengan seksama dan jangan berhenti bila Anda belum sampai titik terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ragam jenis pengobatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Memang di luaran sana banyak ragam jenis pengobatan yang ditawarkan, baik untuk sakit medis atau non medis. Terutama untuk penyakit non medis (gangguan jin/ghaib). Dari pengobatan yang menggunakan kepulan asap kemenyan sampai suntikan obat penenang. Dari tarikan nafas-nafas yang diyakini mampu mendatangkan energi magik sampai gerakan atraktif yang dianggap efektif untuk mengusir rasa sakit. Dari penggunaan ragam jenis kembang, keris dan benda keramat sampai lantunan ayat-ayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apa yang ditakuti syetan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ini pertanyaan penting yang jawabannya bisa menjawab pertanyaan di atas dengan benar. Karena orang yang kena gangguan ghaib, hakikatnya ia diganggu syetan atau jin jahat. Sehingga pengobatan yang kita pilih harus tepat, yaitu jenis pengobatan yang membuat virus penyakitnya kabur atau minggat.&lt;br /&gt;Apakah syetan atau jin jahat takut pada kemenyan? Tentu jawabannya... tidak. Karena banyak orang kesurupan justru minta kemenyan. Apakah syetan takut pada suntikan obat penenang? Jawabannya... tentu tidak. Karena banyak orang kesurupan berhari-hari tak kunjung sadar meskipun telah tertidur akibat pengaruh obat penenang. Apakah syetan takut pada gerakan olah pernapasan? Tegas jawabannya... tidak. Karena banyak orang bernafas yang diganggu syetan.&lt;br /&gt;Apakah syetan takut pada gerakan atraktif yang kita peragakan untuk menangkapnya? Tentu saja... tidak. Karena hakikat wujud syetan tak terlihat oleh manusia, bagaimana kita mau menangkapnya. Apakah syetan takut pada ragam kembang, keris atau benda keramat? Pasti jawabannya... tidak. Karena banyak orang mengaku dapat benda seperti itu secara ghaib, alias dihadiahi syetan.&lt;br /&gt;Tinggal pertanyaan terakhir. Apakah syetan takut pada ayat-ayat al-Qur’an? Jawabannya...., bukan ayat yang dipajang di dinding atau dikalungkan di badan yang ditakuti syetan. Tapi ayat yang dibaca oleh orang beriman, yang membuat syetan ketakutan. Lari dan kabur karena takut murka Tuhan, Allah yang Rohman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maklumat ar-Rohman&lt;br /&gt;Benarkah syetan takut pada lantunan ayat yang dibaca oleh hamba-hamba Allah yang beriman? Mari kita simak maklumat yang disampaikan oleh Sang Pencipta jin dan syetan, Dzat yang Maha Kuasa dan Perkasa dan tidak ada dusta dalam firman-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syetan Maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-A’raf: 200).&lt;br /&gt;Maklumat yang serupa bahkan sama ditegaskan lagi oleh Allah di surat lain. ”Dan jika syetan mengganggumu dengan suatu gangguan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Fushshilat: 36).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kalimat perlindungan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Di surat lain, secara verbal dan jelas, Allah mengajarkan kepada kita kalimat yang berisi do’a perlindungan, memohon perlindungan kepada-Nya dari kehadiran dan kejahatan syetan, apapun bentuk dan wujudnya.&lt;br /&gt;”Dan katakanlah: "Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari bisikan-bisikan syetan. Dan aku berlindung (pula) kepada-Mu ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku." (QS. Al-Mukminun: 97-98).&lt;br /&gt;"Katakanlah: "Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) syetan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.” (QS. An-Nas: 1-6).&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Qur’an sebagai Obat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Al-Qur’an yang merupakan firman Allah punya banyak fungsi dalam kehidupan kita. Sebagai nasihat, petunjuk hidup, pendatang rahmat Allah, dan juga sebagai obat yang berdaya sembuh. Karena ia adalah ucapan atau kalimat yang keluar dari Sang Maha Penyembuh. Apapun penyakit yang ada, hanya Allah yang kuasa menyembuhkannya.&lt;br /&gt;”Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada, dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Yunus: 57).&lt;br /&gt;”Dan jikalau kami jadikan al-Qur’an itu suatu bacaan dalam bahasa selain Arab, tentulah mereka mengatakan: "Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya?" Apakah (patut al-Qur’an) dalam bahasa asing sedang (rasul adalah orang) Arab? Katakanlah: "Al-Qur’an itu adalah petunjuk dan obat bagi orang-orang mukmin. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, sedang al-Qur’an itu suatu kegelapan bagi mereka. Mereka itu adalah (seperti) yang dipanggil dari tempat yang jauh". (QS. Fushshilat: 44).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tuntunan Rasulullah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“Dan aku perintahkan kalian untuk selalu berdzikrullah (menyebut bama Allah). Sesungguhnya perumpamaan orang yang sering dzikrulloh seperti orang yang sedang dicari dan dikejar-kejar musuh. Sampai orang itu menjumpai benteng yang sangat kokoh sehingga bisa melindunginya dari para musuh. Begitulah perumpamaan seorang hamba, ia tidak melindungi dirinya dari kejahatan syetan, kecuali dengan dzikrulloh.” (HR. Tirmidzi).&lt;br /&gt;Aisyah berkata: Apabila ada seseorang yang sakit dari keluarga Rasulullah, beliau meniupnya dengan membaca surat-surat perlindungan. Dan ketika beliau yang sakit pada tahun kematiannya, akulah yang membacanya lalu aku tiupkan ke tangnnya, kemudian kuusapkan tangan itu ke tubuhnya, karena tangan beliau lebih banyak berkahnya daripada tanganku. (HR. Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;Abu Hurairah berkata, Rasulullah pernah datang menjengukku (saat sakit). Beliau bersabda: Maukah kamu aku ruqyah dengan ruqyah yang telah diajarkan malaikat Jibril kepadaku? Aku menjawab: Demi ayah dan ibuku, aku mau wahai Rasulullah. Lalu beliau membaca: Dengan nama Allah aku meruqyahmu, Allah-lah yang menyembuhkanmu dari segala macam penyakit yang ada padamu, dari kejahatan tukang kejahatan tukang sihir yang meniup pada buhul-buhul, dan dari kejahatan pendengki apabila ia telah dengki. (3x). (HR. Ibnu Majah).&lt;br /&gt;Abu Sa’id al-Khudri berkata: Sesungguhnya malaikat Jibril telah berkata: Wahai Muhammad, kamu merasa sakit? Beliau menjawab: Ya. Malaikat Jibril membaca: Dengan nama Allah aku meruqyahmu, dari segala sesuatu yang menyakitimu, dari kejahatan setiap jiwa atau mata yang dengki. Allah yang menyembuhkanmu, dengan nama Allah aku meruqyahmu. (HR. Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;9 alasan sangat kuat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita perhatikan maklumat Allah dan tuntunan Rasul-Nya di atas dengan seksama, maka kita akan menemukan alasan yang sangat kuat, kenapa kita harus menjalani terapi ruqyah. Tapi bukan sembarang ruqyah, hanya ruqyah yang syar’iyah seperti yang telah diajarkan Rasulullah kepada kita, ummatnya. Berikut alasan tersebut:&lt;br /&gt;Pertama, ruqyah syar’iyah merupakan solusi pengobatan Ilahi, sebagai Dzat Penyembuh untuk segala macam penyakit (medis atau non medis). Karena secara verbal, jelas dan tegas kita diperintahkan Rasulullah untuk melakukan terapi tersebut.&lt;br /&gt;Kedua, ruqyah syar’iyah merupakan terapi yang diwahyukan Allah kepada Rasulullah untuk diajarkan kepada ummatnya. Karena itu, Allah telah memerintahkan malaikat Jibril untuk menerapi Rasulullah dengan ruqyah saat beliau merasa sakit.&lt;br /&gt;Ketiga, ruqyah syar’iyah merupakan sunnah (live style) Rasulullah. Buktinya, bila beliau sakit, beliau melakukan ruqyah. Dan saat ada keluarganya yang sakit, beliau juga meruqyahnya. Itulah contoh nyata beliau (uswah hasanah) dalam memilih cara berobat.&lt;br /&gt;Keempat, ruqyah syar’iyah merupakan warisan Rasulullah yang harus kita lestarikan agar tidak punah. Dengan mempraktikkan terapi ruqyah syar’iyah saat mengobati seseorang, atau datang ke praktik ruqyah yang syar’iyah saat berobat, berarti kita telah menghidupkan sunnah Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, ruqyah syar’iyah merupakan syiar Islam. Kita harus mengajarkannya kepada orang-orang yang ada di sekitar kita. Sebagaimana yang telah dilakukan para shahabatnya, saat ada teman-temannya yang sakit, mereka meruqyahnya seperti yang telah diajarkan Rasulullah.&lt;br /&gt;Keenam, ruqyah syar’iyah merupakan solusi yang tepat untuk obat, termasuk untuk pengobatan dari gangguan syetan atau jin jahat. Karena ruqyah syar’iyah merupakan formulasi pengobatan racikan Sang Pencipta syetan (jin jahat). Dan Dialah yang paling paham tentang hal apa saja yang membuat syetan itu terusir alias minggat.&lt;br /&gt;Ketujuh, ruqyah syar’iyah merupakan cara pengobatan yang sarat akan nilai ibadah. Setiap bacaan yang kita baca bernilai pahala. Karena yang kita baca adalah ayat al-Qur’an dan do’a yang telah diajarkan Rasulullah secara langsung.&lt;br /&gt;Kedelapan, ruqyah syar’iyah merupakan metode pengobatan yang bebas dari syirik. Sehingga apa yang kita lakukan bersih dari dampak negatif, atau terhindar dari virus yang membahayakan akidah (tauhid) kita. Dan bersihnya tauhid adalah penyelamat diri kita dari siksa neraka yang diancamkan Allah untuk hambanya yang musyrik.&lt;br /&gt;Kesembilan, ruqyah syar’iyah merupakan upaya konkrit untuk memerangi praktik perdukunan yang telah menyebar dan mengakar di lapisan masyarakat kita. Kita tidak hanya pandai melarang mereka pergi ke dukun yang berakibat perbuatan syikrik, tapi kita juga bisa memberikan solusi alternatif yang aman ke mereka dengan ruqyah syar’iyah.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Ampuh untuk Sakit Medis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Selama ini banyak orang yang menganggap ruqyah syar’iyah hanya bisa untuk obat penyakit non medis, tidak bisa untuk sakit medis (fisik). Padahal ruqyah syar’iyah adalah terapi pengobatan yang bersifat komprehensif (menyeluruh), tidak hanya untuk sakit non medis (gangguan jin jahat) tapi juga ampuh untuk sakit medis.&lt;br /&gt;Ah yang benar...! Kata siapa...? Memang benar..., itu merupakan firman Allah, sabda Rasulullah dan pernyataan tersurat dari malaikat Jibril (penyampai wahyu).&lt;br /&gt;”Dan Kami turunkan dari al-Qur’an suatu yang menjadi penawar (penyembuh) dan rahmat bagi orang-orang yang beriman, dan al-Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zhalim selain kerugian.” (QS. Al-Isra’: 82).&lt;br /&gt;Syekh Abdur Rahman As-Sa’di (Seorang ulama’ pakar Tafsir kontemporer) berkata: Al-Qur’an mengandung kesembuhan yang sifatnya umum dan menyeluruh, penyembuh penyakit hati (non fisik) dan penyakit badan (fisik). (Kitab Taisirul Karimir Rahman: 3/128).&lt;br /&gt;Simaklah hadits shahih berikut, apa yang dilakukan Rasulullah saat beliau disengat kalajengking ketika sedang shalat. Ternyata beliau melakukan terapi ruqyah syar’iyah sebagai solusi pengobatan penyakit medis (fisik) tersebut.&lt;br /&gt;'Ali bin Abi Thalib berkata: "Seekor kalajengking telah menyengat Rasulullah di saat beliau shalat. Ketika selesai shalat, beliau berkata, “Semoga Allah melaknat kalajengking, yang tidak membiarkan orang yang lagi shalat atau lainnya. Lalu beliau mengambil air yang dicampur dengan garam. Kemudian diusapkan ke bagian yang sakit sambil membaca surat al-Kafirun, surat al-Falaq dan surat an-Nas.” (HR. Ath-Thabrani dan dishahihkan oleh Al-Albani hadits no. 548).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu perhatikanlah isi rangkaian do’a yang dibaca oleh malaikat Jibril berikut, saat dia meruqyah Rasulullah. ”Dengan nama Allah aku meruqyahmu, dari segala sesuatu yang menyakitimu.” (HR. Muslim).&lt;br /&gt;Ya..., ”Dari segala sesuatu yang menyakitimu...” Kalimat itu menunjukkan bahwa terapi ruqyah syar’iyah bisa juga untuk terapi dari segala macam penyebab datangnya penyakit, baik itu yang berakibat ke sakit medis atau non medis. Karena dengan ruqyah itu kita memohon langsung pertolongan (kesembuhan) kepada Dzat yang kuasa untuk menyembuhkan, yaitu Allah jalla jalaluh.&lt;br /&gt;”Dan jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, Maka tidak ada yang menghilangkannya melainkan dia sendiri. dan jika dia mendatangkan kebaikan kepadamu, Maka dia Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu.” (QS. Al-An’am: 17).&lt;br /&gt;Jangan lupa pernyataan Nabi Ibrahim yang telah diabadikan Allah dalam al-Qur’an berikut: ”Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkanku.” (QS. As-Syuaro’: 80).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Penutup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga dengan penjelasan di atas, kita telah mendapatkan jawaban yang tegas dan jelas, bahwa ruqyah syar’iyah merupakan solusi yang paling aman untuk segala macam penyakit, baik medis atau non medis. Penulis dan beberapa pasien telah membuktikan secara langsung, bahwa penyakit medis yang diderita seseorang, ternyata lebih cepat proses kesembuhannya ketika dilakukan pengobatan terpadu. Yaitu dengan terapi ruqyah syar’iyah dipadu dengan berobat ke dokter.&lt;br /&gt;Yang tak kalah pentingnya, adalah sikap selektif dalam memilih terapi pengobatan yang katanya menggunakan metode ruqyah. Karena dewasa ini, telah bermunculan praktik ruqyah yang tidak syar’iyah. Namanya saja ruqyah, tapi praktiknya praktik perdukunan. Waspada dengan banyaknya penipuan di luaran sana. Maka dari itu, kami (klinik Ghoib) sangat getol untuk mensosialisasikan pengobatan ruqyah yang syar’iyah. Agar masyarakat luas lebih paham akan ruqyah yang syar’iyah, sehingga mereka tidak mudah tertipu oleh praktik ruqyah gadungan (tidak syar’iyah).&lt;br /&gt;Simaklah selektifnya Rasulullah berikut: Auf bin Malik al-Asyja’iy berkata, "Kami pada zaman jahiliyyah melakukan ruqyah, lalu kami berkata kepada Rasulullah, 'Wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu tentang ruqyah?' Beliau bersabda, 'Tunjukkanlah kepadaku ruqyah-ruqyah kalian, ruqyah-ruqyah itu tidak apa-apa selama di dalamnya tidak bermuatan syirik”. (HR. Muslim, no. 2200).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-6034216667359132433?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/6034216667359132433/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=6034216667359132433&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/6034216667359132433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/6034216667359132433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2010/03/ruqyah.html' title='Ruqyah'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-4901865847783691935</id><published>2008-04-30T13:20:00.002+07:00</published><updated>2008-04-30T13:22:55.671+07:00</updated><title type='text'>Kisah Tiga Pemuda</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="content"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ketika tiga orang pemuda  sedang bepergian, mereka tertahan oleh hujan dan mereka berlindung di dalam  sebuah gua pada sebuah gunung. Sebongkah besar batu jatuh dari gunung melewati  mulut gua tersebut dan menutupnya...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="content"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ketika tiga orang pemuda sedang  bepergian, mereka tertahan oleh hujan dan mereka berlindung di dalam sebuah gua  pada sebuah gunung. Sebongkah besar batu jatuh dari gunung melewati mulut gua  tersebut dan menutupnya. Mereka berkata satu sama lain, 'Pikirkanlah perbuatan  baik yang pernah engkau lakukan di jalan Allah, dan berdoalah kepada Allah  dengan menyertakan perbuatan-perbuatan itu sehingga Allah akan membebaskanmu  dari kesulitan yang kau hadapi.' Salah satu di antara mereka berkata, 'Ya Allah!  Aku memiliki kedua orang tua yang telah tua renta, dan aku memiliki anak-anak  yang masih kecil yang aku telah memberikan susu yang aku miliki kepada kedua  orang tuaku terlebih dulu sebelum memberikannya kepada anak-anakku. Suatu hari,  aku pergi jauh untuk mencari tempat merumput (bagi domba-dombaku), dan tidak  kembali ke rumah hingga larut malam dan menemukan kedua orangtuaku sedang tidur.  Aku mengisi persediaan makanan dengan susu seperti biasanya dan membawa bejana  susu tersebut serta meletakkannya di atas kepala mereka, dan aku tidak ingin  membangunkan mereka dari tidurnya, dan aku pun tidak ingin memberikan susu  tersebut kepada anak-anakku sebelum orang tuaku, walaupun anak-anakku sedang  menangis (kelaparan) di bawah kakiku. Maka keadaanku dan mereka tersebut  berlanjut sampai dini hari. (Ya Allah!) Apabila Engkau menganggapnya sebagai  perbuatan yang kulakukan semata-mata hanya karena Engkau, maka tolonglah bukakan  sebuah lubang agar kami dapat melihat langit.' Maka Allah membukakan untuk  mereka sebuah lubang yang dengannya mereka dapat melihat langit.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="content"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kemudian pemuda yang kedua berkata, 'Ya Allah! Aku memiliki seorang  saudara sepupu yang aku cintai seperti halnya gairah seorang pria mencintai  seorang wanita. Aku telah mencoba merayunya tetapi ia menolak hingga aku  membayarnya sebanyak seratus dinar. Maka aku pun bekerja keras sampai dapat  mengumpulkan seratus dinar dan aku pergi menemuinya dengan uang itu. Namun  ketika aku duduk di antara kedua kakinya (untuk melakukan hubungan seksual  dengannya), ia berkata: Wahai hamba Allah! Takutlah kepada Allah! Jangan  merusakku kecuali dengan cara yang sah (dengan perkawinan)! Maka aku pun  meninggalkannya. Ya Allah! Apabila Engkau menganggapnya sebagai perbuatan yang  kulakukan demi Engkau semata, maka biarkanlah batu tersebut bergerak sedikit  lagi untuk mendapatkan lubang yang lebih besar.' Maka Allah menggeser batu  tersebut untuk menjadi lubang yang lebih besar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="content"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dan pemuda yang terakhir  (ketiga) berkata, ‘Ya Allah! Aku mempekerjakan seorang budak dengan upah  sebanding dengan satu Faraq beras, dan ketika ia telah selesai dengan tugasnya,  ia meminta upah, tetapi ketika aku memberikan upah kepadanya, ia menyerah dan  menolak untuk menerimanya. Kemudian aku tetap memberikan beras tersebut  kepadanya (beberapa kali) hingga aku dapat membeli dengan harga hasil produksi,  beberapa ekor sapi dan gembalanya. Setelah itu, budak tersebut datang kepadaku  dan berkata: (Wahai hamba Allah!) Takutlah kepada Allah, dan jangan berbuat  tidak adil kepadaku dan berikanlah upahku. Aku berkata (padanya): Pergilah dan  ambillah sapi-sapi itu beserta gembalanya. Maka ia pun mengambilnya dan pergi.  (Maka, Ya Allah!) Apabila Engkau menganggapnya sebagai perbuatan yang kulakukan  semata-mata demi Engkau, maka geserlah bagian yang tersisa dari batu tersebut.’  Maka kemudian Allah membebaskan mereka (dari kesulitannya) dan batu tersebut  telah berpindah seluruhnya dari mulut gua tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="content"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(HR.  Bukhary)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-4901865847783691935?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/4901865847783691935/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=4901865847783691935&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/4901865847783691935'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/4901865847783691935'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2008/04/kisah-tiga-pemuda.html' title='Kisah Tiga Pemuda'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-555958728723195203</id><published>2008-03-11T12:46:00.011+07:00</published><updated>2008-11-19T15:29:44.661+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia islam'/><title type='text'>ISLAMIC BOOK FAIR</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R9YitSIb4_I/AAAAAAAAAQ4/sBov7pbZ6E4/s1600-h/IBF+ISTORA+SENAYAN.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R9YitSIb4_I/AAAAAAAAAQ4/sBov7pbZ6E4/s400/IBF+ISTORA+SENAYAN.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5176362983065641970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama kurang lebih sepuluh hari, untuk kesekian kalinya Al-hamdu lillah Islamic Book Fair kembali bisa digelar dengan peserta lebih dari 200 stand. Lebih banyak dari pada tahun yang lalu yang hanya sekitar 140-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R9YepSIb48I/AAAAAAAAAQg/CSG1n72ym9M/s1600-h/03+SUASANA+IBF+0308.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R9YepSIb48I/AAAAAAAAAQg/CSG1n72ym9M/s400/03+SUASANA+IBF+0308.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5176358516299654082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdu lillah saya pun berkesempatan untuk berkunjung ke arena IBF tersebut walaupun hanya sebentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R9YlYCIb5AI/AAAAAAAAARA/DMin0wbsry4/s1600-h/07+SUASANA+IBF+0308.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R9YlYCIb5AI/AAAAAAAAARA/DMin0wbsry4/s400/07+SUASANA+IBF+0308.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5176365916528305154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kok sempat sich jalan-jalan ke sana?&lt;br /&gt;Ya iya lah .....&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari tempat tinggalku itu tinggal naik Trans BSD, lalu turun di Pintu Satu GBK Senayan, selanjutnya jalan kaki saja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R9YflCIb4-I/AAAAAAAAAQw/MEWiHaBoD8I/s1600-h/04+SUASANA+IBF+0308.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R9YflCIb4-I/AAAAAAAAAQw/MEWiHaBoD8I/s400/04+SUASANA+IBF+0308.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5176359542796837858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak banyak buku yang aku beli, namun begitu, perasaan ini sudah cukup puas dengan hanya melihat saudara-saudaraku yang lain banyak mewakiliku untuk memiliki buku-buku Islami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R9YmBSIb5BI/AAAAAAAAARI/iNCx9bwmslA/s1600-h/01+SUASANA+IBF+0308.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R9YmBSIb5BI/AAAAAAAAARI/iNCx9bwmslA/s400/01+SUASANA+IBF+0308.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5176366625197909010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya saya berkunjung ke IBF pada tanggal 3 Maret, namun baru sekarang aku posting foto-foto dan tulisan ini, jadi mohon maaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih baik telat dari pada tidak sama sekali.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-555958728723195203?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/555958728723195203/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=555958728723195203&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/555958728723195203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/555958728723195203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2008/03/islamic-book-fair.html' title='ISLAMIC BOOK FAIR'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R9YitSIb4_I/AAAAAAAAAQ4/sBov7pbZ6E4/s72-c/IBF+ISTORA+SENAYAN.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-1121883782428935682</id><published>2008-02-24T14:53:00.008+07:00</published><updated>2008-11-19T15:29:45.128+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Indonesia'/><title type='text'>Tank Amfibi Marinir</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R8EkeJq9-8I/AAAAAAAAAPc/2D3wYFKwkGg/s1600-h/TANK+AMPIBI+MARINIR+CILANDAK.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R8EkeJq9-8I/AAAAAAAAAPc/2D3wYFKwkGg/s400/TANK+AMPIBI+MARINIR+CILANDAK.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5170453947608857538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Masih ingatkah Anda dengan peristiwa musibah tenggelamnya tank amfibi marinir yang menewaskan beberapa orang prajurit?&lt;br /&gt;Alhamdu lillah saya diberi kesempatan untuk melihat langsung saudara kembar tank yang bernasib kurang baik tersebut, bahkan saya dapat mengambil gambar interior tank tersebut serta berkeliling dengannya.&lt;br /&gt;Anda tahu bagaimana rasanya menumpang tank? Pada dasarnya tak jauh beda dengan menumpang mobil biasa, hanya saja suspensinya kayaknya gak ada, dan ketika berbelok rasanya ndut-ndutan. Saat saya tanya "sopirnya" ternyata tank tersebut tidak seperti mobil zaman sekarang yang serba matic. Kecepatannya pun sangat terbatas, makimum 30-50 km/jam. Beda ya dengan tank yang ada di film-film, yang kayaknya bisa melebihi kecepatan mobil biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R8El7Zq9-9I/AAAAAAAAAPk/LQGaS6uU0MA/s1600-h/INTERIOR+TANK+AMPIBI+MARINIR.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R8El7Zq9-9I/AAAAAAAAAPk/LQGaS6uU0MA/s400/INTERIOR+TANK+AMPIBI+MARINIR.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5170455549631658962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ternyata tank-tank tersebut sudah berusia sangat lanjut. Kasihan ya, TNI yang tugasnya sangat berat dan strategis tersebut ternyata peralatannya sudah pada tua, yang selayaknya sudah masuk museum. Bahkan usianya mungkin lebih tua dari usia Bapak Pembangunan, Bapak Soeharto (Alm).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R8EmW5q9--I/AAAAAAAAAPs/dvIfv8T37_k/s1600-h/INTERIOR+TANK+AMPIBI+MARINIR+2.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R8EmW5q9--I/AAAAAAAAAPs/dvIfv8T37_k/s400/INTERIOR+TANK+AMPIBI+MARINIR+2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5170456022078061538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bagi saudara-saudara sekalian yang memerlukan gambar-gambar ini, dipersilahkan dengan mencantumkan sumbernya atau me-link-kan ke halaman web ini.&lt;br /&gt;Terima kasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-1121883782428935682?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/1121883782428935682/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=1121883782428935682&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/1121883782428935682'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/1121883782428935682'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2008/02/tank-ampibi-marinir.html' title='Tank Amfibi Marinir'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R8EkeJq9-8I/AAAAAAAAAPc/2D3wYFKwkGg/s72-c/TANK+AMPIBI+MARINIR+CILANDAK.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-6225915852869406299</id><published>2008-01-28T23:13:00.000+07:00</published><updated>2008-01-30T13:47:37.745+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Indonesia'/><title type='text'>Video Pemakaman Pak Harto</title><content type='html'>&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-57f0dc30e77f7be2" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v22.nonxt3.googlevideo.com/videoplayback?id%3D57f0dc30e77f7be2%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330444256%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D4207EBC55C3B185F7274EE448DF67E4067081FD2.49D2F93A6FDDFE22EB82AA355CC06CEFAF9AC3CE%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D57f0dc30e77f7be2%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DvE4Y0p18Unl5BBPy4h1owb3lXTU&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v22.nonxt3.googlevideo.com/videoplayback?id%3D57f0dc30e77f7be2%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330444256%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D4207EBC55C3B185F7274EE448DF67E4067081FD2.49D2F93A6FDDFE22EB82AA355CC06CEFAF9AC3CE%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D57f0dc30e77f7be2%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DvE4Y0p18Unl5BBPy4h1owb3lXTU&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-6225915852869406299?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='video/mp4' href='http://www.blogger.com/video-play.mp4?contentId=57f0dc30e77f7be2&amp;type=video%2Fmp4' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/6225915852869406299/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=6225915852869406299&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/6225915852869406299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/6225915852869406299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2008/01/video-pemakan-pak-harto.html' title='Video Pemakaman Pak Harto'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-2238371283148174118</id><published>2008-01-28T22:38:00.001+07:00</published><updated>2008-11-19T15:29:46.128+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Indonesia'/><title type='text'>H. Muhammad Soeharto dalam Kenangan</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SELAMAT JALAN  PAK HARTO&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SELAMAT JALAN SANG JENDERAL BESAR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;JASA-JASAMU TIDAK AKAN PERNAH KAMI LUPAKAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KAMI BANGGA MEMILIKIMU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R535p_JtdaI/AAAAAAAAANI/ip-zlhNW_XM/s1600-h/selamat+jalan+pak+harto.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R535p_JtdaI/AAAAAAAAANI/ip-zlhNW_XM/s400/selamat+jalan+pak+harto.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160555247758570914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;THE SMILING GENERAL&lt;br /&gt;KAMI TAHU KEPADA SIAPA KAMI MESTI BERTERIMA KASIH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R535QfJtdZI/AAAAAAAAANA/JFj7UrhFYLU/s1600-h/the+smiling+general.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R535QfJtdZI/AAAAAAAAANA/JFj7UrhFYLU/s400/the+smiling+general.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160554809671906706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KELAPANGAN DADAMU PATUT MENJADI SURITAULADAN&lt;br /&gt;KEIKHLASAN ATAS SEGALA PENGABDIAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R534mPJtdYI/AAAAAAAAAM4/vrUmF83hzM0/s1600-h/pak+harto+mundur.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R534mPJtdYI/AAAAAAAAAM4/vrUmF83hzM0/s400/pak+harto+mundur.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160554083822433666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MOTIVATOR SEJATI&lt;br /&gt;DARI BUKAN APA-APA MENJADI APA-APA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R5333vJtdXI/AAAAAAAAAMw/Y6fCIooJhiQ/s1600-h/keluarga+pak+harto.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R5333vJtdXI/AAAAAAAAAMw/Y6fCIooJhiQ/s400/keluarga+pak+harto.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160553284958516594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KAMI SELALU MENDOAKANMU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SEMOGA MENDAPAT TEMPAT YANG LAPANG DI SISI-NYA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;AMIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R533UfJtdWI/AAAAAAAAAMo/8buJ-VAJYdA/s1600-h/pak+harto+golf.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R533UfJtdWI/AAAAAAAAAMo/8buJ-VAJYdA/s400/pak+harto+golf.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160552679368127842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-2238371283148174118?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/2238371283148174118/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=2238371283148174118&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/2238371283148174118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/2238371283148174118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2008/01/h-muhammad-soeharto-dalam-kenangan.html' title='H. Muhammad Soeharto dalam Kenangan'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R535p_JtdaI/AAAAAAAAANI/ip-zlhNW_XM/s72-c/selamat+jalan+pak+harto.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-9086240230811934275</id><published>2008-01-27T21:41:00.000+07:00</published><updated>2008-11-19T15:29:46.627+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Indonesia'/><title type='text'>H. Muhammad Soeharto Wafat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R53vsfJtdSI/AAAAAAAAAMI/C9DBevX5gdg/s1600-h/DSC01464.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R53vsfJtdSI/AAAAAAAAAMI/C9DBevX5gdg/s400/DSC01464.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160544295591965986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roji'un.&lt;/span&gt;Mantan presiden Republik Indonesia ke-2, H. Muhammad Soeharto akhirnya meninggal dunia (wafat) pada hari Ahad, 27 Januari 2008 bertepatan dengan tanggal 18 Muharram 1429 H. jam 13.10 WIB dalam usia 86 tahun di Rumah Sakit Pusat Pertama (RSPP) Jakarta. Semoga arwah beliau diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala, diterima amal ibadahnya dan diampuni segala dosanya dan mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya. Amin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R53w9vJtdTI/AAAAAAAAAMQ/1yDo2dhWWIA/s1600-h/jenazah+pak+harto+2.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R53w9vJtdTI/AAAAAAAAAMQ/1yDo2dhWWIA/s400/jenazah+pak+harto+2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160545691456337202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Jenazah beliau dibawa ke rumah duka di Jl. Cendana Jakarta Pusat dan direncanakan akan dimakamkan di areal pemakaman keluarga Astana Giribangun, Solo Jawa Tengah. Sebagai Inspektur upacara pemakaman direncanakan oleh &lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R53xePJtdUI/AAAAAAAAAMY/zco3rUIkboU/s1600-h/sby+berduka.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R53xePJtdUI/AAAAAAAAAMY/zco3rUIkboU/s400/sby+berduka.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160546249802085698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Presiden Republik Indonesia dan diselenggarakan secara kenegaraan.&lt;br /&gt;Presiden Republik Indonesia, Dr. H. Bambang Yudoyono menginstruksikan memasang bendera merah putih setengan tiang sebagai tanda berkabung selam a tujuh hari terhitung sejak hari ini, Ahad 27 Januari 2008 sapai dengan Sabtu, 2 Februari 2008 di seluruh kantor/instansi pemerintah, dalam dan luar negeri, kantor swasta dan seluruh rakyat Indonesia. Selama pemasangan bendera setengah tiang tersebut dinyatakan sebagai hari berkabung nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R53x7_JtdVI/AAAAAAAAAMg/Q_wzFZjZasA/s1600-h/astana+giri+bangun.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R53x7_JtdVI/AAAAAAAAAMg/Q_wzFZjZasA/s400/astana+giri+bangun.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160546760903193938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-9086240230811934275?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/9086240230811934275/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=9086240230811934275&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/9086240230811934275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/9086240230811934275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2008/01/h-muhammad-soeharto-wafat.html' title='H. Muhammad Soeharto Wafat'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R53vsfJtdSI/AAAAAAAAAMI/C9DBevX5gdg/s72-c/DSC01464.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-6858111427805330996</id><published>2008-01-20T17:54:00.000+07:00</published><updated>2008-01-20T17:59:52.007+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Biografi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Indonesia'/><title type='text'>Senjakala Kekuasaan: Antara Soeharto dan Soekarno (bag.1)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;img src="http://www.eramuslim.com/fckfiles/image/soekarno.jpg" alt="" align="right" width="180" /&gt;Jakarta, Selasa, 16 Juni 1970. Ruangan &lt;i&gt;intensive care&lt;/i&gt; RSPAD Gatot Subroto dipenuhi tentara sejak pagi. Serdadu berseragam dan bersenjata lengkap bersiaga penuh di beberapa titik strategis rumah sakit tersebut. Tak kalah banyaknya, petugas keamanan berpakaian preman juga hilir mudik di koridor rumah sakit hingga pelataran parkir. &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;Sedari pagi, suasana mencekam sudah terasa. Kabar yang berhembus mengatakan, mantan Presiden Soekarno akan dibawa ke rumah sakit ini dari rumah tahanannya di Wisma Yaso yang hanya berjarak lima kilometer.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;Malam ini desas-desus itu terbukti. Di dalam ruang perawatan yang sangat sederhana untuk ukuran seorang mantan presiden, Soekarno tergolek lemah di pembaringan. Sudah beberapa hari ini kesehatannya sangat mundur. Sepanjang hari, orang yang dulu pernah sangat berkuasa ini terus memejamkan mata. Suhu tubuhnya sangat tinggi. Penyakit ginjal yang tidak dirawat secara semestinya kian menggerogoti kekuatan tubuhnya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;Lelaki yang pernah amat jantan dan berwibawa—dan sebab itu banyak digila-gilai perempuan seantero jagad, sekarang tak ubahnya bagai sesosok mayat hidup. Tiada lagi wajah gantengnya. Kini wajah yang dihiasi gigi gingsulnya telah membengkak, tanda bahwa racun telah menyebar ke mana-mana. Bukan hanya bengkak, tapi bolong-bolong bagaikan permukaan bulan. Mulutnya yang dahulu mampu menyihir jutaan massa dengan pidato-pidatonya yang sangat memukau, kini hanya terkatup rapat dan kering. Sebentar-sebentar bibirnya gemetar. Menahan sakit. Kedua tangannya yang dahulu sanggup meninju langit dan mencakar udara, kini tergolek lemas di sisi tubuhnya yang kian kurus.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;Sang Putera Fajar tinggal menunggu waktu.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;Dua hari kemudian, Megawati, anak sulungnya dari Fatmawati diizinkan tentara untuk mengunjungi ayahnya. Menyaksikan ayahnya yang tergolek lemah dan tidak mampu membuka matanya, kedua mata Mega menitikkan airmata. Bibirnya secara perlahan didekatkan ke telinga manusia yang paling dicintainya ini.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;“Pak, Pak, ini Ega…”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;Senyap.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;Ayahnya tak bergerak. Kedua matanya juga tidak membuka. Namun kedua bibir Soekarno yang telah pecah-pecah bergerak-gerak kecil, gemetar, seolah ingin mengatakan sesuatu pada puteri sulungnya itu. Soekarno tampak mengetahui kehadiran Megawati. Tapi dia tidak mampu membuka matanya. Tangan kanannya bergetar seolah ingin menuliskan sesuatu untuk puteri sulungnya, tapi tubuhnya terlampau lemah untuk sekadar menulis. Tangannya kembali terkulai. Soekarno terdiam lagi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;Melihat kenyataan itu, perasaan Megawati amat terpukul. Air matanya yang sedari tadi ditahan kini menitik jatuh. Kian deras. Perempuan muda itu menutupi hidungnya dengan sapu tangan. Tak kuat menerima kenyataan, Megawati menjauh dan limbung. Mega segera dipapah keluar.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;Jarum jam terus bergerak. Di luar kamar, sepasukan tentara terus berjaga lengkap dengan senjata.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;Malam harinya ketahanan tubuh seorang Soekarno ambrol. Dia coma. Antara hidup dan mati. Tim dokter segera memberikan bantuan seperlunya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;Keesokan hari, mantan wakil presiden Muhammad Hatta diizinkan mengunjungi kolega lamanya ini. Hatta yang ditemani sekretarisnya menghampiri pembaringan Soekarno dengan sangat hati-hati. Dengan segenap kekuatan yang berhasil dihimpunnya, Soekarno berhasil membuka matanya. Menahan rasa sakit yang tak terperi, Soekarno berkata lemah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;“Hatta.., kau di sini..?”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;Yang disapa tidak bisa menyembunyikan kesedihannya. Namun Hatta tidak mau kawannya ini mengetahui jika dirinya bersedih. Dengan sekuat tenaga memendam kepedihan yang mencabik hati, Hatta berusaha menjawab Soekarno dengan wajar. Sedikit tersenyum menghibur.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;“Ya, bagaimana keadaanmu, No?”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;Hatta menyapanya dengan sebutan yang digunakannya di masa lalu. Tangannya memegang lembut tangan Soekarno. Panasnya menjalari jemarinya. Dia ingin memberikan kekuatan pada orang yang sangat dihormatinya ini.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;Bibir Soekarno bergetar, tiba-tiba, masih dengan lemah, dia balik bertanya dengan bahasa Belanda. Sesuatu yang biasa mereka berdua lakukan ketika mereka masih bersatu dalam Dwi Tunggal.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;“&lt;i&gt;Hoe gaat het met jou…?&lt;/i&gt;” Bagaimana keadaanmu?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;Hatta memaksakan diri tersenyum. Tangannya masih memegang lengan Soekarno.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;Soekarno kemudian terisak bagai anak kecil.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;Lelaki perkasa itu menangis di depan kawan seperjuangannya, bagai bayi yang kehilangan mainan. Hatta tidak lagi mampu mengendalikan perasaannya. Pertahanannya bobol. Airmatanya juga tumpah. Hatta ikut menangis.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;Kedua teman lama yang sempat berpisah itu saling berpegangan tangan seolah takut berpisah. Hatta tahu, waktu yang tersedia bagi orang yang sangat dikaguminya ini tidak akan lama lagi. Dan Hatta juga tahu, betapa kejamnya siksaan tanpa pukulan yang dialami sahabatnya ini. Sesuatu yang hanya bisa dilakukan oleh manusia yang tidak punya nurani.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;“No…”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;Hanya itu yang bisa terucap dari bibirnya. Hatta tidak mampu mengucapkan lebih. Bibirnya bergetar menahan kesedihan sekaligus kekecewaannya. Bahunya terguncang-guncang.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;Jauh di lubuk hatinya, Hatta sangat marah pada penguasa baru yang sampai hati menyiksa bapak bangsa ini. Walau prinsip politik antara dirinya dengan Soekarno tidak bersesuaian, namun hal itu sama sekali tidak merusak persabatannya yang demikian erat dan tulus.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;Hatta masih memegang lengan Soekarno ketika kawannya ini kembali memejamkan matanya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;Jarum jam terus bergerak. Merambati angka demi angka.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;Sisa waktu bagi Soekarno kian tipis.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;Sehari setelah pertemuan dengan Hatta, kondisi Soekarno yang sudah buruk, terus merosot. Putera Sang Fajar itu tidak mampu lagi membuka kedua matanya. Suhu badannya terus meninggi. Soekarno kini menggigil. Peluh membasahi bantal dan piyamanya. Malamnya Dewi Soekarno dan puterinya yang masih berusia tiga tahun, Karina, hadir di rumah sakit. Soekarno belum pernah sekali pun melihat anaknya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;Minggu pagi, 21 Juni 1970. Dokter Mardjono, salah seorang anggota tim dokter kepresidenan seperti biasa melakukan pemeriksaan rutin. Bersama dua orang paramedis, Dokter Mardjono memeriksa kondisi pasien istimewanya ini. Sebagai seorang dokter yang telah berpengalaman, Mardjono tahu waktunya tidak akan lama lagi. Dengan sangat hati-hati dan penuh hormat, dia memeriksa denyut nadi Soekarno. Dengan sisa kekuatan yang masih ada, Soekarno menggerakkan tangan kanannya, memegang lengan dokternya. Mardjono merasakan panas yang demikian tinggi dari tangan yang amat lemah ini. Tiba-tiba tangan yang panas itu terkulai. Detik itu juga Soekarno menghembuskan nafas terakhirnya. Kedua matanya tidak pernah mampu lagi untuk membuka. Tubuhnya tergolek tak bergerak lagi. Kini untuk selamanya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;Situasi di sekitar ruangan sangat sepi. Udara sesaat terasa berhenti mengalir. Suara burung yang biasa berkicau tiada terdengar. Kehampaan sepersekian detik yang begitu mencekam. Sekaligus menyedihkan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;Dunia melepas salah seorang pembuat sejarah yang penuh kontroversi. Banyak orang menyayanginya, tapi banyak pula yang membencinya. Namun semua sepakat, Soekarno adalah seorang manusia yang tidak biasa. Yang belum tentu dilahirkan kembali dalam waktu satu abad. Manusia itu kini telah tiada.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;Dokter Mardjono segera memanggil seluruh rekannya, sesama tim dokter kepresidenan. Tak lama kemudian mereka mengeluarkan pernyataan resmi: Soekarno telah meninggal.(&lt;i&gt;Rizki/bersambung&lt;/i&gt;)&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNoSpacing"&gt;Era Muslim&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;!--htdig_noindex--&gt;       &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-6858111427805330996?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.eramuslim.com/berita/lpk/8112062854-senjakala-kekuasaan-antara-soeharto-dan-soekarno-bag.1.htm' title='Senjakala Kekuasaan: Antara Soeharto dan Soekarno (bag.1)'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/6858111427805330996/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=6858111427805330996&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/6858111427805330996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/6858111427805330996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2008/01/senjakala-kekuasaan-antara-soeharto-dan.html' title='Senjakala Kekuasaan: Antara Soeharto dan Soekarno (bag.1)'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-7138239412836791384</id><published>2008-01-20T12:40:00.000+07:00</published><updated>2008-01-20T13:37:34.700+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alhakim'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ta&apos;lim'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Waktu</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;Awal tahun Masehi dan awal tahun hijriyyah terjadi dengan selisih beberapa waktu saja. Kembang api, panggung hiburan, trompet, turut memeriahkan pergantian tahun baru masehi; di sisi lain, zikir, pengajian, santunan dan kegiatan sosial keagamaan lain turut serta dalam memeriahkan tahun baru hijriyyah. Sesuatu cara penyambutan antara dua tahun baru yang begitu berbeda sesuai dengan tergantung dengan siapa pelaku penyambutannya.&lt;br /&gt;Seorang muslim bolehkan memperingati pergantian tahun baru masehi? Mungkin jawaban yang keluar akan baerbeda satu sama lain tergantung siapa yang menjawab.&lt;br /&gt;Apakah juga kita boleh memperingati pergantian tahun baru hijriyyah? Lagi-lagi jawaban yang keluar bisa dipastikan berbeda.&lt;br /&gt;Tetapi terlepas dari itu semua, saya hanya akan membahas tentang tahun baru ini dari sisi yang lain.&lt;br /&gt;Sebagian orang ada yang mengatakan bahwa peringatan tahun baru, baik itu masehi atau pun hijriyyah adalah perbuatan yang sia-sia (kalau tidak pas dikatakan bid'ah). Mereka mengatakan bahwa Nabi Muhammad tidak pernah mencontohkannya dan tidak ada satu pun dalil yang mendukung kepada perbuatan tersebut.&lt;br /&gt;Sebagian lagi mengatakan, "apa salahnya kalau saya berzikir, bermuhasabah bertepatan pada malam tahun baru, toh zikir  dan muhasabah itu dianjurkan dalam Islam." Bahkan dengan adanya awal tahun banyak orang berharap bahwa di tahun baru yang segera dimasuki ini akan timbul suatu perubahan yang lebih baik, jauh dari bencana, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;Sekali lagi saya saya akan membahasnya dari sisi yang lain.&lt;br /&gt;Pertanyaan saya adalah, "kenapa momentum pergantian tahun baru yang menurut kita penting ini seolah luput dari perhatian Islam? Apakah Islam itu masih perlu penyempurnaan? Lalu kenapa di buku-buku Islam banyak beredar doa awal tahun, doa akhir tahun dan sebagainya?"&lt;br /&gt;Menurut saya, justru kalau kita jeli Islam sangat peduli dan sangat memperhatikan momentum waktu sehingga atas namanya Allah SWT banyak bersumpah di dalam Al-Quran.&lt;br /&gt;Untuk menjawab pertanyaan tersebut ada dua poin yang saya kira perlu antipersonnel.&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Untuk menuju perubahan, Islam tidak menunggu waktu awal atau akhir tahun, tetapi harian. Bila hariannya bagus, Insya ALlah tahunannya juga bagus. Dalam sebuah hadits dikatakan bahwa barang siapa hari ini leih baik dari  kemarin, ia beruntung; barang siapa hari ini sama dengan  kemarin, ia rugu; dan barang siapa hari ini lebih buruk dari kemarin, ia celaka.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebenarnya kalau kita mau berfikir, subyek perubahan bukanlah waktu, tetapi orang-orang yang mengisi waktu. Kalau ia pandai memanfaatkan waktu, ia bisa berubah. Dalam hadits yang lain dikatakan bahwa manfaatkanlah lima kesempatan sebelum datang lima kesempatan yang lain. Masa hidup sebelum mati; masa sehat sebelum sakit; masa kaya sebelum miskin; dan masa  longgar/luang sebelum datang waktu sibuk.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Tercatat ada enam waktu yang dikenal dalam Islam:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Malam&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Fajar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Shubuh&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dhuha&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Siang&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sore&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Saking pentingnya waktu-waktu tersebut, sehingga Allah SWT bersumpah atas namanya di dalam Al-Quran.&lt;br /&gt;Sebegitu pentingnya waktu diperhatikan dalam Islam, sehingga sudah sepatutnyalah kita umat muslim merupakan orang yang paling menghargai waktu dan paling bisa menerapkan manajemen waktu dengan baik.&lt;br /&gt;Begitu misteriusnya waktu sehingga terkadang ada orang yang sudah siap mati, keluarganya pun sudah pula merelakannya bila sewaktu-waktu yang bersangkutan mati, tetapi ternyata waktu kematian belum datang kepadanya. Di sisi lain, ada orang yang belum siap untuk mati, masih betah berlama-lama di dunia tetapi terbnyata ajal segera menjemputnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paling tidak, ada tiga karakteristik yang berkaitan dengan waktu yang perlu kita perhatikan:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Waktu itu akan terasa cepat berlalu, dan sangat terasa sekali bagi manusia penghuni bumi di akhir zaman. Ada yang mengatakan bahwa waktu itu bagaikan pedang. Bila tidak bisa mengendalikannya, terjadi senjata makan tuan. Kekuatan pedang bukan hanya pada ketajamannya, tetapi juga pada kecepatannya.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Waktu yang berlalu tidak akan pernah kembali. Kita sebagai manusia, makhluk Allah SWT terikat dengan ruang dan waktu, sehingga apabila kita sudah melewatu suatu masa, masa tersebut ternyata tidak akan pernah kembali, hanya tinggal kenangan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Waktu merupakan sesuatu yang sangat berharga bagi manusia.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Sudahkan kita menafaatkan waktu dengan baik?&lt;br /&gt;Bila tidak, hati-hati dengan bencana yang berkaitan dengan waktu:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Lalai. Orang shalat pun belum dikatakan beruntung bila masih lalai dalam shalatnya. "Neraka Wail-lah bagi orang-orang yang shalat. Yaitu orang-orang yang lalai dalam shalatnya." Ingatlah, lalai menabung mengakibatkan bencana boke, lalai belajar berakibat bencana bodoh, lalai olah raga berakibat kirang vitnya kondisi badan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kebiasaan menunda pekerjaan. "Dan janganlah kamu mengatakan, sesungguhnya aku akan melakukan hal tersebut esok hari." Ingatlah bahwa esok hari akan datang keawajiban lain, kesibukan lain. Bial sesuatu pekerjaan hari ini akan dilakukan esok hari, ingatlah esok hari Anda harus menggeser kewajiban lainnya demi pekerjaan yang seharusnya dikerjakan hari ini, danseterusnya. "Meninggalkan kewajiban umumnya dimulai dengan menunda-nunda; Melanggar kewajiban umumnya dimulai dari menawar-nawar."&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menyalahkan waktu/keadaan. Kalau terjadi sesuatu janganlah kita mengkambing hitamkan waktu. Ada pepatah eropa yang mengatakan bahwa janganlah kamu menyalahkan cuaca, tetapi berbuatlah untuk beradaptasi dengannya. Ada juga pepatah yang mengatakan "Anda duduk-duduk, malaikat Izroil mengintai Anda."&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Mari jadikan tantangan menjadi peluang!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Disarikan dari Ta'lim Ahad Shubuh di Masjid Al-Hakim Bumi Serpong Damai tanggal 20 Januari 2008 bersama Ustadz Muchlish Abdi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-7138239412836791384?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/7138239412836791384/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=7138239412836791384&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/7138239412836791384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/7138239412836791384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2008/01/waktu.html' title='Waktu'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-2785407243680664343</id><published>2008-01-19T21:37:00.000+07:00</published><updated>2008-01-19T21:39:51.603+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akidah'/><title type='text'>ADA USAHA MEMBANGKITKAN KEMBALI KOMUNISME DI INDONESIA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;akarta, 10 Oktober 2000 &lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Bismillaahirrahmaanirrahiim.&lt;br /&gt;Assalamu'alaikum wr wbr. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;ADA USAHA MEMBANGKITKAN KEMBALI KOMUNISME DI INDONESIA&lt;br /&gt;Yusuf Nugroho&lt;br /&gt;Jakarta - INDONESIA. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;GAMBARAN PALSU KOMUNIS &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;"Mereka hendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir benci." (Ash-Shaff, 61: 8) "Hanya saja aku khawatirkan atas umatku adalah para pemimpin yang menyesatkan." (Sabda Rasulullah) &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Hedrick Smith, Koresponden The NEW YORK TIMES di (dulu) Uni Soviet, dalam buku THE RUSSIANS mengatakan, antara lain, "Barangkali Marx akan menggeliat di kuburnya kalau menyaksikan Marxisme dalam praktek." &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Betapa tidak, kaum Leninis yang menumbangkan rejim feodal-hedonis Tsar pada 1917, ternyata tidak memenuhi "janji-janji sorgawi" masyarakat tanpa kelas yang dikecapkannya. Mayoritas rakyat Russia hidup sengsara lahir-batin. Yang di kota-kota besar, seperti Moskow, hidupnya serba kekurangan pula. Untuk membeli sepotong roti, odol, sabun -- apalagi daging -- mereka terpaksa antrean  panjang  di  tengah  dinginnya  salju  Moskow. Sementara itu kalangan elit Politbiro Partai Komunis Uni Soviet (PKUS) hidup serba cukup, punya akses pada valas untuk belanja di Duty Free Shop di Moskow. Bersama para Pati dinas rahasia militer GRU dan, KGB selama weekend mereka berhura-hura; pesta minum alkohol dan "main perempuan" di Dacha (villa elit Politbiro Partai KGB - GRU) di luar Moskow. Sementara itu puluhan juta wong cilik yang dikecapkan kaum Stalinis sebagai kaum proletar yang dimerdekakan dari ketertindasan rezim Tsar tetap  keleleran  kekurangan  bahan  pangan. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Itulah gambaran nyata tentang kepalsuan, kesia-siaan dan kemunafikan sistem Soskom. Masyarakat tanpa kelas sama rasa sama rata tidak pernah terwujud. Sebab memang utopi, menyalahi sunnatullah. Yang ada adalah negara diktator baru sipil-militer Komunis (1917 - 1989). Kebebasan berserikat, berfikir dan bertindak? sama sekali tidak ada! Warga negara sipil bahkan diharamkan  memiliki  dan  mempergunakan  mesin  tik! Industri dan pertanian diatur ketat Pemerintahan Komunis. Siapapun mencoba mengkritisi   Pusat bakal di-Siberia-kan. Lenin "juru selamat" kaum proletar di Russia, tidak diketahui pemujanya di luar Russia; ternyata orang yang sama bengisnya dengan Pol Pot. Adalah Lenin yang pada th 1930-an mengotaki pembantaian sekitar enam juta kaum Kozak di Russia. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Kaum petani dan buruh yang mampu mencukupi kebutuhan hidup keluarganya, merupakan penghalang bagi masyarakat "sama rasa dan  sama rata" di dalam sisten Komunis. Kelas masayarakat yang mandiri seperti itu tidak bakal dapat dikuasai dan diperbudah oleh para elit Komunis. Maka, seluruh peralatan dan sarana pertanian dan industri skala kecil kaum Cozak disita. Mereka dibiarkan mati  kelaparan!  Dan  Jerman  yang  kemudian  dikambing-hitamkan! &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;PENIPUAN BUSUK KAUM KOMUNIS &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Dalam upaya menguasai bangsa Afganistan yang muslim, para pentolan militer Uni   Soviet telah melakukan penipuan busuk. Moskow kirim ribuan tentara dari wilayah berpenduduk mayoritas muslim di Russia. Pasukan muslim itu diyakinkan bahwa mereka akan menghadapi pasukan AS di Afganistan. Di Afganistan mereka sadar telah ditipu para petinggi militer di  Moskow. Yang mereka hadapi ternyata Mujahiddin sesama muslim, maka sebagian besar tentara  Soviet  dari  kawasan  muslim  itu  kemudian  melakukan  disersi.  Alias  membelot. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Penguasa Komunis di RRC sami mawon dalam tipu menipu. Pada awal dekade 1990-an kalangan Kongres AS menengarai, dalam rangka menekan biaya produksi komoditas ekspornya (a.l. sepatu) Pemerintah RRC memanfaatkan tenaga kerja "gratisan" narapidana di penjara RRC. Begitu pula terhadap pekerja di dunia pertekstilan. Gaji mereka amat sangat rendah. Sama dengan sikap AS terhadap penggunaan tenaga kerja anak, Undang-Undang Perdagangan AS  "Super  301"  mengkategorikannya  sebagai  "unfair  trade  practice"  yang  layak  digugat. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Namun upaya Konggres AS mencabut status Most Favored Nation RRC, selalu berhasil dipatahkan oleh lobi kuat asosiasi pebisnis (importir/agen produk RRC) di Kalifornia. Sementara  itu di awal 2000 LSM, pecinta binatang di  Barat memprotes keras pembantaian massal atas kucing dan anjing di RRC. Pemerintah RRC memanfaatkan bulu binatang piaraan itu untuk bahan mainan boneka ekspor. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Selama Revolusi Kebudayaan, warga muslim Cina sekarang 200 juta orang terus ditindas. Kini jumlah jemaah haji Cina oleh Pemerintah Cina Komunis dibatasi tidak lebih dari 300 orang   pertahun. Maka terkesan sangat naif azas demokrasi dan HAM, yang oleh Presiden Durrahman  dijadikan sebagai rationale/pembenaran (RCTI, Selasa 28/3/2000) bagi penghalalan kembali PKI. Jelas atheis dan penindas ummat muslim hendak ditolerir. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Sejarah hitam PKI di negeri ini (1927, 1948, 1965) sarat dengan kekejaman dan sikap permusuhan PKI terhadap muslim, terutama di era Demokrasi Terpimpin. Presiden perlu mencermati lagi QS. Al-Maidah, 5: 2. Apa yang panjenengan cari, Gus? Hadiah  Nobel wong  Barat  anti  Islam  atau  ridho  Allah? &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Pada akhir dekade 1950-an pemimpin revolusi Kuba Fiel Castro memimpin perlawanan terhadap diktator Batista. Sama seperti para pentolan Stalinis Bolshevic, Fidel Castro juga menebar janji-janji sorgawi pembebasan rakyat Kuba dari penindasan rejim Batista. Tetapi  setelah Batista didepak, Castro dan pengikutnya melucuti rakyat Kuba. Sistem poleksosbudkam Sosialis Komunis diterapkan. Rejim  militer Komunis  menjadi  penindas  rakyat  Kuba! &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Lain lagi Korea Utara. Seorang pembelot Korea Utara mengungkapkan, di bukunya  NORTH KOREA AS I SEE IT (1970an), bahwa seluruh anak kelas Nol Korea Utara telah dicuci  otak. Yaitu bahwa ayah mereka adalah Pemimpin Besar Kim Il-sung Presiden pertama Korea Utara (tunggu, artikel lain penulis mengenai proyek rahasia "Pemerintah bayangan" di A.S. dan Eropa. Yaitu menyangkut upaya lama kaum Yahudi, dalam rangka menguasai masyarakat sipil di seluruh dunia via proyek "Mind Control". Yakni via narkoba, budaya hedonis, senjata eksotis elektromagnetik dan chip implant  di otak manusia!). &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;KOMUNIS MENGHALALKAN SEGALA CARA, TERMASUK ADU DOMBA &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Menghalalkan segala cara, termasuk adu domba antarkelompok non-Komunis, telah dan tetap dilakukan kaum Komunis di dunia. Di Tanah Air, kini dilakukan oleh mantan pentolan PKI dan sebagian keturunan dan simpatisan mereka termasuk "Communist Survivors" yang berhasil menyusup ke orsospol dan kelompok agama tertentu. Fakta menunjukkan bahwa orang orang binaan PKI telah  disusupkan di berbagai orsospol di Tanah Air. TNI pun telah diinfiltrasi. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Paman penulis (alm.) Pamen TNI-AD dalam inspeksi ke Daerah th. 1970-an menemukan, antara lain, salah satu pelatih lempar granat di diklat militer ternyata binaan PKI. Pada dekade 1980-an seorang Pamen TNI-AD di kota besar di Jawa Barat terbuka kedoknya sebagai binaan PKI. Departemen penitng non-milier juga disusupi agent-in-place PKI. Ketika pada awal dekade 80an Mayor Jenderal Sarwo Edhy Wibowo menjabat Inspektur Jenderal DEPLU, mantan Komandan RPKAD itu (ditulis koran kondang DKI) berhasil membongkar jaringan eks PKI di  DEPLU dan di Perwakilan RI di Luar Negeri. Balasan ex-PKI "kategori B" dilengser. Tetapi satu dua orang lolos mencapai karir puncak Kepala Perwakilan RI. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Sebuah dokumen rahasia dari kalangan intelijens (1994) menyebutkan, pejabat senior di departemen penting adalah binaan Komunis negara soskom ketika ybs belajar dan bekerja di Eropa Timur. Salah satu bawahannya, PNS eselon IV, bertanggung-jawab atas lalu-lintas teleks rahasia, disebutkan berayah mantan PKI kategori B. Selama pejabat senior di unit "basah" itu jadi "Pimpro" bernilai Rp. 40-an milyar, ditenggarai sekitar Rp 3 M (1992) telah menguap. Ketegangan hubungan juga terjadi antara dua unit operasional khas, akibat favoritisme dan kroni-isme (sentimen angkatan dan unit  khas) yang dikembangkan pejabat eselon dua itu. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Sementara itu pada th 1990-an, aparat Kantor Atase Pertahanan RI di AS sempat disibukkan "geriyla politik" (gerpol) seorang kandidat S-3 di kalangan PERMIAS (Persatuan Mahasiswa Indonesia di AS). Ybs menebarkan benih perpecahan di kalangan PERMIAS. Insinyur jebolan perguruan tinggi teknik kondang itu -- kini PNS senior Departemen penting adalah putera mantan tokoh LEKRA (Lembaga Kebudayaan Rakyat/PKI) yang dimakamkan di negeri Soskom. Sekjen Departemen itu (1980-an), Pati dari BAKIN, dinilai telah "kecolongan". Jangan lupa,  ybs  pernah  jadi  agitator  di  kalangan  PERMIAS. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;KOMUNIS BANGKIT DARI KUBURNYA DISAMBUT GUS DUR &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Kini, Komunis Russia bangkit dari kuburnya. Mantan maestro intelijens KGB, Alexander Putin, menjadi presiden. Sementara itu, para pentolan eks PKI yang lari ke Eropa Timur kini kembali ke Indonesia. Di antara mereka ada yang telah memulai gerpolnya kepada penguasa  baru era reformasi. Ke-tidak-fanatik-an" Presiden -- dan terutama sikap zahir yang cenderung "anti Islam" (unsur mana sudah jelas) selama ini dimanfaatkan mantan pentolan PKI, sebagai "Godfather" (pengayom),  baru  dalam  rangka  PKI  mendapat  legitimasi  lagi  di  Indonesia. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Sangat disesalkan Presiden telah menafikan fakta sejarah kebiadaban PKI. Presiden menganggap sepi aspirasi puluhan juta ummat muslim. Sebagian besar ummat muslim disepelekannya dan dianggap bodoh! Cermati pernyataan kerasnya mengenai konsep negara Islam. Allah tidak secara spesifik mewajibkan muslim mendirikan negara Islam. Tetapi jelas  syariat Islam WAJIB ditegakkan di dunia. Simak QS. Al-A'raaf, 7: 3 dan An-Nisa', 4: 60 dan  beberapa  firmanNYA  yang  lain. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Mengapa Presiden menyembunyikan ayat-ayat itu? Presiden tokoh muslim (NU) itu juga menganggap sepi firman Allah, tentang kewajiban dan tanggung-jawab pemimpin ummat. Hukum Allah ia nomor-dua-kan. UUD 1945, produk hukum wadl'i yang da'if dan tidak sempurna, dijadikannya pembenaran dan acuan berhujjah, berniat serta bertindak. Yaitu menyangkut pemulihan hak-hak hukum dan politik eks PKI dan keturunan mereka, melalui TUNTUTAN  [baca: pemaksaan oleh]  Presiden  bagi  pencabutan  TAP  MPRS  No.  25  Th 1966. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Presiden menyatakan TAP MPRS itu salah, karena buatan orang. Lantas, apa bedanya dengan UUD 1945, yang juga ciptaan kelompok orang, bahkan mayoritas unsur sekuler-Islamfobi? Presiden berkilah bahwa PKI dan Komunis tidak disebut di dalam UUD 45. Masyumi juga tidak disebut, Gus! Presiden terus bersikukuh menggoalkan masalah itu dalam kapasitasnya selaku Presiden. Sementara itu seorang Kiai yang meminta perhatiannya (pada kesempatan Konggres PDI-P) mengenai masalah peka itu, dipersilahkannya agar menyikapinya dari segi ke-Kiai-annya. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Luar biasa. Seorang Presiden Kiai menafikan larangan Allah, bagi orang beriman, lebih-lebih ulil amri, untuk memisahkan antara urusan duniawi (termasuk bernegara) dan urusan uchrowi (QS. Al-A'raf, 7: 3; An-Nisa', 4: 60, 65, 150-151; Al-Maidah, 5: 44, 45, 47; al-Hajj, 22: 41). Kalau aturan Allah pun dicampakkan, demi mendapat ridho kaum atheis PKI, mau berbuat apa lagi kita umat muslim? Tidak lain kecuali mendoakannya agar kiranya Allah membuka mata hatinya, dan penyakit ghurur tidak merasuki kalbu Kiai Ciganjur ini -- yang oleh KH. Moh. Alawy disebut nyeleneh  (SABILI,  pertengahan  1999). &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Adalah Imam Ghazali yang menengarai, bahwa kalangan Ulama pun rentan terhadap penyakit merusak qalb itu. Gemar berbohong ("Mbak Mega mau mandi."), menuduh orang melakukan kejahatan tanpa bukti (vs. Kivlan Zein, Adi Sasono, Laksamana Sukardi, Habib Ali dll), mencerca dan mencela sesama muslim non-Nahdliyyin -- adalah indikasi qalb yang sakit penuh  dengan  hasad,  sepi  dari  zikir  yang  khusyu'  dan  ikhlas. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Presiden yang kutu buku pada saat belajar di Kairo, ketika PKI sedang berjaya di era Demokrasi Terpimpin sampai kudetanya pada 30/9/1965, seyogyanya dibacakan ISLAM DI ANTARA KEBODOHAN UMMAT DAN KELEMAHAN ULAMA (A. Qadir Audah, alih bahasa oleh Mu'ammal  Hamidy,  Penerbit  Media  Dakwah,  Cetakan  Kedua  1401  H/1981  Jakarta). &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Silahkan  simak lagi QS. Al-A'raf, 7: 3; An-Nisa', 4: 60, 65; Al-Maidah, 5: 44, 45 dan 47, tentang kewajiban mentaati dan menjalankan seluruh hukum-NYA dan Rasul-NYA dalam urusan duniawi. Termasuk dalam bernegara. Berlepas diri dari syari'at Islam, dan sebaliknya mengutamakan UUD 1945   yang tidak sempurna, maka Presiden sengaja hendak playing God. Eling, Gus. Jabatan panjenengan adalah amanah. Kebenaran hanya pada Allah (Ali  'Imran, 3: 60). &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Salah satu pidato Bung Karno yang terkenal adalah "JASMERAH". "Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah". Presiden RI pertama itu telah melakukan political blunder dengan NASAKOM-nya. Terus ngotot dengan tuntutannya bagi pencabutan TAP MPRS No. 25 Th. 1966,  maka Presiden Wahid dengan kesadaran penuh sengaja hendak mengulang blunder itu, yaitu menghidupkan lagi NASAKOM. Artinya, memberikan peluang kepada kaum Komunis Indonesia menindas lagi umat beragama. Terutama umat muslim. Seperti dikatakan ulama kondang di Jakarta,  Presiden  Wahid  menabuh  genderang  perang  terhadap  umat  muslim  Indonesia. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;KOMUNIS TERUS MELAKUKAN GERPOL DAN PROVOKASI &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Di awal era Perang Dingin antara sistem Kapitalis (baca: AS) dan sistem Komunis (Uni Soviet, RRC dan satelitnya), Menlu AS pernah menyatakan bahwa "The main battlefield against Communism is in the kitchen." Ditengarai bahwa kemiskinan dapat menjadi lahan subur bagi tumbuhnya Komunisme. Paham Komunisme/Marxisme tidak laku di tengah rakyat yang serba cukup dan pemerintah yang "adil". Di negara sebebas AS jumlah orang Komunis dilaporkan  Badan Investigasi Federal (FBI) s/d 1990-an awal tidak lebih dari 2000 orang. Pada masa itu tercatat  jumlah  tunawisma  ("homeless")  mencapai  sekitar  37  juta  orang. Di Eropa Barat, setelah Komunis Soviet ambruk, ditengarai bahwa badan Amnesty Internasional disusupi juga oleh sekelompok orang-orang "New Left" yang berorientasi Soskom (Stalinis). Beberapa bulan yl ditengarai ada seorang anggota DPRD di Yogyakarta, dari fraksi   satu  parpol  besar,  berindikasi  "merah". &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Maret yang lalu Harian REPUBLIKA mengutip penilaian seorang pemerhati, bahwa aksi penebangan hutan di Kabupaten Gunung Kidul berpola ciri khas aksi sepihak PKI selama periode 1960-an pra G-30/S-PKI. Ketika pada tahun 1992 penulis mengantar kawan ke Panggang,  Gunung Kidul, penduduk setempat melaporkan adanya kegiatan kelompok "Islam" aneh di sana. Mereka shalat tanpa berwudlu dan tidak mau berasosiasi dengan muslim setempat. Desa kelompok aneh itu pada dekade 1960-an dikenal sebagai basis PKI. Seorang anggota jemaah  aneh itu rutin pergi ke Jakarta naik bis malam. Mengambil dana dari sponsornya di Jakarta? &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Beberapa hari setelah kerusuhan Mei 1998 di Jabotabek, seorang tokoh buruh yang oleh sebuah majalah mingguan terkenal ditengarai berayah tokoh BTI di Sumatera, menyatakan  bahwa kerusuhan berdarah itu diotaki oleh kelompok Islam. Tokoh waton jeplak ini, yang kalau mengenakan peci berpenampilan mirip pentolan PKI Muso, buru-buru meminta maaf ketika pernyataan ngawurnya itu mengakibatkan kelompok muslim bereaksi sangat keras. Kelompok ini mengungkapkan "dossier" (data lengkap profil jati diri) tokoh Sosialis kiri ini, yang diyakini pernah mencoba "menghilangkan jejak" latar belakang "merahnya", antara lain dengan mengubah [baca: memalsukan jatidirinya (identitas diri). &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;AWAL KEBANGKITAN SISA-SISA KOMUNIS &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Inilah awal kebangkitan sisa-sisa dan simpatisan serta anak-cucu-keponakan mantan tokoh PKI. Beberapa bulan yl seorang kawan, putera mantan Pejuang Perang Kemerdekaan  (T.P.), dalam perjalanan ke Jakarta dengan KA malam berdialog dengan beberapa mahasiswa. Kelompok kecil mahasiswa itu turun di stasiun Cirebon, hilang ditelan kegelapan malam. Salah satu dari generasi muda keblinger itu menyatakan, bahwa terpuruknya bangsa ini hanya dapat diselesaikan melalui revolusi. Yaitu dengan menghancurkan seluruh sarana dan prasarana ekonomi, agar seluruh komponen masyarakat melarat untuk bersama-sama memulai dari nol   lagi.  Indikasi  ke  arah  itu  kebangkitan  PKI  gaya  baru  bukan  isapan  jempol  belaka. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Lengsernya Soeharto, dan otomatis ambruknya rejim Orba, dijadikan momentum bagi upaya tersebut. Berbagai modul operandi digelar. Sebuah kelompok mantan pentolan orsospol PKI, GERWANI, dan mantan pentolan LEKRA Pramoedya Anantatoer, di awal era reformasi yl membentuk tim pencari fakta atas satu juta orang korban G-30/S-PKI. Silahkan dicermati, tokoh non-muslim dan non-Komunis mana yang telah memberikan dukungan. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Di era Demokrasi Terpimpin dan NASAKOM (unsur "A" alias agama, orsospol Islam mana yg menerima azas absurd itu cukup jelas) tokoh LEKRA itu bersama komplotannya melancarkan teror politik/kebudayaan terhadap lawan lawan politiknya. Banyak tokoh cendikiawan muslim (terutama Masyumi) dipenjarakan rejim Orla yang didominasi PKI. CGMI, organisasi mahasiswa Komunis, meneror HMI. PKI membujuk Bung Karno agar membubarkan HMI, sebab HMI menentang  pemberian gelar kehormatan doktor oleh Soekarno kepada PM Kruschev. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Akibat agitasi dan provokasi LEKRA, Buya HAMKA dipenjara oleh rejim Orla. Posisi Pramoedya di atas angin selama Orla, dipaparkan budayawan Taufik Ismail dalam MARXISME KEMBALI DIGANDRUNGI kaum muda (majalah HIDAYATULLAH Edisi 06/Th. VIII Oktober 1995). Sementara itu Kolonel (Purn) Latief, setelah dibebaskan dari L.P. Cipinang, menggelar opsus penyesatan ("red flag operation") tentang peran Jenderal Soharto dalam G-30/S-PKI. Kolonel PKI itu telah sengaja menjungkir-balikkan  dan memelintir fakta sejarah hitam PKI. Maling teriak maling, buruk muka cermin dibelah, adalah  ciri khas orang orang Komunis dan munafik. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Disayangkan, kelompok wartawan muda yang buta sejarah kekejian PKI -- sebab rata-rata generasi kelahiran paska 1970-an -- tidak mau bersusah payah menelusuri kiprah Kolonel PKI itu dalam Pemberontakan Madiun September 1948 yang diotaki FDR/PKI. Pernyataan dan pemutarbalikan fakta (sejarah) hitam PKI oleh Kolonel Latief, ditelan mentah-mentah kelompok wartawan muda sekuler dan berkualitas amatiran. Kolonel Latief berapologia bahwa ia telah dijebak Pamen TNI-AD binaan PKI, Kolonel (Cakrabirawa) Oentoeng. Ia menepis anggapan bahwa dia seorang "diehard  Communist". Kolonel (Purn) Latief telah maling teriak maling! &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Orang tua penulis mantan TNI Tentara Pelajar BRIGADE 17 mengetahui bahwa dalam Clash I dan Clash II di Yogyakarta, Kolonel Latief waktu itu perwira dalam "Kompi Merah" di Sektor Barat Yogya. Kompi itu bagian dari Batalyon "merah" pendukung Front Demokrasi Rakyat (FDR/PKI) dalam Pemberontakan Madiun 1948. Kesibukan kalangan TNI waktu itu menghadapi musuh utama, Belanda, menyebabkan TNI tidak sempat melakukan "bersih lingkungan" terhadap unsur militer pro FDR/PKI di Madiun. Termasuk perwira Latief yang karier militernya melejit (disusupkan PKI), sampai ke kesatuan elit Cakrabirawa pengawal Presiden RI. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;KOMUNIS MENANAM AGEN &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Sangat canggih modul operandi Komunis menanam agent-in-place (ilfiltrator/Mole) di birokrasi sipil dan militer, kalangan santri, dan gereja di Indonesia sejak tahun 1914. Menjelang akhir 1960-an, seorang dosen di Yogyakarta diketahui berperan-ganda sebagai sleeper atau "sleeping dog" -- alias agen dinas rahasia KGB Uni Soviet. Tanpa diketahui aparat intelijens KODAM (waktu itu) VI Diponegoro, dua spion KGB Kedubes Uni Soviet di Jakarta keluyuran di  Yogyakarta.  Di  Bandara  Adisoecipto  mereka  dijemput  oleh  dosen  senior  itu. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Menggunakan sedan Mercedez Benz hijaunya dosen ini membawa dua agen KGB itu, ke sebuah safe house di kawasan wisata Bandungan dekat Ambarawa antara Magelang dan Semarnag. Di Yogyakarta dua agen rahasia KGB itu melakukan kontak dengan "sleepers"  lain, yaitu pebisnis WNI-cina di Jalan Malioboro dan seorang wartawan senior koran sekuler (telah meninggal). Di perpustakaan Universitas Gajah Mada agen KGB itu menyerahkan bungkusan kepada salah satu sleepers. Dana operasi sleepers? Bukan tidak mungkin. Ini yang disebut rendezvous [temu muka] antara  "case officer" (pembina) dan agen lokal binaannya. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Pada dekade 1980-an seorang wartawan senior di Surabaya bunuh diri menelan kapsul sianida. Cara khas spion KGB, bagian dari S.O.P. memutus jaringan spionasenya. Sebab keterkaitannya dengan KGB di  Indonesia  diketahui  oleh  aparat  intelijens  setempat. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Dinas Rahasia CIA dan Defense Intelligence Agency/DIA serta MOSSAD melakukan juga. Sebuah buku ditulis mayor pembelot MOSSAD (1991), EVERY SPY A PRINCE, menyebutkan  bahwa Dinas Rahasia Israel MOSSAD telah berkantor di "downtown Jakarta" sejak 1967. Mereka berkedok pebisnis dan membawa paspor Eropa Barat. Pada tahun 1996 seorang     mantan Pati TNI-AD mengindikasikan kepada penulis, bahwa "LBM" kemudian memanfaatkan jasa Mossad di Jakarta selama periode 1980-an. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Israeli Military Industry/IMI (Pindad-nya Israel) juga produsen peledak jenis C4 ("bom plastik"). Cermati aksi pemboman akhir akhir ini di Jakarta. Israel juga produsen "disk follower", alat penyadap komunikasi selular, fax dan telpun darat. Bukan tidak mungkin, komunikasi   rahasia Istana, elit orsospol (terutama Islam!), TNI serta Polri disadap MOSSAD! Kedubes A.S., Russia,  RRC,  Inggris  dll  juga  rutin  nguping  dengan  alat  penyadap  serupa. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Diungkapkan sebuah Tabloid Politik (1998) Let.Jen. (Purn) Prabowo Subijanto pada awal dekade 1990-an menemukan, dari 10 ribu senapan M-16 yg dibeli Dephankam terdapat 20 ribu pucuk M-16. PANGAB waktu itu Jenderal Benny Moerdani. Dipakai untuk apa surplus 10 ribu M-16 itu, hanya Benny dan "his boys" yang tahu jawabannya. Kini cermati beredarnya senjata jenis itu di kalangan "pasukan merah" dalam konflik di Ambon dan Maluku Utara. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Selama era Perang Dingin Politbiro PKUS, GRU dan KGB menempatkan agen-agennya di Kedubes uni Soviet di manca negara berkedok diplomat dan Atase Militer. Tetapi para Dubes Uni Soviet tidak berdaya menghadapinya, sebab sesungguhnya "lurah" KGB di Kedubes Uni Soviet lebih berkuasa. Di Jalan Malioboro, Yogyakarta tahun 1967, Dubes Uni Soviet terlihat sedang dimarahi supirnya. Supir CD-37 mobil dinas Dubes Uni Soviet itu ternyata "Residentura", yaitu  lurah  KGB  di  Kedubes  Uni  Soviet  (dulu)  Jl.  M.H.  Thamrin  berpangkat  setara  kolonel  TNI. Sementara itu seorang Pamen TNI-AL binaan KGB, pada dekade 1980-an ditangkap kalangan intelijens militer (BAIS ABRI). Sebab ia diketahui telah menjual dokumen rahasia peta landas kontinen RI di perairan Indonesia Bagian Timur. Sebuah informasi bernilai tinggi bagi para Pati Armada Kapal Selam Nuklir Uni Soviet di Vladivostok di Timur Jauh. Yaitu dalam rangka  "grand  design" vs armada kapal selam nuklir A.S. di kawasan Asia Pasifik (Guam). &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;PRD MAIN MATA DENGAN MANTAN PKI DAN KOMUNIS INTERNASIONAL &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Temuan mutakhir media cetak berazaskan Islam mengkonfirmasikan, bahwa sisa-sisa  PKI benar-benar telah memulai gerakan awal untuk "come back" alias bangkit kembali. Yaitu dengan memanfaatkan orsospol baru, termasuk PRD, yang dikenal beraliran radikal kiri. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Dalam Telaah Khusus "KOMAS, TRI ALIANSI SETAN MERAH", SABILI (edisi No. 23 Th. VI 2 Juni 1999) mengungkapkan, antara lain, rapat rahasia beberapa mantan pentolan PKI dan aktivis Komunis internasional di Solo dan Batam yang  melibatkan beberapa aktivis PRD. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Disebutkan, dalam pertemuan rahasia di Jl. Bungur V/13 RT. 04 Kelurahan Punggawa, Kecamatan Banjarsari, Kodya Solo pada 17 Maret 1998 mantan tokoh PKI Rewang membacakan surat dari Sorbon Aidit. Sorbon adalah adik kandung D.N. Aidit yang menetap di Perancis. Surat itu ditujukan kepada mantan tokoh PKI dan PRD. Isinya, antara lain, menasehati agar para aktivis PRD bersikap lebih luwes tidak radikal dalam perjuangannya. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Simak petuah Sorbon Aidit di suratnya : "Kawan (terjemahan panggilan akrab Comrade atau Kameral antarkomunis penulis) harus cukup lama menunggu. Karena itu sebelum ekspose diri biasakan bersikap halus menyalurkan pikiran melalui PRD, PDI Mega, PNI Marhaen, Partai Buruh Nasional (PBN), Partai Kerakyatan, atau separatisme lainnya dengan  tetap  memegang  kendali  ajaran." &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Simak pula ini, yang dapat membuat bulu kuduk orang ber-Tuhan Yang Satu dan orang waras menjadi bergidik : "Apabila ini dilakukan, maka percepatan gerakan lambat laun akan terealisasi paling tidak enam tahun ke depan, melalui SU-MPR Pasca Orde Reformasi sebagai alternatif lain dari revolusi sosial." Kaitkan itu dengan usul (baca : tuntutan) Presiden Abdurrahman Wahid bagi pencabutan TAP MPRS No. 25 Tahun 1966. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Dengan pretext (dalih) penegakan HAM dan demokrasi, sadar atau tidak sadar Presiden Wahid hendak memfasilitasi grand design Sorbon Aidit itu dkk. Yaitu kebangkitan PKI pada periode 2000-an! Tantangan bagi para Pimpinan PB-NU untuk membuktikan diri mereka istiqomah, dan tak hendak tidak mengkritisi manuver politik Presiden Wahid yang sungguh berbahaya itu. Sebab, sangat disesalkan, para elit PKB di Senayan ternyata mengamini manuver mantan Ketua Umum PBNU itu! Alhamdulillah, Ulama NU kondang seperti KH. Moh. Alawy dari Madura tetap konsisten. Semoga Allah memberkahi beliau. Afterall, tidak seluruh elit Nahdliyyin tergolong pecinta Komunis. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Dalam pada itu dilakukan juga kontak-kontak rahasia di Denpasar dan Batam, oleh beberapa aktivis PRD dengan tokoh-tokoh Komunis internasional, termasuk Gerry Arances donatur dari Australia, Kimitoshi Morihara aktivis Komunis Jepang, dan Nyan Lynn Shee dari Burma. Gerry Arances masuk ke Indonesia via Denpasar pada akhir Maret 1999, dijemput dua aktivis PRD di Bandara Ngurah Rai. PRD benar benar telah main api dengan Komunis! &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Hadir pada rapat-rapat rahasia di Solo dan Batam dari pihak Indonesia, a.l., aktivis PRD Agus Jabo tersangka pelaku perakitan bom di Rusun Tanah Tinggi, Jakarta. Hadir juga mantan CGMI/PKI Klaten Dharmono, dua mahasiswa Riau, Aceh, Jakarta dan lima mahasiswa dari Yogyakarta, dan Jan Pergu Sekjen PRD Internasional. Rapat rahasia di Solo diprakarsai oleh a.l. Theopile Sutomo dan Bambang Isti Nugroho (Kelompok Studi Palagan Yogyakarta). Hadir juga  pada  pertemuan di Solo pentolan PKI Tjugito mantan Polibiro C.C. PKI. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Sementara itu sumber SABILI juga menyebutkan, istilah KOMAS yang diprotes keras  beberapa tokoh dan politisi -- sebagai cerminan kenaifan B.J. Habibie mengenai masalah politik -- sebenarnya bukan istilah ciptaan B.J. Habibie. Istilah itu diciptakan Sorbon Aidit, yang dalam suratnya menyatakan :"Konsep kerakyatan dapat direalisasikan apabila prinsip teori TRI ALIANSI, yaitu Komunisme, Marhaenisme dan Sosialisme diterapkan dalam situasi rakyat terbelah." &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Dua tahun terakhir bangsa kufur nikmat Allah ini semakin terbelah! Secara etnis, agama, panutan idelogi, profesi khas dsb. Kini cermati perang antar muslim dan kristen di Ambon dan Maluku serta ulah para provokator di Aceh. Juga kerusuhan Mei 1998, yang dituduhkan tokoh buruh Sosialis kiri telah didalangi Islam ekstrim kanan. Para mantan pentolan PKI, BAPERKI, RRC, Komunis Internasional, Islamfobi lokal dan global berkepentingan mencoreng citra Islam dan TNI-Hijau dengan gegeran Mei 1998. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Apa pasal? Gabungan kekuatan Islam (unsur yang mana asal tahu saja) dan "TNI-Hijau" adalah benteng terakhir vs PKI. Selain itu munculnya ICMI telah menggeser elit sipil-militer sekuler-anti Islam ("Geng" LBM) dari hegemoni kebijakan poleksosbudkam. Ya, anti Islam, sebab ketika Benny Dan-RPKAD melarang azan di Mushola Ma-Kopasus, dan ketika Panglima melarang para Pamen dan Pati muslim bawa sajadah ke kantor! Gabungan kepentingan yang sama (common interest) konspirator eks BAPERKI PKI RRC - Sekuler/Islamfobi dan Yahudi, mereka  sangat  berkepentingan  melancarkan vendetta vs. dua unsur "hijau" itu. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Berkaitan dengan arahan Sorbon Aidit agar aktivis PRD menyusupi PDI-P, simak pula keberingasan sebagian besar simpatisan PDI-P dalam aksi pembakaran ruko, kantor Pemda di Bali dan Solo serta penebangan pohon antara Yogya Timur dan di Klaten, dan kebrutalan mereka di Jakarta ketika Ketua Umum PDI-P kalah dalam voting Capres di SU-MPR. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;PKI MENYUSUP KE LINGKUNGAN MASJID DAN GEREJA &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Agus Pramono, dalam PEMANFAATAN KAUM SANTRI OLEH PKI (Studi Kasus Gerakan Komunis di Surakarta 1927) di majalah Al-Muslimun No. 332 Th. 44 Nov. 1997, memaparkan kronologi embryo PKI di Tanah Air. Yaitu berawal dari Indische Social Democratische Vereniging (ISDV), sebuah gerakan Sosialis-Marxis oleh tokoh Sosialis Belanda Sneevliet.    Pada tahun 1914 ia berusaha menarik buruh Perserikatan Buruh Kereta Api dan trem/kereta listrik VSTP di Semarang dan Surabaya, ke dalam pengaruh awal penerapan ideologi Marxisme di Tanah Air. Dalam perkembangannya gerakan  ini mengalami pertumbuhan pesat. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Setelah merebut simpati masyarakat ISDV menyatakan orientasi Komunisnya pada 23 Mei 1920. Nama ISDV resmi diganti menjadi Persatuan Komunis Hindia, selanjutnya menjadi Partai Komunis Indonesia/PKI. Penyusupan ke tubuh serdadu dan A.L. Belanda di Indonesia dilakukan oleh Sneevliet dan Brandsteder. Sedangkan di kalangan PNS Belanda dilakukan Ir. Baars. Adapun Semaun cs ditugasi menyusup ke Sarekat Islam (SI) yang waktu itu sedang tumbuh pesat. Taktik ini disebut the block within (Blok di Dalam). Yaitu penerapan dwi-keanggotaan orang-orang PKI yang disusupkan menjadi  anggota S.I. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Taktik "bunglon" ini berhasil menggerogoti soliditas SI, yang akhirnya pecah menjadi SI Putih dan SI Merah. Semaun menjadi Ketua SI Merah Cabang Semarang sekaligus jadi pentolan PKI. Krisis ekonomi dunia th. 1930 dampaknya juga dirasakan kalangan buruh dan tani serta pekerja perkeretapian di Jawa Tengah termasuk Surakarta. Kemiskinan melilit kalangan wong cilik. Wabah penyakit melanda berbagai daerah. Kondisi itu, seperti ditulis Agus, tidak mendapat perhatian Pemerintah Hindia Belanda dan pihak Keraton Surakarta. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Maka, seperti ditengarai Menlu AS di depan, Komunis memanfaatkannya untuk beraksi. Gerpol mereka terbantukan oleh kondisi obyektif masyarakat Jawa (wong cilik) di pedesaan, yang masih lekat dengan kehidupan kejawen (klenik) dan kebatinan. Dakwah belum menyentuh wong-wong cilik lugu itu. Di Solo ciri khas gerakan PKI adalah usahanya memadukan marxisme dan Islam. Penggagasnya adalah tokoh Komunis "Islam" H. Misbach di Solo. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Kegiatannya mulai nampak radikal setelah Konggres SI di Pekalongan dan Madiun pada tahun 1923. Dibantu aktivis PKI "muslim" H. Bakri, ia melancarkan gerakan propaganda, demo, penghasutan, teror pisik dsb (simak lagi aksi brutal-anarkis simpatisan PDI-P di Solo paska SU-MPR yl). Dalam agitasinya H. Misbach memakai korannya, ISLAM BERGERAK, berisi artikel-artikel yang menjungkir-balikkan penafsiran ayat-ayat Al Qur'an. Kini simak penjungkir-balikkan yang sama dalam "Lembaran Dakwah" terbitan Yayasan Doulos, Cipayung, Jakarta Timur. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Pada September 1923 H. Misbach mendirikan Sarekat Rakyat, untuk menampung orang-orang PKI yang dicoret keanggotaannya dari Sarekat Islam. Dalam rangka menangkal sikap anti PKI oleh Muhammadiyah, Misbach juga membentuk organisasi propaganda Mardi Busana dan Mualimin. Mereka aktif melakukan kunjungan dan diskusi politik di pesantren-pesantren dan rapat-rapat umum di wilayah Boyolali dan Solo. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Aksi teror pisik mereka lancarkan terhadap tokoh-tokoh Islam dan Keraton Solo serta perusakan fasilitas umum. Antara lain, sabotase jaringan rel kereta api, pelemparan bom ke mobil RMH Suryadiningrat dan rumah Pemimpin SI Jawa Tengah RMH Puspadiningrat. Mereka juga mencoba melakukan pembakaran Sekaten dan usaha pembunuhan terhadap Sunan Pakubuwono X. Opsus teror khas Komunis, terhadap pihak-pihak non-Komunis yang dianggap dapat menjadi  pengganjal upaya "pe-merah-an" Indonesia. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Pada tgl. 12 Februari 1926, berkedok Islam kaum Komunis menggelar aksi unjuk rasa dari Masjid Agung Surakarta menuju rumah Residen, dengan membawa spanduk, lambang dan bendera Komunis. Puncak aksi-aksi sepihak itu pemberontakan 27 November 1927, diawali di rumah tokoh PKI Kampung Kandang, Solo. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Mereka gelar aksi teror dan sabotase atas fasilitas umum. Yaitu perusakan jaringan kabel telpun, perusakan rel KA, pemutusan aliran listrik, dan pembunuhan atas tokoh-tokoh muslim dan keluarga mereka. Tidak dapat disangkal – oleh muslim istiqomah tidak bodoh dan tidak congkah – bahwa gerakan makar kaum Komunis antara 1927 (Solo), 1948 (Madiun), dan 1965  (G-30/S-PKI) ada kesamaan dalam modus operandi-nya. Selalu dibarengi tindakan anarkis, teror pisik, aksi pembakaran, dan pembunuhan. Ciri khas pemaksaan kehendak oleh PKI dan kelompok orang berotak Komuinis! &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Dalam pada itu missi gereja pun tidak lolos dari penyusupan eks PKI dan GERWANI. Majalah AL-MUSLIMUN (No. 54 Tahun V Edisi September 1974) menyoal kiprah mantan tokoh GERWANI Karnah Sukarta, B.A. di Ciamis, Jawa Barat. Mantan atlit lempar lembing ini pernah menjabat Ketua GERWANI Desa Cisontrol, Kec. Rancah, Jawa Barat. Karnah pernah ditahan di  L.P. Ciamis. Yang membuat masyarakat Ciamis heran adalah, tokoh GERWANI itu dipekerjakan oleh YAYASAN DOUGLAS dari AS sebagai perekrut anak-anak SD SMP dari Sumatera dan Jawa Barat, untuk "disekolahkan" Gereja Pantekosta di Jawa Timur. Anak-anak itu diambil (secara paksa?) dari para orangtua mereka yang seluruhnya muslim. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Temuan terkini [awal Mei 1999], di Desa Ngesrep, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah. "Pgw", 57 tahun, diciduk polisi setempat sebagai pengedar selebaran gelap anti Islam.  Di antara dokumen yang disita di rumahnya ditemukan surat-surat keterangan seperti ijazah, yang diakui tersangka diperoleh dari tempat ybs mendapat pendidikan pendeta! Di rumahnya ditemukan pula altar atau mimbar, yang diakuinya dipakai untuk berdoa dengan jemaahnya. Orang yang mengaku Pendeta Gereja Bethel ini, 20 tahun yang lalu disidik sebagai anggota PKI golongan C. Bersama 11 pengikutnya di Boyolali ia telah mencoba mengadu domba antara umat muslim dan umat Kristiani! Kerjaan khas orang-orang  Komunis!!! &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;PKI GAYA LAMA DAN GAYA BARU, NO WAY, MR. PRESIDEN &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Tindakan Presiden Abdurrahman Wahid baru-baru ini, meminta maaf kepada sekitar satu juta mantan PKI atas peristiwa G-30/S-PKI, telah menimbulkan reaksi dan tanda tanya kalangan elit orsospol Islam di Tanah Air. Lebih-lebih setelah Presiden Abdurrahman Wahid menyatakan hendak mengusulkan kepada MPR pencabutan TAP MPR No. 26 Th. 1966, tentang pelarangan  ideologi  Komunisme/Marxisme/Leninisme. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Presiden pura-pura tidak tahu bahwa PKI dibubarkan merespon tuntutan rakyat melalui TRITURA. Dan Presiden Soekarno menolaknya! Akibat petualangan poleksoskamnya antara lain membentuk poros Jakarta- Hanoi Pyong Hyang beijing (pengingkaran terhadap prinsip Politik Luar Negeri Bebas Aktif dalam UUD 1945) maka di akhir era pemerintahan Orla inflasi mencapai 600 persen. Ekonomi ambruk total. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Harus diakui secara jujur dan obyektif, di antara korban aksi "vendetta" kelompok non  PKI vs orang-orang PKI ada kelompok wong cilik yang patut diragukan ke-Komunis-annya. Mereka termasuk kaum tani lugu yang telah diperdayai, oleh BTI, dengan iming-iming fasilitas pertanian termasuk pupuk. Harian PELOPOR YOGYA (1966 1979) dalam investigative reporting tentang pelanggaran HAM, oleh "penguasa" di Jawa Tengah selama periode akhir 1970-an, menemukan kasus-kasus pem-PKI-an warga sipil. Yaitu dalam beberapa kasus sengketa tanah, dan kasus pengungkapan manipulasi pajak seorang pebisnis WNI-Cina di Semarang. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Merehabilitasi orang-orang terperdaya itu dan menghalalkan kembali Komunisme/ Leninsime, lebih-lebih mentolerir PKI gaya baru, adalah dua hal yang sangat berbeda. Gagasan Presiden Wahid (kini terkesan tuntutan!) bagi pencabutan TAP MPRS No. 25 Th. 1966, wajib dicermati dan disikapi secara ekstra hati-hati. Sebab jika para politisi di Senayan, maka yang bakal terjadi adalah terulangnya tragedi nasional. Muslim istiqomah SIAP berjihad vs. PKI gaya baru. So pasti, Gus. Wong muslim istiqomah tidak takut kepada siapa pun kecuali kepada Allah SWT! &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;GUS DUR MERAGUKAN KEBIADABAN PKI &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Kalau Presiden Wahid meragukan keculasan dan kebiadaban orang-orang PKI [karena ketika PKI melakukan aksi sepihak 1964 s/d kudeta 30 Sept. 1965, beliau sedang belajar di Mesir], sehingga memaafkan mereka, maka Presiden perlu mendengarkan pengalaman Ulama   NU anti PKI di Lirboyo, Kediri K.H. Maksum Jauhari. Dalam An-Nahl, 16: 43 Allah berfirman, "....bertanyalah kepada Ulama jika engkau tidak mengetahui." Presiden telah menelan mentah-mentah disinformasi (tentang jumlah muslim yang dibantai dan tingkat konflik) oleh Brigjen  TNI Max Tamaela -- PANGDAM yang tidak becus mengatasi kebrutalan jagal anti Islam di wilayahnya (ia bahkan melucuti para Pamennya di KODAM dalam insiden Ambon II). &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Sudah saatnya Presiden tidak nggugu kerepe dewe seperti selama ini. Sudah saatnya pula beliau berhenti menyelisihi kelompok muslim di luar NU/PKB. Indonesia adalah negeri orang banyak! Bangsa ini telah gagal dengan eksperimen sistem poleksoskabud sekuler sejak 17 Agustus 1945. Ada negeri Islam yang menindas umat agama lain? Justru di negara berdasarkan Pancasila ini, umat muslim yang selalu dan terus dipojokkan, didholimi, "dikuyo-kuyo". Utamanya oleh PKI di era Orla dan oleh Benny Moerdani  cs di era Orba! Ini FAKTA, Tuan-Tuan. Orang yang tidak mengerti tentang Islam pun terus nyinyir tentang jihad! Bersikap istiqamah terhadap syari'at Islam dan berupaya maksimal menjadi insan muslim kaffah, justru terus dinyinyirkan sebagai bersikap primordialis oleh segelintir elit PKB dan kaum Islampobi. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Jeng Yeni, puteri terkasih Presiden Wahid, silahkan bacakan kepada ayahanda kisah Gus Maksum dan KH. Cholil Bisri, di buku DIALOG DENGAN 9 GURU HIKMAH DAN TENAGA DALAM (Penerbit C.V Aneka, Solo, 1998). Mayoritas santri dan Ulama NU anti PKI. Mereka tak hendak berkasih-kasih dengan kaum Komunis ateis, musuh nyata umat muslim istiqomah. Kedua Ulama NU itu merasakan pahit-gentirnya teror psikholois ("psywar") dan fisik orang-orang PKI di jawa Timur dan di Jawa Tengah. Bukankah Gus Dur muda tidak pernah menyaksikannya apalagi merasakan selama sekolah di Mesir rilek nonton film? Jadi "hit-list" PKI pulakah beliau? &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Allah Swt mengajarkan kepada kita untuk memaafkan orang-orang yang mendholimi kita. Setiap muslim diwajibkan memperlakukan sesama manusia secara bijak dan adil, meski mereka menolak Dienul Islam. Dengan catatan, selama mereka tidak menghalangi penyebaran Islam, tidak memerangi dan tidak memusuhi para penyerunya; dan tidak menindas serta melakukan makar terhadap pemeliknya. Namun PKI? Tiga kali PKI telah melakukan pengkianatan keji (1927, 1948, dan 1965). Presiden Abdurrahman Wahid kiranya berkenan menyimak lagi QS. An-Nisa', 4: 101 dan Al-Mumtahanah, 60: 1-2  dan  8-9. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Tidak diragukan lagi, bahkan oleh banyak cendikiawan sekuler di barat (What They Say About Muhammad, dalam MUSLIM EXECUTIVES &amp;amp; EXPATRIATE No. 2 Th 1999), Muhammad s.a.w. adalah Rasullah berkepribadian agung, dan pemaaf bahkan terhadap orang-orang yang memusuhinya. Tetapi Rasullulah adalah The Great Leader yang tidak berkepribadian lemah, dan tidak gemar mengutamakan ridho musuh-musuh Allah. Beliau dan para pengikutnya keras terhadap kekufuran, perilaku khianat, dan kemaksiatan (Al-Fath, 48: 29). &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Dua kali mengkhianati aqad zimmah dalam PIAGAM MADINAH, kaum Yahudi selaku Ahlul Dzimmah, akhirnya diusir Rasulullah dari Madinah negeri yang berazaskan syari'at islam (Piagam Madinah). Asal tahu saja, di antara para penggagas garakan Bolshevik (imbryo PKUS) di Russia 83 tahun yl ada orang Yahudi! Temukan hal itu di buku SISTIM DAJJAL (1999) oleh Ahmad Thomas. Begitu pula penggagas paham New Left, di A.S. pada tahun 1950an, adalah Yahudi  "pelarian" dari Jerman. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Siapapun, apapun kedudukan dan jabatannya, kelompok manapun yang hendak menghalalkan lagi marxisme/Komunisme di Indonesia, hendaknya tidak bertindak ceroboh dan gegabah menafikan kepentingan dan aspirasi umat muslim dan mereka yang nasionalis-nonsekuler anti PKI. Jangan ulangi blunder politik Presiden Soekarno! &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Menanggapi kekahawatiran elit muslim mengenai keterdekatannya dengan beberapa pentolan PKI, Bung Karno menyatakan akan mampu menguasai PKI (baca: INDONESIA THE POSSIBLE DREAM, Ambassador Jones). &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Yang terjadi adalah sebaliknya! Demokrasi terpimpin dan NASKOM-nya telah mengembang-suburkan hegemoni PKI s/d September 1965. PKI telah menindas cendikiawan muslim, para santri, Ulama dan kaum Nasionalis. Tetapi Bung Karno menutup mata, tetap menganak-emas-kan PKI. Simak pernyataannya dalam rapat massal memperingati TRIKORA, di Istora Senayan 21 Desember 1965, quote : "Gestoknya (maksudnya G-30/S-PKI - Penulis) harus kita hantam, tetapi Komunisnya tidak, karena ajaran Komunis itu adalah hasil keadaan obyektif dalam masyarakat Indonesia seperti halnya nasionalis dan Agama". "NASAKOM telah kutulis sejak aku beumur 25 tahun dalam tahun 1962, dan ini akan kupegang teguh sampai aku masuk ke liang kubur". "Seribu dewa dalam khayangan tak dapat mematikan NAS, mematikan A dan mematikan KOM. Peruncingannya itu yang harus kita hantam. Gestoknya yang harus kita hantam, tapi KOM-nya tak bisa dihantam. endquote. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Bukan hanya umat muslim, tetapi juga umat agama lain, tentu tidak rela agama samawi yang dibawa para Rasul-NYA disamakan derajatnya dengan paham sesat, absurd dan atheis Komunisme. Adalah Ir. Soekarno yang telah menyejajarkannya dalam pernayataannya itu. Ini fakta  sejarah. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Bung Karno bukan Komunis, no doubt about it. Namun sungguh luar biasa "kecintaannya" kepada orang-orang PKI. Dengan NASKOM-nya Presiden  RI pertama yang muslim itu telah mencampur-adukkan antara perkara haq (Agama) dan yang bathil  (Komunisme-ateis).  Semoga  Allah  mengampuninya. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Akankan blunder yang sama diulangi para pemimpin kita? Akan tetap ngototkah mereka membiarkan PKI come-back? Silahkan cermati lagi QS. Al-Mumtahanah, 60: 8-9. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Semoga Allah memberikan taufik dan hidayah-Nya kepada Presiden Abdurrahman. Mentolerasi PKI lebih banyak mudharot ketimbang kemaslahatannya. With all due respect Your Excellency, Mr. Presiden, pelase consider it seriously. A GOOD COMMUNIST IS THE DEAD ONE. Sing eling lan waspada, Gus. Komunis itu ateis, anti demokrasi, dan dedengkot pemerkosa HAM.  Lengah  itu  cuma  sekali.  Sesudah  itu  mati! &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;CINA KOMUNIS PERUSAK TATANAN KELUARGA &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Paling tidak pemerintah Cina Komunis adalah perusak tatanan keluarga. Cermati, paling tidak di A.S dan Afrika, diplomat RCC ditempatlan di Kedubes RCC (rata-rata 3 - 4 tahun) tanpa anak-anak mereka. Sebab anak-anak mereka "diasuh" (baca : disandera) pemerintah Komunis! Itulah akal bulus Politbiro Partai Komunis Cina dalam rangka mencegah diplomat mereka memberlot. Pada Indonesia baru dengan PKI gaya baru mendominasi lagi DEPLU RI, bukan    tidak  mungkin  cara  yang  sama  bakal  diterapkan  terhadap  jajaran  Diplomat  RI. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Nyuwun ngapunten, Gus. Ketika penjenengan berkunjung ke RRC yl, apakah a/n para pelarian ex-PKI Pemerintah RRC telah "meminta" panjenengan agar mengupayakan PKI  berkiprah lagi? Mudah-mudahan tidak begitu. Namun kalau benar begitu, maka lengkaplah predikat kita sebagai bangsa keok. A.S. via IMF dan Bank Dunia telah melakukan tekanan ekonomi dan diplomatik. Silahkan baca baca artikel penulis, BANK DUNIA DAN AGENDA TERSEMBUNYI (Harian Umum  MEDIA  INDONESIA,  28  Febuari  1998). &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;RCC dan pentolan mantan BAPERKI (Organisasi WNI-Cina Komunis pro PKI) akan sangat diuntungkan come bank-nya PKI, di negara berpenduduk mayoritas muslim ini. Apapun jabatan, status, pangkatnya, dan sebesar apapun pengikutnya, siapapun yang tetap ngotot hendak mensponsori dan memaksakan kehendak dihidupannya kembali PKI -- jelas memposisikan diri sebagai  musuh  utama  umat  Islam,  pemeluk  agama  lain,  dan  Nasionalis  anti  Komunis. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;PKI nyata-nyata memusuhui umat Islam di Tanah Air. Orang-orang PKI, juga ideologi sesatnya, jelas jelas melecehkan semua agama di bumi. Dimohon dengan hormat Presiden Abdurrahman meninjau kembali desakan bagi pencabutan TAP MPRS No. 25 Th 1966. Pelarangan ideologi Komunis di Tanah Air sampi kiamat bukan masalah dendam terhadap PKI, melainkan kewajiban agama dalam rangka memerangi musuh musuh Allah. PKI, dengan tiga kali melakukan makar yang  sangat keji, berarti telah sengaja menghianati kepercayaan mayoritas unsur bangsa ini (baca : muslim). Ibarat kanker ganas, PKI tidak punya hak tumbuh, hidup dan berkiprah  lagi  di bumi  Nusantara.  GO  TO  HELL  PKI  dan  para  pecintanya! &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Allah melarang muslim bekasih kasih dengan musuh musuh-Nya (Al-Mumtahanah,60: 1-2). Firman Allah itu cukup sebagai petunjuk. Selaku sesama muslim dan wajib pajak menjadi kewajiban bagi penulis mengingatkan Presiden Abdurrahman. Presiden, Wapres, para menteri dan seluruh aparatnya (sipil militer) juga politisdi di Senayan -- dibayar a.l dari sumber perolehan pajak masyarakat. Penulis adalah salah satu dari puluhan juta wajib pajak. Pemimpin yang adil adalah yang MAU mendengarkan dan mempedulikan aspirasi mayoritas wong cilik. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Ijinkan penulis mengingatkan panjenengan, dan segelintir elit NU serta PKB ("Islam  Keras" fobia), yang selama ini juga tidak berhenti menyelisihi Ketua MPR. Yaitu dengan hadist ini, tentang keutamaan diam (tidak nyinyir dan mencerca terus orang lain) dari riwayat Abu Ya'la  melalui  Anas  r.a. : "Berakhlaqlah engkau dengan akhlaq yang baik dan banyaklah DIAM; demi Dzat yang jiwaku berada di tangan kekuasaanNYA tiada akhlaq pun yang lebih baik dari hal tersebut." Riwayat ad-Dailami melalui Anas r.a : "Beruntunglah orang yang sibuk dengan aibnya sendiri tidak mempedulikan aib aib orang lain, lalu ia menafkahkan kelebihan dari hartanya dan menahan mulutnya dan ia rajin mengamalkan sunnah serta tidak mengerjakan hal yang bid'ah." &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Sekali lagi selaku wajib pajak yang berhak menyatakan pendapat dan aspirasi, terutama selaku sesama muslim, penulis menghimbau serta wajib mengingatkan Presiden Abdurrahman; agar kiranya bersikap bijaksana dan tidak gegabah menyikapi masalah ideologi Komunis. Nasib dan kemasalahatan tidak kurang dari 80 juta muslim di Indonesia tidak boleh dipertaruhkan. Masih banyak outstanding Pe-Er Presiden, selaku nakhoda kapal Republik yang nyaris tenggelam ini, yang perlu SEGERA disikapi secara serius dan cermat. Jangan alihkan perhatian wajib pajak kepada masalah eks PKI yang terpuruk akibat ulahnya sendiri. Yaitu tiga kali mengkhianati kepercayaan  mayoritas  rakyat  Indonesia. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Pe-Er itu a.l. masalah terpuruknya puluhan juta petani (mayoritas mulim dhuafa), akibat banjir impor beras (sesuatu yang tidak pernah terjadi di era paska 1984, berkat kegigihan diplomat Ri di forum WTO Jenewa vs tekanan A.S. agar RI membuka kran impor beras); masalah BBM; masalah guru; pengangguran dan seabreg persoalan serius poleksoskam lebih meminta perhatian dan tindakan serius Presiden. Harap tidak dilupakan, pajenengan Mandataris MPR, bukan Kaisar dengan kekuasaan dan wewenang tanpa batas. Sekali lagi harap diingat, semua pejabat tinggi negara termasuk Presiden digaji besar dan menikmati berbagai fasilitas empuk  berkat,  antara  lain,  hasil  pengerahan  berbagai  pajak  masyarakat. Dalam kaitan itu Presiden dan para pemimpin di negeri ini yang mengaku muslim [termasuk  para  elit  PKB],  seyogyanya  juga  menyimak  lagi  petuah  Khalifah  Umar  ini : &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;"Ingatlah, aku tidak mengangkat kalian sebagai komandan dan pejabat yang lalim. Aku mengirim kalian di tempat tugas yang baru sebagai pemimpin pemipin, sehingga rakyat dapat mengikuti contoh dari kalian. Berikan kepada orang-orang Islam hak mereka. Jangan pukul mereka sehingga mereka merasa dihinakan. Jangan memuji mereka secara berlebihan, sebab dapat menjatuhkan mereka ke lembah kesombongan. Jangan kalian menutup pintu di depan mereka. Jangan sampai yang kuat melahap yang lemah. Dan jangan bertindak seolah-olah kalain lebih tinggi dari mereka, karena hal itu merupakan tindakan kelaliman terhadap mereka". &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Menyatakan bahwa konflik antarumat beragama di Ambon akibat umat muslim Ambon dimanjakan rejim Orba, adalah sikap memanipulasi fakta. Bukan sikap jujur dan tidak obyektif. Terus mencerma umat muslim non-NU (simak pernyataan Presiden di manca negara dalam konperensi antaragama; dalam peringatan Nuzulul Qur'an di Istiqlal; dan tentang tablig akbar  di  Monas  7/1/2000,  dll)  bukanlah  sikap  Islami. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Bapak Presiden, teladanilah kepemimpinan Khalifah Umar. Berikanlah kesejukan kepada bangsa yang sakit dan terbelah ini. Kurangilah mengeluarkan pernyataan-pernyataan impulsif, tanpa mempedulikan perasan dan harga diri orang dan kelompok non-NU. Tepo seliro lah, Gus. Banyak berbicara ngoyoworo dan gemar mencela adalah cerminan dari insecure personality. Jangan  gusar  kalau  kemudian  orang menyebut  panjenengan  the  insecure  President. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Kalau Presiden sengaja melemparkan isu PKI di atas sebagai "trial baloon", maka sungguh tidak lucu dan kurang kerjaan. Adakah di kalangan pembisik Presiden mantan PKI atau kolaborator Komunis? Memaksakan kehendak bagi dicabutnya TAP MRPS No. 25 Th. 1966 sehingga kaum Komunis berpeluang berkiprah lagi dan menindas lagi umat muslim dan umat agama lain, serta Nasionalis non-sekuler anti Komunis adalah tindakan gegabah yang tidak dapat ditoleransi. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;NO WAY, Your Excellency Mr. President. We say NO to Communism! Adalah hak bukan wewenang Presiden Abdurrahman Wahid untuk bersikukuh menuntut pencabutan TAP MPRS No. 25 Th. 1966, dengan memelintir prinsip HAM dan demokrasi. Tetapi menjadi hak umat muslim di Indonesia via wakil wakil mereka di MPR yang bukan banci dan munafik untuk tidak meng-iya-kan obsesi Presiden yang menyesatkan itu. Menyesatkan, sebab kita digurui  untuk menerima dan membenarkan ideologi marxisme/Komunis yang kufur. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Simak Sabda  Rasullah  yang  diriwayatkan  oleh  Muslim  ini : "Barangsiapa di antara mereka (ulil amri) memerintah kamu untuk berbuat maksiat, maka sekali-kali tidak boleh didengarkan dan tidak boleh DITAATI." &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Semoga  Allah  Swt  memberkahi  Tuan  Tuan  dan  Ibu-Ibu.  Amin. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Wassalam. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;Yusuf Nugroho &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;c/o yusuf poerbo &lt;ucup1954@myquran.com&gt;&lt;br /&gt;Jakarta- Indonesia&lt;br /&gt;  &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-2785407243680664343?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.dataphone.se/~ahmad/001010.htm' title='ADA USAHA MEMBANGKITKAN KEMBALI KOMUNISME DI INDONESIA'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/2785407243680664343/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=2785407243680664343&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/2785407243680664343'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/2785407243680664343'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2008/01/ada-usaha-membangkitkan-kembali.html' title='ADA USAHA MEMBANGKITKAN KEMBALI KOMUNISME DI INDONESIA'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-856513408480872063</id><published>2008-01-16T15:17:00.000+07:00</published><updated>2008-01-16T15:18:27.558+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Biografi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Indonesia'/><title type='text'>BJ Habibie</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                                                                                                              &lt;!--tempat foto lampiran ilustrasi ringkas di sini--&gt;                 &lt;/div&gt;&lt;table style="border-collapse: collapse; text-align: left; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" border="0" cellpadding="3" cellspacing="0"&gt;            &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;             &lt;td&gt;              &lt;/td&gt;                         &lt;/tr&gt;         &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                             &lt;!--tempat deskripsi biografi ringkas di sini--&gt;                 &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                 &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                 &lt;/div&gt;&lt;h5 style="text-align: justify;"&gt;&lt;img style="width: 138px; height: 134px;" src="http://kepustakaan-presiden.pnri.go.id/uploaded_files/jpg/biography/thumb/thumbhabibie_bio.jpg" align="left" border="0" hspace="0" /&gt;Presiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie lahir di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan RA. Tuti Marini Puspowardojo. Habibie yang menikah dengan Hasri Ainun Habibie pada tanggal 12 Mei 1962 ini dikaruniai dua orang putra yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa kecil Habibie dilalui bersama saudara-saudaranya di Pare-Pare, Sulawesi Selatan. Sifat tegas berpegang pada prinsip telah ditunjukkan Habibie sejak kanak-kanak. Habibie yang punya kegemaran menunggang kuda ini, harus kehilangan bapaknya yang meninggal dunia pada 3 September 1950 karena terkena serangan jantung. Tak lama setelah bapaknya meninggal, Habibie pindah ke Bandung untuk menuntut ilmu di Gouvernments Middlebare School. Di SMA, beliau mulai tampak menonjol prestasinya, terutama dalam pelajaran-pelajaran eksakta. Habibie menjadi sosok favorit di sekolahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tamat SMA di bandung tahun 1954, beliau masuk Universitas Indonesia di Bandung (Sekarang ITB). Beliau mendapat gelar Diploma dari Technische Hochschule, Jerman tahun 1960 yang kemudian mendapatkan gekar Doktor dari tempat yang sama tahun 1965. Habibie menikah tahun 1962, dan dikaruniai dua orang anak. Tahun 1967, menjadi Profesor kehormatan (Guru Besar) pada Institut Teknologi Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah-langkah Habibie banyak dikagumi, penuh kontroversi, banyak pengagum namun tak sedikit pula yang tak sependapat dengannya. Setiap kali, peraih penghargaan bergengsi Theodore van Karman Award, itu kembali dari “habitat”-nya Jerman, beliau selalu menjadi berita. Habibie hanya setahun kuliah di ITB Bandung, 10 tahun kuliah hingga meraih gelar doktor konstruksi pesawat terbang di Jerman dengan predikat Summa Cum laude. Lalu bekerja di industri pesawat terbang terkemuka MBB Gmbh Jerman, sebelum memenuhi panggilan Presiden Soeharto untuk kembali ke Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, Habibie 20 tahun menjabat Menteri Negara Ristek/Kepala BPPT, memimpin 10 perusahaan BUMN Industri Strategis, dipilih MPR menjadi Wakil Presiden RI, dan disumpah oleh Ketua Mahkamah Agung menjadi Presiden RI menggantikan Soeharto. Soeharto menyerahkan jabatan presiden itu kepada Habibie berdasarkan Pasal 8 UUD 1945. Sampai akhirnya Habibie dipaksa pula lengser akibat refrendum Timor Timur yang memilih merdeka. Pidato Pertanggungjawabannya ditolak MPR RI. Beliau pun kembali menjadi warga negara biasa, kembali pula hijrah bermukim ke Jerman. (Dari Berbagai Sumber) &lt;/h5&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-856513408480872063?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/856513408480872063/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=856513408480872063&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/856513408480872063'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/856513408480872063'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2008/01/bj-habibie.html' title='BJ Habibie'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-8886449959790193537</id><published>2008-01-14T17:04:00.000+07:00</published><updated>2008-01-14T17:07:22.313+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Masjid'/><title type='text'>Memasarkan Masjid</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;a href="http://ysutarso.files.wordpress.com/2008/01/istiqlal-wwwseasiteniuedu.jpg" title="pic from www.seasite.niu.edu"&gt;&lt;img src="http://ysutarso.files.wordpress.com/2008/01/istiqlal-wwwseasiteniuedu.jpg" alt="pic from www.seasite.niu.edu" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="snap_preview"&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dalam kacamata pemasaran, masjid adalah institusi yang juga menjual produk kepada pelanggan. Pelanggan masjid adalah semua orang yang memanfaatkan tawaran (produk) yang diberikan oleh masjid. Pemasar masjid adalah pengelola (takmir)&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;masjid. Produk yang ditawarkan sebuah masjid bisa berupa  tempat beribadah, jasa layanan ibadah atau barang yang dapat diperoleh oleh seseorang dari sebuah masjid. Kualitas pemasaran masjid, jika jamaah bisa puas dan loyal terhadap masjid, yang tercermin dari seberapa banyak dan seberapa sering jamaah memanfaatkan layanan masjid.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Menjual “ tempat” sebagai produk masjid berarti memperbolehkan setiap orang untuk menggunakan masjid sebagai tempat beribadah, baik untuk sholat atau ibadah lainnya. Dalam kaitan ini, masjid dianggap berhasil dalam melakukan pemasaran, manakala banyak orang yang menggunakan dan memanfaatkan masjid sebagai tempat sholat dan beribadah lainnya. Berapa orang yang menjadi makmum dalam setiap sholat jamaah yang dilaksanakan oleh masjid, berapa orang yang mengikuti sholat jum’at setiap hari jum’at, dan sebagainya. Prinsip pemasaran masjid sebagai penyedia “tempat” serupa caranya dengan pemasaran tempat dalam pariwisata.  Misalnya bagaimana tempat wisata seperti candi Borobudur, Pulau Bali&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;melakukan pemasaran bisa mendapatkan pengunjung, terutama dalam bagaimana mempromosikan dan bagaimana mengembangkan layanan.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Bagaimana agar “volume penjualan” masjid tinggi ?&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;“Volume penjualan” masjid berarti seberapa banyak orang memanfaatkan masjid untuk memenuhi kebutuhan. Ada beberapa prinsip yang dapat dipergunakan. Pertama, adalah tentang segmentasi pelanggan. Prinsip segmentasi adalah jika sebuah masjid memiliki keterbatasan, lebih baik lebih memberikan layanan segmen tertentu saja, sekalipun masjid tetap memberikan layanan kepada semua orang. Tidak semua orang, dengan karakteristiknya dan beraneka ragam kebutuhannya bisa dilayani oleh sebuah masjid. Pilihan segmennya adalah misalnya apakah mereka yang sedang dalam perjalanan, atau orang yang berdomisili disekitar masjid, atau lebih banyak pelajar, atau karyawan, atau yang lain. Bagaimana menentukan segmen yang dilayani tentu berdasarkan karakteritik masjid sendiri dan pelanggan aktualnya selama ini.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kedua, jika telah ditentukan segmennya pemosisian masjid juga perlu diberikan. Pemosisian berarti bagaimana masjid menempatkan dirinya dibenak pelanggannya. Apa kesan pelanggan yang kita bangun terkait dengan&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;masjid yang kita pasarkan.&lt;span&gt;    &lt;/span&gt;Kita tahu, misalnya Istiqlal memiliki slogan “Merajut Kebhinekaan Dunia Islam Indonesia”, sebagai cermin bahwa masjid ini melayani pelanggan yang luas, untuk layanan yang luas pula. Kenapa ini dipilih, bisa jadi karena masjid ini memang besar dan menjadi masjid negara. Atau sebagaimana setiap orang tahu, mobil kijang adalah mobil keluarga, mobil BMW adalah mobil mewah, dan sebagainya. Kita bisa memilih pemosisian masjid ini berdasarkan kekuatan masjid yang kita pasarkan. Semua itu dikomunikasikan kepada pelanggan, dalam berbagai bentuk komunikasi baik lisan, tulisan, dengan media suasana dan sebagainya.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ketiga, terkait dengan produk yang ditawarkan masjid. Produk masjid bisa berupa tempat, jasa atau barang. Memahami masjid hanya sebagai tempat sepertinya saat ini sudah ketinggalan. Masjid sebagai tempat ibadah, sudah dipahami orang, tapi “masjid sebagai pusat konsultasi misalnya” atau “apapun yang anda butuhkan masjid solusinya”, atau “masjid “x”; bukan hanya tempat ibadah”. Kalau masjid ingin dimanfaatkan orang, jangan hanya jadi tempat, jualah jasa lain dari masjid, sepanjang dalam kerangka masjid. Misalnya kita lihat istiqlal juga memberikan konsultasi, berita, pustaka, silaturahmi, belajar dan sebagainya. Masjid bisa belajar dari pom bensin saat ini, yang dulu dipahami hanya sekedar tempat beli bensin, tapi saat ini sudah tidak lagi. Pom bensin bisa menjadi tempat istirahat, restoran dan layanannya sudah banyak yang baik.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Keempat, Promosi masjid juga menjadi bagian penting dalam kegiatan memasarkan masjid.Promosi masjida dapat dilakukan melalui komunikasi lisan melalui berbagai kesempatan, mendorong komunikasi dari mulut-kemulut, memalui komunikasi tertulis, spanduk, pamflet, brosur, pengumuman, internet dan sebagaimnya. Yang terpenting dalam komunikasi masjid adalah konsistensi dan repetisi. Konsisten terhadap apa yang dikomunikasikan baik komunikasi mengenai misi, orang, &lt;span&gt; &lt;/span&gt;nilai-nilai, kegiatan-kegiatan,&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;dan semua dilakukan berulang-ulang. Konsistensi dan repetisi akan meningkatkan kesadaran, meningkatkan pengetahuan, dan meningkatkan ingatan pelanggan terhadap masjid. Kesan dari masjid selain dibangun dengan media suasana, juga banyak dibentuk dari bagaimana masjid berkomunikasi dengan pelanggannya. Jangan sampai masjid hanya menjadi “gadis cantik” tapi&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;bisu, hingga tidak banyak yang mengenalnya.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kelima, destribusi masjid penting untuk diperhatikan agar ketika pelanggan membutuhkan maka masjid bisa menyediakan. Analoginya bagaimana perusahaan rokok menjamin prinsip ini, dengan cara menjual rokok disetiap jenis penjual, sehingga ketika sesorang membutuhkan rokok, tidak jauh dari tempatnya bisa memperoleh rokok. Pizza hut mendorong distribusinya dengan layanan antar, Mc Donnald dengan layanan beli dengan tetap berkendara dan sebagainya. Sekalipun tidak harus sama, namun bagaimana kreatifitas menyediakan layanan masjid pada saat dibutuhkan dalam waktu, tempat dan jumlah penting untuk dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-8886449959790193537?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://ysutarso.wordpress.com/2008/01/03/memasarkan-masjid/' title='Memasarkan Masjid'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/8886449959790193537/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=8886449959790193537&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/8886449959790193537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/8886449959790193537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2008/01/memasarkan-masjid.html' title='Memasarkan Masjid'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-554453561853785703</id><published>2008-01-13T22:18:00.000+07:00</published><updated>2008-11-19T15:29:46.824+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibadah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Tak Teratur Ibadah Rawan Sakit Jantung</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R4r8BCANQZI/AAAAAAAAALo/TelTQm3J3eQ/s1600-h/sujud.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R4r8BCANQZI/AAAAAAAAALo/TelTQm3J3eQ/s320/sujud.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5155209818126762386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada temuan menarik dari Prof Dr Mochammad Fathoni dr SpJP (K) FIHA. Guru Besar Ilmu Penyakit Jantung dan Kardiovaskular Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo tersebut menilai ada korelasi yang signifikan antara ketaatan beribadah terhadap penyakit jantung koroner. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Menurutnya, orang yang rajin beribadah sangat penting untuk mengurangi stres sehingga berpengaruh bagi proses terjadinya penyakit mematikan tersebut. Dalam pidato pengukuhan sebagai guru besar atas dirinya di UNS,kemarin,Moch Fathoni menjelaskan, dia meneliti pengaruh ibadah dalam hubungannya dengan stres pada beberapa senyawa kimiawi yang memengaruhi patogenis atherosklerosis serta prognosis infark miokard akut (IMA).  Penelitian tersebut merupakan observasional analitik dengan menggunakan rancangan studi kohort prospektif. ”Sebagai inclusion, saya telah mengamati penderita IMA, baik laki-laki maupun wanita berumur 35–70 tahun di RSUD Dr Moewardi Solo,” jelasnya, kemarin.  Pengamatan dilakukan saat masuk RS sampai dua bulan setelah terkena penyakit jantung koroner terutama IMA. Diagnosis ditetapkan dengan anamnesis terdapatnya sakit/nyeri dada yang spesifik lebih dari 20 menit. Pemeriksaan elektrokardiografi (EKG) sesuai minesota code serta pemeriksaan enzim spesifik: MV-CPK, mioglobin, serta cTn-1.  Sebagai evaluasi nilai ibadah, diberikan skor untuk masing-masing ibadah seperti salat wajib,puasa Ramadan, dan zakat.Jika dilakukan dengan baik mempunyai skor 1. Bila tidak dilakukan nilainya 5. Untuk ibadah haji, bagi orang mampu yang telah melakukan nilainya 1, sedangkan yang belum nilainya 5.  Untuk orang yang tidak mampu tapi sudah melakukan nilainya 1 dan yang belum nilainya 2. Untuk ibadah sunah seperti salat rawatib, salat dhuha, salat tahajud, puasa tiga hari, puasa dawud,baca Alquran,dan iktikaf di bulan Ramadan yang melakukan diberi nilai 1 dan yang tidak nilainya 2.  ”Dari hasil penelitian tersebut, terdapat korelasi signifikan antara nilai ibadah dengan senyawa kimiawi yang berperan pada patogenis penyakit jantung koroner nilai kadar Hs-CRP sedang,”jelasnya. Dia menjelaskan, berbicara mengenai penyakit jantung koroner, bagi yang beriman dapat mengetahui kedekatan dengan Allah SWT sehingga dapat menjadi benteng menghadapi stres.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-554453561853785703?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.mui.or.id' title='Tak Teratur Ibadah Rawan Sakit Jantung'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/554453561853785703/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=554453561853785703&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/554453561853785703'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/554453561853785703'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2008/01/tak-teratur-ibadah-rawan-sakit-jantung.html' title='Tak Teratur Ibadah Rawan Sakit Jantung'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R4r8BCANQZI/AAAAAAAAALo/TelTQm3J3eQ/s72-c/sujud.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-1159245293325471770</id><published>2008-01-13T22:04:00.000+07:00</published><updated>2008-11-19T15:29:47.078+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Biografi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Indonesia'/><title type='text'>Soeharto</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R4opWiANQXI/AAAAAAAAALY/M82sCnwaZz8/s1600-h/soeharto.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R4opWiANQXI/AAAAAAAAALY/M82sCnwaZz8/s320/soeharto.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5154978190540489074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       Haji Muhammad Soeharto, dipanggil akrab Pak Harto, adalah sosok nama besar        yang memimpin Republik Indonesia, selama 32 tahun. Suatu kemampuan        kepemimpinan luar biasa yang harus diakui oleh teman dan lawan politiknya        (senang atau tidak). Ia menggerakkan pembangunan dengan strategi Trilogi        Pembangunan (stabilitas, pertumbuhan dan pemerataan). Bahkan sempat        mendapat penghargaan dari FAO atas keberhasilan menggapai swasembada        pangan (1985). Maka, saat itu pantas saja ia pun dianugerahi penghargaan        sebagai Bapak Pembangunan Nasional.&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;              Namun, akhirnya ia harus meletakkan jabatan secara tragis, bukan        semata-mata karena desakan demonstrasi mahasiswa (1998), melainkan lebih        akibat pengkhianatan para pembantu dekatnya yang sebelumnya ABS dan        ambisius tanpa fatsoen politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ia baru meletakkan jabatan, ada rumor yang berkembang. Seandainya Pak        Harto mendengar hati nurani isteri yang dicintainya, Ibu Tien Soeharto,        yang konon, sudah menyarankannya berhenti sekitar sepuluh tahun sebelumnya, pasti        kepemimpinnya tidak berakhir dengan berbagai hujatan yang memojokkannya        seolah-olah ia tak pernah berbuat baik untuk bangsa dan negaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R425ViANQaI/AAAAAAAAALw/bv7ARm__HZk/s1600-h/ibu_tien_soeharto_01.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 84px; height: 115px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R425ViANQaI/AAAAAAAAALw/bv7ARm__HZk/s320/ibu_tien_soeharto_01.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5155980927965151650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;   Ia memang seperti kehilangan ‘inspirasi’ dan ‘teman sehati’ setelah Ibu        Tien Soeharto meninggal dunia (Minggu 28 April 1996). Pak Harto bukan pria satu-satunya yang        merasakan hal seperti ini. Banyak pria (pemimpin) yang justru ‘kuat’        karena didukung keberadaan isterinya. Salah satu contoh, Bill Clinton mungkin        sudah akan jatuh sebelum waktunya jika tak ditopang isterinya Hillary        Clinton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Harto tidak segera mencari pengganti isterinya. Kesepiannya seperti        teratasi atas dorongan pengabdian kepada bangsa dan negaranya. Ia        menghabiskan waktu dalam mengemban tugas beratnya sebagai presiden.        Apalagi beberapa pembantunya memberinya laporan dan harapan yang        mendorongnya untuk tetap bertahan sebagai presiden. Bahkan, bersama        pembantunya (menterinya) BJ Habibie, ia bisa berjam-jam berbicara. Tak        jarang para staf harus menyediakan mie instan jika menunggui pertemuan        mereka itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rakyat bangsa ini tentu masih ingat. Seusai Pemilu 1997 dan sebelum Sidang        Umum MPR, Maret 1998, para pembantunya, di antaranya Harmoko, selaku Ketua        Umum DPP Golkar, menyatakan akan tetap mencalonkan HM Soeharto sebagai        presiden 1998-2003. Tapi, justru pada HUT Golkar ke-33, Oktober 1997 itu,        HM Soeharto mengembalikan pernyataan itu untuk dicek ulang: Apakah rakyat        sungguh-sungguh masih menginginkannya menjadi presiden?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berselang beberapa bulan, tepatnya tanggal 20 Januari 1998, tiga        pimpinan Keluarga Besar Golkar atau yang lazim disebut Tiga Jalur Golkar,        yakni jalur Golkar/Beringin (Harmoko), jalur ABRI (Feisal Tanjung) dan        jalur birokrasi (Yogie SM), datang ke Bina Graha menyampaikan hasil        pengecekan ulang keinginan rakyat dalam pencalonan HM Soeharto sebagai        Presiden RI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu mereka melaporkan kepada Pak Harto. "Bahwa  ternyata rakyat memang hanya mempunyai        satu calon Presiden RI untuk periode 1998-2003 yaitu HM Soeharto,” kata        Harmoko mengumumkan kepada pers usai melapor kepada Pak Harto. "Mayoritas        rakyat Indonesia memang tetap menghendaki Bapak Haji Muhammad Soeharto        untuk dicalonkan sebagai Presiden RI masa bakti 1998-2003," tutur Harmoko        yang didampingi M Yogie SM dan Jenderal TNI Feisal Tanjung ketika itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/7/75/Harmoko.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 107px; height: 141px;" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/7/75/Harmoko.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;  Menurut Harmoko, Jenderal TNI (Purn) H Muhammad Soeharto, setelah menerima        hasil pengecekan itu, menyatakan bersedia dicalonkan kembali sebagai        Presiden RI masa bhakti 1998-2003. Selain mengumumkan kesediaan Pak Harto        dipilih kembali sebagai Presiden RI, menurut Harmoko, Keluarga Besar        Golkar juga membuat kriteria untuk calon Wakil Presiden, antara lain        memahami ilmu pengetahuan dan industri. Pernyataan ini mengarah kepada BJ        Habibie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hasil pengecekan yang dilakukan oleh keluarga besar Golkar itu, masih        menurut Harmoko, Pak Harto menghargai kepercayaan sebagian besar rakyat        Indonesia tersebut walaupun harus ada pengorbanan bagi kepentingan        keluarga. Tetapi untuk kepentingan bangsa dan negara, Haji Muhammad        Soeharto tidak mungkin menghindar dari tanggung jawab sebagai patriot dan        pejuang bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dengan adanya kepercayaan rakyat ini tidak membuat Bapak Haji Muhammad        Soeharto bersikap 'tinggi glanggang colong playu.' Itu istilah Pak Harto        yang artinya tidak meninggalkan tanggung jawab dan mengelak dari        kepercayaan rakyat tersebut demi kepentingan negara dan bangsa," tegas        Harmoko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, ternyata itulah awal sebuah tragedi pembusukan dan pengkhianatan digulirkan. HM        Soeharto memang terpilih kembali menjadi Presiden periode 1998-2003 pada        Sidang Umum MPR, 1-11 Maret 1998. Didampingi BJ Habibie sebagai wakil        presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, komponen mahasiswa dan berbagai kelompok masyarakat terus        melancarkan demonstrasi meminta Presiden Soeharto dan Wapres BJ Habibie        turun serta Golkar dibubarkan. Saat itu, Pak Harto masih terlihat yakin        bahwa demonstrasi itu akan surut dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi.        Maka pada awal Mei 1998, ia berangkat ke Kairo, Mesir, untuk menghadiri        KTT Nonblok. Saat berangkat, di bandara Halim Perdanakusuma, ia dilepas        Wakil Presiden BJ Habibie, Fangab Feisal Tanjung, juga Ketua Harian ICMI        Tirto Sudiro dan sejumlah menteri lainnya yang sebagian diantaranya        kemudian mengkhianatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, sepeninggal Pak Harto, dalam beberapa hari kemudian, suasana        Jakarta semakin mencekam. Selain akibat demonstrasi mahasiswa makin marak,        juga tersiar isu terjadi sesuatu misteri dalam tubuh ABRI. Misteri itu        diwarnai arah pengelompokan dalam tubuh militer itu. Selain banyak aktivis        pro demikrasi ‘hilang’ entah kemana, juga diisukan ribuan anggota militer        ‘menghilang’ dari kesatuannya memembawa persenjataan lengkap dan amunisi        cadangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa yang sesungguhnya sedang terjadi di Indonesia, adalah suatu tanda        tanya besar yang harus segera dicari jawabannya. Apakah suatu power game        sedang dimainkan di Indonesia? Siapa yang bermain dengan kelompok        bersenjata, serta bagaimana peta kekuatan gerakan sipil? Adalah sesuatu        yang harus kita analisa bersama,” tulis sebuah majalah ketika itu.        Beberapa pertanyaan yang sampai hari ini tetap misterius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana makin mencekam, pada 12 Mei 1998, akibat terjadinya penembakan        mahasiswa di kampus Universitas Trisakti, yang kemudian dikenal sebagai        Tragedi Trisakti. Empat orang mahasiswa gugur. Mahasiswa makin ‘marah’.        Hampir di seluruh kampus terjadi demonstrasi. Bahkan sebagian mulai keluar        dari kampusnya. Bersamaan dengan itu, terjadi pembakaran mobil di sekitar        parkir dekat Universitas Trisakti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, 13 Mei 1998, mahasiswa seperti dipancing untuk keluar dari        kampusnya. Situasi di Universitas Katolik Atmajaya Jakarta justeru        mengundang tanda tanya. Ada sekelompok demonstran yang melempari mahasiswa        dalam kampus itu karena mereka tidak keluar dari kampusnya. Para mahasiswa        tetap berada dalam kampus dalam suasana berkabung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besoknya, 14 Mei 1998, terjadilah malapetaka di Jakarta. Warga keturunan        Cina menjadi sasaran. Pertokoan dan pusat-pusat perbelanjaan dibakar. Saat        itu, Jakarta seperti tak punya petugas keamanan. Sementara para petinggi        ABRI berada di Malang. Di lapangan sangat terasa ada provokator yang        menggerakkan. Di beberapa tempat, ada teriakan: “Mahasiswa datang…        mahasiawa datang!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kondisi chaos itu, rupanya mahasiswa sangat jeli. Tampaknya, mereka        menghindari dijadikan kambinghitam. Karena hari itu, dan besoknya, tidak        ada demonstrasi mahasiswa yang keluar dari kampusnya. Bahkan ada beberapa        mahasiswa yang sebelumnya tidak biasa ikut demonstrasi, memilih tidak        pulang dari kampus daripada terjebak di jalan yang penuh kerumunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situasi ini memaksa HM Soeharto pulang lebih cepat dari jadual dari Mesir.        Sebelum pulang, beredar isu bahwa ia akan dihadang oleh mahasiswa. Tapi        Soeharto tetap pulang, tanpa terjadi penghadangan seperti diperkirakan        sebelumnya. Sebelum pulang, di hadapan warga Indonesia di Mesir, ia        menyatakan bersedia mundur jika rakyat menghendakinya. Saat itu, ia        menegaskan tidak akan menggunakan kekuatan bersenjata melawan mahasiswa        dan kehendak rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiba di Jakarta, HM Soeharto kemudian mengundang beberapa tokoh        masyarakat, di antaranya Abdurrahman Wahid dan Nurcholis Madjid, tanpa        Amien Rais dan Adi Sasono, untuk membicarakan pembentukan Komite        Reformasi. Ia juga berencana merombak kabinetnya menjadi Kabinet        Reformasi. Ia menawarkan reformasi secara gradual untuk mencegah        terjadinya keguncangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga menerima rombongan rektor Universitas Indonesia. Mereka ini datang        untuk meminta Presiden Soeharto berhenti dengan hormat. HM Soeharto        mempersilahkan mereka menyampaikan aspirasi itu melalui MPR. Demonstrasi        mahasiswa pun akhirnya terpusat ke gedung MPR/DPR. Mereka menduduki gedung        legislatif itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harmoko, yang menjabat Ketua MPR dan pimpinan MPR lainnya menampung        desakan mahasiswa yang meminta Pak Harto turun. Di hadapan para mahasiswa        itu, Harmoko menyatakan bahwa pimpinan MPR setuju dengan desakan mahasiswa        untuk meminta Pak Harto mundur. Harmoko seperti tak terpengaruh atas        pernyataannya saat meminta kesediaan Pak Harto untuk dicalonkan kembali        menjadi presiden jauh hari sebelum SU MPR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan Harmoko ini kemudian dijelaskan (dibantah) Pangab Jenderal        Wiranto sebagai bukan pernyataan institusi tapi lebih merupakan pernyataan        pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HM Soeharto tentu dengan cermat terus mengikuti perkembangan itu. Sampai        sore tanggal 20 Mei 1998, tampaknya ia masih yakin akan bisa mengatasi        keadaan secara damai dengan membentuk Komite Reformasi dan merombak        kabinet menjadi Kabinet Reformasi. Tapi keinginan baik Pak Harto ini        disambut dingin berbagai kalangan bahkan tragisnya ditolak sebagian        pembantunya (menteri) yang dibesarkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya inilah detik-detik terakhir ia menjabat presiden. Hari itu, Rabu        20 Mei 1998 sekitar pukul 19:30, Pak Harto menerima Mantan Wakil Presiden        Sudharmono di kediaman Jalan Cendana 8 Jakarta. Saat itu, menurut        Sudharmono, Presiden Soeharto menyatakan tetap akan melaksanakan        tugas-tugas kepresidenan dan segera akan mengumumkan pembentukan Komite        Reformasi serta mengadakan perubahan susunan Kabinet Pembangunan VII.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar setengah jam berikutnya, pukul 20.00, Wakil Presiden B.J. Habibie        menghadap Pak Harto. Lalu sekitar pukul 20:30, Saadillah Mursyid diminta        menemui Presiden Soeharto yang sedang bersama Wakil Presiden B.J. Habibie        di ruang tamu kediaman Jalan Cendana 8 itu. Di hadapan Wakil Presiden BJ        Habibie, Presiden Soeharto meminta Saadillah Mursyid, Menteri Sekretaris        Negara, mempersiapkan naskah final: Keputusan Presiden tentang Komite        Reformasi dan Keputusan Presiden tentang Pembentukan Kabinet Reformasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, Presiden Soeharto menyatakan akan mengumumkan dan melaksanakan        pelantikannya besok hari, Kamis 21 Mei 1998. Untuk keperluan itu Presiden        Soeharto juga minta agar ruang upacara atau yang lazim disebut ruang        kredensial di Istana Merdeka dipersiapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:k_dV-R4SgVpYRM:http://www.dkn.go.id/NR/rdonlyres/3E13BE62-0902-4477-A797-0B10F714C7BD/0/habibie.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 120px; height: 127px;" src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:k_dV-R4SgVpYRM:http://www.dkn.go.id/NR/rdonlyres/3E13BE62-0902-4477-A797-0B10F714C7BD/0/habibie.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Kemudian Wakil Presiden B.J Habibie pulang. Sementara itu, sebanyak empat        belas orang menteri membuat pernyataan tidak bersedia ikut serta dalam        Kabinet Reformasi yang direncanakan Pak Harto. Mereka itu adalah para        menteri yang sebelumnya dibesarkan Pak Harto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, sekitar pukul 21:00, setelah BJ Habibie pulang itu, Saadillah        Mursyid mohon untuk bisa melanjutkan bertemu dengan Pak Harto. Dalam        kesempatan itu, Saadillah Mursyid melaporkan bahwa sejumlah orang-orang        yang direncanakan untuk menjadi anggota Komite Reformasi telah menyatakan        menolak. Saadillah juga melaporkan adanya informasi bahwa empat belas        orang menteri yang direncanakan akan duduk dalam Kabinet Reformasi        menyatakan tidak bersedia ikut serta dalam Kabinet. Setelah itu, Saadillah        pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sekitar pukul 21:40, Saadillah Mursyid diminta menemui Presiden        Soeharto lagi. Saadillah bergegas menuju ruangan di tempat biasanya        Presiden menerima tamu, termasuk menerima para menteri. Saadillah terkejut        karena Presiden tidak ada di ruangan itu. Ketika ditanyakan, barulah        ajudan memberitahukan bahwa Presiden Soeharto menunggu di ruang kerja pada        bagian kediaman pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pukul 22:15 hari Rabu 20 Mei 1998 itu, HM Soeharto mempersilakan        Saadillah duduk di sebelahnya. Kursi hanya ada satu, di situ HM Soeharto        duduk. Lalu Saadillah dipersilahkan menggeser puff, sebuah tempat duduk        empat persegi, agar bisa lebih dekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah hening sejenak, kemudian HM Soeharto mengatakan: “Segala usaha        untuk menyelamatkan bangsa dan negara telah kita lakukan. Tetapi Tuhan        rupanya berkehendak lain. Bentrokan antara mahasiswa dan ABRI tidak boleh        sampai terjadi. Saya tidak mau terjadi pertumpahan darah. Oleh karena itu,        saya memutuskan untuk berhenti sebagai Presiden, menurut Pasal 8        Undang-Undang Dasar 1945.“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, kepada Saadillah sebagai Menteri Sekretaris Negara, diminta untuk        mempersiapkan empat hal. Pertama, konsep ‘Pernyataan Berhenti dari jabatan        Presiden RI’; Kedua, memberitahu pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat bahwa        permintaan pimpinan DPR untuk bertemu dan melakukan konsultasi dengan        Presiden akan dilaksanakan hari Kamis, 21 Mei 1998 pukul 09:00 di ruang        Jepara Istana Merdeka; Ketiga, memberitahu Wakil Presiden BJ Habibie agar        hadir di Istana Merdeka hari Kamis tanggal 21 Mei 1998 pukul 09:00 dan        agar siap untuk mengucapkan Sumpah Jabatan Presiden di hadapan Ketua        Mahkamah Agung; Keempat, memohon kehadiran Ketua Mahkamah Agung di Istana        Merdeka hari Kamis 21 Mei 1998 pukul 09:00.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saadillah pun segera memberitahu Pimpinan DPR, Wakil Presiden dan Ketua        Mahkamah Agung melalui telepon. Malam sudah larut menjelang tengah malam.        Lalu, bersama-sama staf, Saadillah segera mulai melakukan penyusunan        naskah Pernyataan Berhenti Presiden. Setelah mendapatkan pokok-pokok dan        arahan, Bambang Kesowo, waktu itu Wakil Sekretaris Kabinet, dan Soenarto        Soedharmo, ketika itu Asisten Khusus Menteri Sekretaris Negara mulai        menyusun konsep awal. Sementara Yusril Ihza Mahendra, ketika itu Pembantu        Asisten (Banas) Menteri Sekretaris Negara, memberikan masukan-masukan        terutama dari segi hukum tata negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep disusun secara bersama-sama, sebagaimana layaknya suatu pekerjaan        staf. Bukan hasil kerja orang perorangan. Setelah konsep diteliti dan        dikoreksi beberapa kali, pada pukul 03:00 menjelang subuh tanggal 21 Mei        1998 naskah Pernyataan telah siap untuk diajukan kepada Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naskah diajukan melalui prosedur yang sudah baku pada Sekretariat Negara.        Konsep yang sudah diketik rapi diserahkan kepada Ajudan. Ajudan menaruh        naskah itu di meja kerja Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi harinya, Kamis, 21 Mei 1998 sekitar pukul 10:00 pagi di ruang upacara        Istana Merdeka, yang lazim ketika itu disebut ruang kredensial, Presiden        Soeharto menyampaikan pidato Pernyataan Berhenti Sebagai Presiden Republik        Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pidatonya itu Presiden Soeharto antara lain menyatakan: “Saya telah        menyatakan rencana pembentukan Komite Reformasi dan mengubah susunan        Kabinet Pembangunan VII. Namun demikian kenyataan hingga hari ini        menunjukkan Komite Reformasi tersebut tidak dapat terwujud, karena tidak        adanya tanggapan yang memadai terhadap rencana pembentukan Komite        tersebut. Dalam keinginan untuk melaksanakan reformasi dengan cara yang        sebaik-baiknya tadi, saya menilai bahwa dengan tidak dapat diwujudkannya        Komite Reformasi maka perubahan susunan Kabinet Pembangunan VII menjadi        tidak diperlukan lagi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dengan memperhatikan keadaan di atas, saya berpendapat sangat sulit bagi        saya untuk dapat menjalankan tugas pemerintahan negara dan pembangunan        dengan baik. Oleh karena itu, dengan memperhatikan ketentuan Pasal 8 UUD        1945 dan setelah dengan sungguh-sungguh memperhatikan pandangan Pimpinan        Dewan Perwakilan Rakyat dan pimpinan Fraksi-Fraksi yang ada di dalamnya,        saya memutuskan untuk menyatakan berhenti dari jabatan saya sebagai        Presiden Republik Indonesia, terhitung sejak saya bacakan pernyataan ini,        pada hari ini, Kamis 21 Mei 1998.“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selepas itu, dengan ditemani puteri sulungnya, Siti Hardiyanti Rukmana        (Mbak Tutut) dan Saadillah Mursyid, Pak Harto melambaikan tangan        meninggalkan Istana Merdeka pulang ke kediaman di Jalan Cendana 8. Ketika        sampai di kediaman, sebelum duduk di ruang keluarga, Pak Harto mengangkat        kedua belah tangan sambil mengucap: “Allahu Akbar. Lepas sudah beban yang        terpikul di pundakku selama berpuluh-puluh tahun.“ Kemudian, putera-puteri        dan keluarga menyalaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, Pak Harto pun menjadi bulan-bulanan caci-maki dan hujatan.        Bukan hanya dari orang-orang yang sebelumnya tidak sejalan dengan Pak        Harto, melainkan lebih lagi dari para menteri dan tokoh-tokoh Golkar yang        selama ini tak sungkan-sungkan melakukan berbagai cara untuk bisa        mendekat. Bahkan BJ Habibie yang mengaku dibesarkan HM Soeharto juga        tampak tanpa fatsoen politik mengambil sikap bahwa dalam politik tidak ada        persahabatan yang kekal, hanya kepentinganlah yang abadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka tidak segan-segan memosisikan Pak Harto dan keluarga Cendana ibarat        keranjang sampah. Tempat pembuangan semua yang kotor. Bahwa semua        kekotoran pada era Orde Baru ditimpakan ke pundak Pak Harto dan        keluarganya. Sepertinya, HM Soeharto dan keluarganya sebagai satu-satunya        yang melakukan korupsi pada era itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HM Soeharto pun ‘diasingkan’ dari Golkar yang dibesarkannya. Elit-elit        Golkar malah yang duluan teriak agar Soeharto ditahan karena        kejahatan-kejahatan yang dituduhkan kepadanya selama memerintah. Golkar        yang sebelumnya lebih didonimasi pengaruh ABRI tampak bergeser lebih        didominasi elit-elit ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu tragedi tendensius konstitusi, yang kental diwarnai subjektivitas        politik pun terjadi. Pada Sidang Istimewa MPR 13 November 1998 – MPR yang        masih didominasi kekuatan Golkar hasil Pemilu 1997 – menetapkan Ketetapan        MPR No.XI/MPR/1998. Pasal 4 ketetapan MPR itu berbunyi: “Upaya        pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme harus dilakukan secara tegas        terhadap siapapun juga, baik pejabat negara, mantan pejabat negara,        keluarga, dan kroninya maupun pihak swasta/ konglomerat termasuk mantan        Presiden Soeharto dengan tetap memperhatikan prinsip praduga tidak        bersalah dan hak-hak asasi manusia.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebutan nama orang secara eksplisit – mantan Presiden Soeharto – dalam        pasal ini tampak tendensius, absurd dan sangat diwarnai sifat        subjektivitas politik serta di luar kelaziman sistem ketatanegaraan        Indonesia. Bukankah sebaiknya format suatu Tap MPR merupakan garis-garis        umum dari suatu kebijakan negara? Jadinya, pasal ini seperti hendak        diposisikan hanya berlaku kepada mantan Presiden Soeharto, tetapi tidak        berlaku bagi mantan presiden yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampaknya, itulah puncak pengkhianatan beberapa mantan menteri dan elit        Golkar yang dibesarkannya. Kendati Pak Harto tidak pernah mengatakan        secara eksplisit bahwa mereka ini mengkhianatinya. Tapi sikapnya yang sampai hari ini belum        bersedia menerima kunjungan BJ Habibie dan beberapa mantan menteri dan        elit Golkar lainnya bisa dipahami berbagai pihak sebagai indikasi ke arah        itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Harto pun menunjukkan ketabahan dan keteguhannya. Ia pun akhirnya        sempat diadili dengan tuduhan korupsi, penyalahgunaan dana yayasan-yayasan        yang didirikannya. Ia menyatakan bersedia mempertanggungjawabkan dana        yayasan itu. Tapi, ia pun jatuh sakit yang menyebabkan proses peradilannya        dihentikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tidak semua mantan menterinya tega mengkhianat, tidak mempunyai moral        politik. Ada beberapa yang justeru makin dekat dengannya secara pribadi        setelah bukan lagi berkuasa. Satu di antaranya adalah Saadillah Mursyid,        mantan Menteri Sekretaris Negara. Saadillah menyatakan: “Mudah-mudahan        saya terhindar dari orang-orang yang semasa Pak Harto memegang jabatan        Presiden, selalu mendekat-dekat, menjilat dan mencari muka. Pada waktu Pak        Harto tidak lagi menjadi Presiden orang-orang itu pula yang bersuara        lantang menghujat, mencaci, melempar segala kesalahan kepada Pak Harto.        Kelompok orang-orang seperti itu memperoleh kutukan Allah dan bagi mereka        tempat kediaman yang buruk, jahanam (Al Qur‘an, Surah Ar Ra’ad ayat 25).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*** &lt;i&gt;&lt;b&gt;Soeharto Media Center&lt;/b&gt;, repro Tokoh Indonesia DotCom.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-1159245293325471770?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/1159245293325471770/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=1159245293325471770&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/1159245293325471770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/1159245293325471770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2008/01/soeharto.html' title='Soeharto'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R4opWiANQXI/AAAAAAAAALY/M82sCnwaZz8/s72-c/soeharto.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-4160951104436341410</id><published>2008-01-10T10:43:00.000+07:00</published><updated>2008-11-19T15:29:47.329+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Hikmah Kematian</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R4WkkSANQWI/AAAAAAAAALQ/Yqrc2GEXd-U/s1600-h/mayat2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R4WkkSANQWI/AAAAAAAAALQ/Yqrc2GEXd-U/s200/mayat2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153706291810353506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kehidupan berlangsung tanpa disadari dari detik ke detik. Apakah anda tidak menyadari bahwa hari-hari yang anda lewati justru semakin mendekatkan anda kepada kematian sebagaimana juga yang berlaku bagi orang lain?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Seperti yang tercantum dalam ayat “&lt;span class="ayetler"&gt;Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan&lt;/span&gt;.” (QS. 29:57) tiap orang yang pernah hidup di muka bumi ini ditakdirkan untuk mati. Tanpa kecuali, mereka semua akan mati, tiap orang. Saat ini, kita tidak pernah menemukan jejak orang-orang yang telah meninggal dunia. Mereka yang saat ini masih hidup dan mereka yang akan hidup juga akan menghadapi kematian pada hari yang telah ditentukan. Walaupun demikian, masyarakat pada umumnya cenderung melihat kematian sebagai suatu peristiwa yang terjadi secara kebetulan saja.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Coba renungkan seorang bayi yang baru saja membuka matanya di dunia ini dengan seseorang yang sedang mengalami sakaratul maut. Keduanya sama sekali tidak berkuasa terhadap kelahiran dan kematian mereka. Hanya Allah yang memiliki kuasa untuk memberikan nafas bagi kehidupan atau untuk mengambilnya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Semua makhluk hidup akan hidup sampai suatu hari yang telah ditentukan dan kemudian mati; Allah menjelaskan dalam Quran tentang prilaku manusia pada umumnya terhadap kematian dalam ayat berikut ini:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="AyetBoldAlnti"&gt; Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. 62:8)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Kebanyakan orang menghindari untuk berpikir tentang kematian. Dalam kehidupan modern ini, seseorang biasanya menyibukkan dirinya dengan hal-hal yang sangat bertolak belakang [dengan kematian]; mereka berpikir tentang: di mana mereka akan kuliah, di perusahaan mana mereka akan bekerja, baju apa yang akan mereka gunakan besok pagi, apa yang akan dimasak untuk makan malam nanti, hal-hal ini merupakan persoalan-persoalan penting yang sering kita pikirkan. Kehidupan diartikan sebagai sebuah proses kebiasaan yang dilakukan sehari-hari. Pembicaraan tentang kematian sering dicela oleh mereka yang merasa tidak nyaman mendengarnya. Mereka menganggap bahwa kematian hanya akan terjadi ketika seseorang telah lanjut usia, seseorang tidak ingin memikirkan tentang kematian dirinya yang tidak menyenangkannya ini. Sekalipun begitu ingatlah selalu, tidak ada yang menjamin bahwa seseorang akan hidup dalam satu jam berikutnya. Tiap hari, orang-orang menyaksikan kematian orang lain di sekitarnya tetapi tidak memikirkan tentang hari ketika orang lain menyaksikan kematian dirinya. Ia tidak mengira bahwa kematian itu sedang menunggunya!&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Ketika kematian dialami oleh seorang manusia, semua “kenyataan” dalam hidup tiba-tiba lenyap. Tidak ada lagi kenangan akan “hari-hari indah” di dunia ini. Renungkanlah segala sesuatu yang anda dapat lakukan saat ini: anda dapat mengedipkan mata anda, menggerakkan badan anda, berbicara, tertawa; semua ini merupakan fungsi tubuh anda. Sekarang renungkan bagaimana keadaan dan bentuk tubuh anda setelah anda mati nanti.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R4WVUyANQVI/AAAAAAAAALI/Z1ItgZV0F2U/s1600-h/mayat.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 163px; height: 148px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R4WVUyANQVI/AAAAAAAAALI/Z1ItgZV0F2U/s320/mayat.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153689532847964498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Dimulai saat anda menghembuskan napas untuk yang terakhir kalinya, anda tidak ada apa-apanya lagi selain “seonggok daging”. Tubuh anda yang diam dan terbujur kaku, akan dibawa ke kamar mayat. Di sana, ia akan dimandikan untuk yang terakhir kalinya. Dengan dibungkus kain kafan, jenazah anda akan di bawa ke kuburan dalam sebuah peti mati. Sesudah jenazah anda dimasukkan ke dalam liang lahat, maka tanah akan menutupi anda. Ini adalah kesudahan cerita anda. Mulai saat ini, anda hanyalah seseorang yang namanya terukir pada batu nisan di kuburan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Selama bulan-bulan atau tahun-tahun pertama, kuburan anda sering dikunjungi. Seiring dengan berlalunya waktu, hanya sedikit orang yang datang. Beberapa tahun kemudian, tidak seorang pun yang datang mengunjungi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Sementara itu, keluarga dekat anda akan mengalami kehidupan yang berbeda yang disebabkan oleh kematian anda. Di rumah, ruang dan tempat tidur anda akan kosong. Setelah pemakaman, sebagian barang-barang milik anda akan disimpan di rumah: baju, sepatu, dan lain-lain yang dulu menjadi milik anda akan diberikan kepada mereka yang memerlukannya. Berkas-berkas anda di kantor akan dibuang atau diarsipkan. Selama tahun-tahun pertama, beberapa orang masih berkabung akan kepergian anda. Namun, waktu akan mempengaruhi ingatan-ingatan mereka terhadap masa lalu. Empat atau lima dasawarsa kemudian, hanya sedikit orang saja yang masih mengenang anda. Tak lama lagi, generasi baru muncul dan tidak seorang pun dari generasi anda yang masih hidup di muka bumi ini. Apakah anda diingat orang atau tidak, hal tersebut tidak ada gunanya bagi anda.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Sementara semua hal ini terjadi di dunia, jenazah yang ditimbun tanah akan mengalami proses pembusukan yang cepat. Segera setelah anda dimakamkan, maka bakteri-bakteri dan serangga-serangga berkembang biak pada mayat tersebut; hal tersebut terjadi dikarenakan ketiadaan oksigen. Gas yang dilepaskan oleh jasad renik ini mengakibatkan tubuh jenazah menggembung, mulai dari daerah perut, yang mengubah bentuk dan rupanya. Buih-buih darah akan meletup dari mulut dan hidung dikarenakan tekanan gas yang terjadi di sekitar diafragma. Selagi proses ini berlangsung, rambut, kuku, tapak kaki, dan tangan akan terlepas. Seiring dengan terjadinya perubahan di luar tubuh, organ tubuh bagian dalam seperti paru-paru, jantung dan hati juga membusuk. Sementara itu, pemandangan yang paling mengerikan terjadi di sekitar perut, ketika kulit tidak dapat lagi menahan tekanan gas dan tiba-tiba pecah, menyebarkan bau menjijikkan yang tak tertahankan. Mulai dari tengkorak, otot-otot akan terlepas dari tempatnya. Kulit dan jaringan lembut lainnya akan tercerai berai. Otak juga akan membusuk dan tampak seperti tanah liat. Semua proses ini berlangsung sehingga seluruh tubuh menjadi kerangka.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Tidak ada kesempatan untuk kembali kepada kehidupan yang sebelumnya. Berkumpul bersama keluarga di meja makan, bersosialisasi atau memiliki pekerjaan yang terhormat; semuanya tidak akan mungkin terjadi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Singkatnya, “onggokkan daging dan tulang” yang tadinya dapat dikenali; mengalami akhir yang menjijikkan. Di lain pihak, anda – atau lebih tepatnya, jiwa anda – akan meninggalkan tubuh ini segera setelah nafas anda berakhir. Sedangkan sisa dari anda – tubuh anda – akan menjadi bagian dari tanah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Ya, tetapi apa alasan semua hal ini terjadi?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Seandainya Allah ingin, tubuh ini dapat saja tidak membusuk seperti kejadian di atas. Tetapi hal ini justru menyimpan suatu pesan tersembunyi yang sangat penting&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Akhir kehidupan yang sangat dahsyat yang menunggu manusia; seharusnya menyadarkan dirinya bahwa ia bukanlah hanya tubuh semata, melainkan jiwa yang “dibungkus” dalam tubuh. Dengan lain perkataan, manusia harus menyadari bahwa ia memiliki suatu eksistensi di luar tubuhnya. Selain itu, manusia harus paham akan kematian tubuhnya - yang ia coba untuk miliki seakan-akan ia akan hidup selamanya di dunia yang sementara ini -. Tubuh yang dianggapnya sangat penting ini, akan membusuk serta menjadi makanan cacing suatu hari nanti dan berakhir menjadi kerangka. Mungkin saja hal tersebut segera terjadi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Walaupun setelah melihat kenyataan-kenyataan ini, ternyata mental manusia cenderung untuk tidak peduli terhadap hal-hal yang tidak disukai atau diingininya. Bahkan ia cenderung untuk menafikan eksistensi sesuatu yang ia hindari pertemuannya. Kecenderungan seperti ini tampak terlihat jelas sekali ketika membicarakan kematian. Hanya pemakaman atau kematian tiba-tiba keluarga dekat sajalah yang dapat mengingatkannya [akan kematian]. Kebanyakan orang melihat kematian itu jauh dari diri mereka. Asumsi yang menyatakan bahwa mereka yang mati pada saat sedang tidur atau karena kecelakaan merupakan orang lain; dan apa yang mereka [yang mati] alami tidak akan menimpa diri mereka! Semua orang berpikiran, belum saatnya mati dan mereka selalu berpikir selalu masih ada hari esok untuk hidup.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Bahkan mungkin saja, orang yang meninggal dalam perjalanannya ke sekolah atau terburu-buru untuk menghadiri rapat di kantornya juga berpikiran serupa. Tidak pernah terpikirkan oleh mereka bahwa koran esok hari akan memberitakan kematian mereka. Sangat mungkin, selagi anda membaca artikel ini, anda berharap untuk tidak meninggal setelah anda menyelesaikan membacanya atau bahkan menghibur kemungkinan tersebut terjadi. Mungkin anda merasa bahwa saat ini belum waktunya mati karena masih banyak hal-hal yang harus diselesaikan. Namun demikian, hal ini hanyalah alasan untuk menghindari kematian dan usaha-usaha seperti ini hanyalah hal yang sia-sia untuk menghindarinya:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="AyetBoldAlnti"&gt; Katakanlah: “Lari itu sekali-kali tidaklah berguna bagimu, jika kamu melarikan diri dari kematian atau pembunuhan, dan jika (kamu terhindar dari kematian) kamu tidak juga akan mengecap kesenangan kecuali sebentar saja.” (QS. 33:16)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Manusia yang diciptakan seorang diri haruslah waspada bahwa ia juga akan mati seorang diri. Namun selama hidupnya, ia hampir selalu hidup untuk memenuhi segala keinginannya. Tujuan utamanya dalam hidup adalah untuk memenuhi hawa nafsunya. Namun, tidak seorang pun dapat membawa harta bendanya ke dalam kuburan. Jenazah dikuburkan hanya dengan dibungkus kain kafan yang dibuat dari bahan yang murah. Tubuh datang ke dunia ini seorang diri dan pergi darinya pun dengan cara yang sama. Modal yang dapat di bawa seseorang ketika mati hanyalah amal-amalnya saja.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-4160951104436341410?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.harunyahya.com' title='Hikmah Kematian'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/4160951104436341410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=4160951104436341410&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/4160951104436341410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/4160951104436341410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2008/01/hikmah-kematian.html' title='Hikmah Kematian'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R4WkkSANQWI/AAAAAAAAALQ/Yqrc2GEXd-U/s72-c/mayat2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-6766312805147257433</id><published>2007-12-28T13:37:00.000+07:00</published><updated>2008-11-19T15:29:47.438+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muamalah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Ikhlash</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R3SfmCANQPI/AAAAAAAAAKY/8sVKN2ps7NQ/s1600-h/ikhlas.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 139px; height: 132px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R3SfmCANQPI/AAAAAAAAAKY/8sVKN2ps7NQ/s320/ikhlas.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5148915749712904434" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Ikhlash&lt;/span&gt;, gampang diucapkan tetapi susah sekali diimplementasikan. Terkadang kita berfikir dan berprasangka perbuatan yang dilakukan telah didasari keihklasan, tapi fakta mengatakan lain. Derajat keihklasan mungkin hanya Allah swt dan diri kita sendirilah yang dapat menilainya. Orang lain bisa saja keliru dalam menilai keikhlasan seseorang.&lt;br /&gt;Namun begitu, tanda-tanda dari perbuatan yang dilandasi keikhlasan akan terlihat dengan jelas. Biasanya, orang yang berbuat sesuatu dengan ikhlash, tidak mengharapkan terima kasih bahkan mungkin tidak ada orang lain yang tahu mengenai perbuatannya. Hanya dirinya dan Allahlah yang mengetahuinya.&lt;br /&gt;Pernah suatu ketika saya dibantu seseorang untuk suatu urusan tertentu. Waktu itu saya belum sempat mengucapkan terima kasih karena ia keburu pergi. Nah ketika itulah tiba-tiba HP-ku berbunyi. .... ternyata darinya.&lt;br /&gt;"Dimana kamu? Hargai dong saya, nampakin muka, apa...... bilang makasih, apa....... Kagak ada sopan santunnya sama sekali. Kalau tau begini kagak bakalan aku ............."&lt;br /&gt;Perasaanku waktu itu bercampur aduk. Memang salah saya, sich. Tapi kan nggak terlalu salah amat, wong saya belum sempat berterima kasih dianya sudah pergi.&lt;br /&gt;Akhirnya aku kirim sms, aku minta maaf dan kuucapin terimakasih. Aku juga tulis disitu alasan kenapa aku belum sempat berterima kasih.&lt;br /&gt;..................... Tak ada jawaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari-hari selanjutnya berjalan seperti biasa. Seolah tak pernah terjadi sesuatu pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-6766312805147257433?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/6766312805147257433/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=6766312805147257433&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/6766312805147257433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/6766312805147257433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2007/12/ikhlash.html' title='Ikhlash'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R3SfmCANQPI/AAAAAAAAAKY/8sVKN2ps7NQ/s72-c/ikhlas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-7433432771914532419</id><published>2007-12-26T12:49:00.000+07:00</published><updated>2008-11-19T15:29:47.563+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kurban'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><title type='text'>Pemisahan tipe kambing kurban</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R3JTayANQNI/AAAAAAAAAKI/TAZqcT80Fgk/s1600-h/Spanduk+harga+kurban+1428.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R3JTayANQNI/AAAAAAAAAKI/TAZqcT80Fgk/s400/Spanduk+harga+kurban+1428.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5148269043602243794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah selesai proses tender, dan telah ditandatanganinya surat perjanjian kerjasama, tibalah waktunya untuk mengurus pemisahan kambing berdasarkan tipenya. Ada lima tipe yang kami tetapkan yaitu tipe Super A (45-49kg), Super B (40-44kg), tipe A (35-39kg), B (30-34kg),  dan C (25-29kg).&lt;br /&gt;Kambing insya Allah akan tiba di masjid kami pada hari Sabtu dan akan ditimbang pada hari Senin sore. Petugas yang akan menimbang adalah Pak Kusnadi, Pak Riyanto dan dibantu oleh saya sendiri.&lt;br /&gt;Rencana tinggallah rencana. Ternyata apa yang diharapkan tidak bisa terwujud. Ketika proses penimbangan berlangsung, apa yang disebut-sebut sebagai kambing Super A hanyalah Super B. Begitu pun dengan kambing tipetipe lainnya. sang suplier pun kelimpungan, dia berkeberatan untuk ditimbang. Aneh.......&lt;br /&gt;Akhirnya kami sarankan untuk bermusyawarah dengan ketua panitia. Gagallah penentuan tipe kambing berdasarkan berat, padahal itu adalah kesepakatan kami yang sudah ditandatangi bersama antara ketua panitia dan suplier. Kami juga telah memasang spanduk tentang kriteria berat masing-masing tipe kambing. Adu Gimana nich...........?&lt;br /&gt;Selanjutnya entah apa yang dibicarakan antara suplier dengan ketua pnitia, yang jelas penimbangan tidak jadi dilaksanakan.&lt;br /&gt;Satu hal yang saya tahu adalah bahwa kambing-kambing gede yang akan dijual dimasjid, dibawa dan dijual ke luar dengan harga diatas harga masjid. Untung besar kayaknya nich...&lt;br /&gt;Digantikah kambing-kambing tersebut? Tentu,.....&lt;br /&gt;Sesuaikah? Entahlah.......&lt;br /&gt;Suatu hari ada orang tua santri TPA yang akan melihat dan memilih kambing yang dia telah bayar. Lalu saya ikut bersamanya untuk menunjukkan letak kambing-kambing tersebut. Apa yang saya lihat sungguh membuat saya merasa sangat berdosa, berbohong....?&lt;br /&gt;Apa yang dia perlihatkan ke mukorib tentang tipe kambing tidak sama dengan contoh kambing kemarin. Saya coba bicara ke suplier, "Pak ini gak terlalu kecil?"&lt;br /&gt;Apa katanya? "Kamu diam saja, sekarang saya yang menentukan tipe".&lt;br /&gt;Apa gunanya perjanjian kemarin?&lt;br /&gt;Kesepakatan apa yang telah terbaharui?&lt;br /&gt;Berbohongkah kami kepada para munkorib?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga tahun depan tidak terulang lagi.&lt;br /&gt;...................&lt;br /&gt;.......................................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-7433432771914532419?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/7433432771914532419/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=7433432771914532419&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/7433432771914532419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/7433432771914532419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2007/12/pemisahan-tipe-kambing-kurban.html' title='Pemisahan tipe kambing kurban'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R3JTayANQNI/AAAAAAAAAKI/TAZqcT80Fgk/s72-c/Spanduk+harga+kurban+1428.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-8363397886592435583</id><published>2007-12-24T20:34:00.000+07:00</published><updated>2008-11-19T15:29:47.717+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alhakim'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kurban'/><title type='text'>Tender Penyedia Hewan Kurban di Masjid Al-Hakim BSD</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R3JRSyANQMI/AAAAAAAAAKA/uEdOt7yMO3A/s1600-h/P1010158.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R3JRSyANQMI/AAAAAAAAAKA/uEdOt7yMO3A/s400/P1010158.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5148266707140034754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kurban tahun ini temanku dari kampung -Mang Karta- ternyata kalah dalam tender penyedia hewan kurban di Masjid Al-Hakim BSD. Padahal tahun lalu dialah pemenangnya. Harus diakui bahwa harga yang ditawarkan memang kalah dibanding dengan harga Pak Luthfi Alghonam.  Harga Al-Ghonam memang jauh lebih murah sekitar seratus ribu rupiah untuk tiap tipe.&lt;br /&gt;Kecewakah aku? Ngapain kecewa, toh tak ada untungnya bagiku selain tali sillaturramin yang terus terjalin. Lagi pula ini kan demi kepentingan masjid, kalau ada yang lebih murah kenapa tidak kita ambil, kan begitu. Yang penting ada kambing dengan harga murah sehingga menarik calon pekurban.&lt;br /&gt;Setelah terpilihnya calon suplier, langkah selanjutnya yang kami lakukan adalah mengadakan kontrak perjanjian antara suplier dengan panitia kurban. Harga yang ditawarkan ketika tender terbuka keamarin adalah harga pasti yang tidak bisa diubah lagi dan akan dicantumkan dalam perjanjian. Begitu pun harga jual kepada calaon mudhohi sesuai dengan harga kambing dari suplier ditambah biaya penyelenggaraan tentunya. Alhamdulillah semua berjalan lancar.&lt;br /&gt;Tapi tiba-tiba sang suplier meminta kenaikan harga sebesar lima puluh ribu rupiah. Sudah tanda tangan kok masih minta kenaikan harga lagi. Dibatalkan apa tidak ya perjajian tadi. Mau ditaro dimana muka panitia kalau tiba-tiba membatalkan perjajian. Mendingan pemenang kedua diambil dari pada mengubah perjanjian.&lt;br /&gt;Akhirnya sang suplier pun setuju meneruskan perjanjian. Untungkah dia? Sudah berani pasang harga, pasti dia sudah ngitung berapa untung yang didapat, tidak mungkin dia mau jual rugi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-8363397886592435583?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/8363397886592435583/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=8363397886592435583&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/8363397886592435583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/8363397886592435583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2007/12/tender-penyedia-hewan-kurban-di-masjid.html' title='Tender Penyedia Hewan Kurban di Masjid Al-Hakim BSD'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R3JRSyANQMI/AAAAAAAAAKA/uEdOt7yMO3A/s72-c/P1010158.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-3804583867090176156</id><published>2007-12-16T14:24:00.000+07:00</published><updated>2008-11-19T15:29:47.902+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kurban'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fiqih'/><title type='text'>Pembagian Hewan Kurban</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R3JUTCANQOI/AAAAAAAAAKQ/zNjA_Qq62wU/s1600-h/P1010149.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R3JUTCANQOI/AAAAAAAAAKQ/zNjA_Qq62wU/s400/P1010149.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5148270009969885410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Fiqhussunnah, Syekh Sayyid Sabiq&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang berkurban (Munqorib/Mudhohi) disunnahkan untuk&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;  memakan dagingnya, &lt;/li&gt;&lt;li&gt;  membagikannya kepada karib kerabat, serta&lt;/li&gt;&lt;li&gt;  menyedekahkan kepada orang-orang fakir.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Sebagaimana sabda Rasulullah saw, "Makanlah olehmu dan bagikanlah serta simpanlah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama mengatakan bahwa yang paling afdhal adalah&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;  memakan sepertiga&lt;/li&gt;&lt;li&gt;  bersedekah sepertiga, dan&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;menyimpan sepertiga&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Daging kurban itu boleh dibawa ke negara lain, tetapi :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;  tidak boleh dijual walaupun kulitnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;  tidak diperbolehkan memberi daging kepada tukang potong sebagai upah, karena mereka berhak menerima upah lain atas kerjanya tersebut&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Orang yang berkurban boleh bersedekah dengan daging tersebut dan juga boleh mengambil dagingnya untuk dimanfaatkannya.&lt;br /&gt;Menurut Abu Hanifah, mereka boleh menjual kulitnya dan menyedekahkan hasilnya atau membelikan barang yang bermanfaat untuk keluarga di rumahnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-3804583867090176156?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/3804583867090176156/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=3804583867090176156&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/3804583867090176156'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/3804583867090176156'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2007/12/pembagian-hewan-kurban.html' title='Pembagian Hewan Kurban'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R3JUTCANQOI/AAAAAAAAAKQ/zNjA_Qq62wU/s72-c/P1010149.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-473747453094599047</id><published>2007-12-10T17:12:00.000+07:00</published><updated>2007-12-10T17:18:36.086+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Foto'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia islam'/><title type='text'>Photos Al Aqsa</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt;&lt;a name="Site_01_-_AL-Aqsa_Mosque"&gt;Site  01 - AL-Aqsa Mosque&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="AL-Aqsa Mosque" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/1_1.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="AL-Aqsa Mosque" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/1_2.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="AL-Aqsa Mosque" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/1_3.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="AL-Aqsa Mosque" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/1_4.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="AL-Aqsa Mosque" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/1_5.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="AL-Aqsa Mosque" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/1_6.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt;Site 02 - Dome of the Rock  Mosque&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Dome of the Rock Mosque" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/2_1.jpg" border="0" /&gt; &lt;img alt="Dome of the Rock Mosque" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/2_2.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Dome of the Rock Mosque" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/2_3.jpg" border="0" /&gt; &lt;img alt="Dome of the Rock Mosque" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/2_7.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Dome of the Rock Mosque" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/2_4.jpg" border="0" /&gt; &lt;img alt="Dome of the Rock Mosque" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/2_5.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Dome of the Rock Mosque" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/2_6.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt;&lt;a name="Site_03_-_Al-Boraq_Wall"&gt;Site  03 - Al-Boraq Wall&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/3.jpg" border="0" height="230" width="310" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt;Site 04 - Islamic Museum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Islamic Museum" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/4_1.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Islamic Museum" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/4_2.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt;Site 05 - Musalla Marwan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Musalla Marwan" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/5_1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt;Site 06 - Ablution&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Ablution" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/6.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Musalla Marwan" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/5_2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;img alt="Dome of Burhan Al-Deen" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/7.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;img alt="Golden Gate" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/9.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt;Site 08 - Dome of  Chain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Dome of Chain" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/8.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;img alt="Cotton Merchant Gate" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/16.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;img alt="Remission Gate" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/11.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;img alt="Bani Ghanim Minaret" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/22.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;img alt="Bani Ghanim Gate" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/13.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;img alt="Iron Gate" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/15.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt;Site 17 - Abultion  Gate&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Abultion Gate" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/17.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt;Site 19 - Magariba  Gate&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Magariba Gate" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/19.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;&lt;img alt="Al-Asbat Minaret" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/21.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt;Site 23 - Chain  Minaret&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Chain Minaret" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/23.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt;Site 24 - Magariba Minaret&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Magariba Minaret" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/24.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt;Site 25 - Remission Gate Water  Fountain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Remission Gate Water Fountain" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/25.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt;Site 26 - Anqaj Pool&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Anqaj Pool" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/26.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt;Site 27 - Al-Bedari Water  Fountain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Al-Bedari Water Fountain" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/27.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt;Site 28 - Shalan Water  Fountain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Shalan Water Fountain" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/28.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt;Site 29 - Qatibai Water  Fountain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Qatibai Water Fountain" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/29.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt;Site 30 - Qasim Basha Water Fountain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Qasim Basha Water Fountain" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/30.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt;Site 31 - Al-Bosari Water  Fountain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Al-Bosari Water Fountain" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/31.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt;Site 32 - Dome of  Al-Ashaq&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Dome of Al-Ashaq" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/32.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt;Site 33 - Dome of Soliman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Dome of Soliman" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/33.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt;Site 34 - Dome of Shaik  Al-Khaleli&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Dome of Shaik Al-Khaleli" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/34.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt;Site 35 - Dome of  Miraj&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Dome of Miraj" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/35.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt;Site 36 - Dome of  Prophet&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Dome of Prophet" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/36.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt;Site 37 - Dome of  Nahawiah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Dome of Nahawiah" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/37.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt;Site 38 - Dome of Yousef&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Dome of Yousef" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/38.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt;Site 39 - Dome of Mosa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Dome of Mosa" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/39.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt;Site 40 - Dome of Yousef  Agha&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Dome of Yousef Agha" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/40.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt;Site 41 - Omar Mosque&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Omar Mosque" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/41_1.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Omar Mosque" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/41_2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt;Site 42 - Al-Boraq  Mosque&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Al-Boraq Mosque" src="http://www.dana-home.com/images/Palestine/42.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-473747453094599047?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.palestinehistory.com' title='Photos Al Aqsa'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/473747453094599047/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=473747453094599047&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/473747453094599047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/473747453094599047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2007/12/photos-al-aqsa.html' title='Photos Al Aqsa'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-4357876829765150267</id><published>2007-12-08T22:09:00.000+07:00</published><updated>2007-12-08T22:14:25.751+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia islam'/><title type='text'>Masjidil Aqsa and Dome of the Rock</title><content type='html'>&lt;table style="font-family: verdana; text-align: left; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr valign="top"&gt; &lt;td id="maincontent"&gt;  &lt;div class="itemsubsub"&gt; &lt;div class="bodytext"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;img title="Blog Entry" style="" alt="Blog Entry" src="http://images.multiply.com/common/dot_clear.gif" height="24" width="24" /&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://kmunara.multiply.com/photos/hi-res/upload/RmJjeAoKCr4AAC5@SRM1"&gt;&lt;img class="alignright" style="width: 388px; height: 200px;" src="http://images.kmunara.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RmJjeAoKCr4AAC5@SRM1/Al_Aqsa%20and%20Dome%20of%20the%20Rock.JPG?et=UqP41aoXvEnj9IAoFFZewg" border="0" height="213" width="317" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;In Islam, Al-Aqsa is one of the  three most sacred places after Makkah and Madina. But do you know that the Al  Aqsa mosque and Al Sakhra mosque (well known as Dome of the Rock) are not the  same?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;They  are completely separate but they are very close each other. Both sit on the most  important and contested religious landmark in the world, known as Haram Al  Sharif (or the Noble Sanctuary). The jews call it &lt;span style="" lang="EN"&gt;Har HaBayit or &lt;/span&gt;the Temple Mount by the  westerns.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://kmunara.multiply.com/photos/hi-res/upload/RmJkoQoKCr4AAEX@Oew1"&gt;&lt;img class="alignright" src="http://images.kmunara.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RmJkoQoKCr4AAEX@Oew1/Al_aqsa_mosque%20and%20the%20dome%20of%20the%20rock.jpg?et=%2C7YJfP3JvfxGq4i271SK6Q" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;" align="justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;This is a bird eye view and the layout of the two  sites.&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dome of the  Rock can be easily identified with the gold dome while Al Aqsa mosque with the  lead dome.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;"&gt;However,  Al Aqsa mosque which shown here with the lead color dome is not the Al Aqsa  mosque referred in Quran. According to Ibn Taymiyah, one of the leading muslim  scholar, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;"&gt;al-Aqsa  is a name that refers to the whole area of the compound that was built by  Sulaiman a.s. (Solomon).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://kmunara.multiply.com/photos/hi-res/upload/RmWqMwoKCr4AAESWHgA1"&gt;&lt;img class="alignleft" src="http://images.kmunara.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RmWqMwoKCr4AAESWHgA1/al_aqsa_mosque_layout.jpg?et=E%2BN7qe02XnwcDq96AwUSng" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;"&gt;The story of Al Aqsa was mentioned in the  Qur’an:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;"&gt;"Glory to Allah, Who did take His servant for a journey by  night, from the Sacred Mosque to the Farthest Mosque, whose precincts We did  bless - in order that We might show him some of Our signs.  For He is the One  who hears and knows all things." (17:1)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Al Aqsa means the farthest. &lt;span style="" lang="EN"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;T&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;he  literal meaning of &lt;strong&gt;masjid&lt;/strong&gt; (mosque) does not mean a building or  any specific place. The word masjid derived from the root word "Saa Jaa Daa" in  Arabic which means (to prostrate) (act of worship). Al Aqsa &lt;span style="" lang="EN"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;also named as Baitul Maqdis or Baitul Al  Muqaddas or Al Quds (the holy  house).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;As mentioned as well in  Quran, Al Aqsa was the place at which Prophet Muhammad PBUH performed the first  commanded prayer after Isra and Mi'raj, it became the qibla (direction) that  Muslims faced during prayer and continued to be so for sixteen or seventeen  months. After a revelation recorded in the Qur'an (2:144-145) the qibla was then  turned towards Makkah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Back  in the old time, the place was established originally by Yakub a.s. (Jacob) as  the house of worship forty years after his grandfather Ibrahim a.s. (Abraham)  established the Kaaba. It was then used by succeeding prophets like Daud a.s.  (David), Sulaiman a.s. (Solomon), and Zakariah a.s. (Zacharias).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Imam Muslim quotes Abu  Dharr as saying:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;"I asked the beloved  Prophet Muhammad(PBUH) which was the first "mosque" [i.e. house of prayer] on  Earth?" &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;"The Sacred House of Prayer  (Masjid al-Haram), i.e. Kaaba)," he said. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;"'And then which', I  asked?" &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;"The Furthest House of  Prayer (Masjid al Aqsa)", he said. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;"I further asked, 'what was  the time span between the two'?" &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;"Forty  years," Muhammad(PBUH) replied.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Based on the  biblical history, first temple (the house of worship) &lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;built  on c. 967 &lt;/span&gt;&lt;st1:stockticker&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;BCE&lt;/span&gt;&lt;/st1:stockticker&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;,  destroyed c. 586 &lt;/span&gt;&lt;st1:stockticker&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;BCE&lt;/span&gt;&lt;/st1:stockticker&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;  by the Babylonians under the reign of&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt; Nebuchadnezzar.&lt;/span&gt; The  &lt;/span&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;st1:placename&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Second&lt;/span&gt;&lt;/st1:PlaceName&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;st1:placetype&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Temple&lt;/span&gt;&lt;/st1:PlaceType&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;  (rebuilt c. 516 &lt;/span&gt;&lt;st1:stockticker&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;BCE)  was&lt;/span&gt;&lt;/st1:stockticker&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt; destroyed  in the siege of &lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Jerusalem&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;  by the Romans in 70 CE).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://kmunara.multiply.com/photos/hi-res/upload/RmJlPAoKCr4AAFCrH0U1"&gt;&lt;img class="alignleft" src="http://images.kmunara.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RmJlPAoKCr4AAFCrH0U1/Al_aqsa_mosque.jpg?et=76Qq%2BsFRV8QLCeScXT1sjg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;strong&gt;Al Aqsa  Mosque:&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Al-Aqsa building as seen today is not the Al Aqsa  mosque referred in Quran. The building as seen on the picture on the left was  originally built  1300+ years ago by Abdul Malik bin Marwan and completed by his  son Caliph Al-Walid in 705 AD (the same Al-Walid who occupied Spain and made it  Andalusia).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://kmunara.multiply.com/photos/hi-res/upload/RmKI6woKCr4AAEB5S4s1"&gt;&lt;img class="alignleft" src="http://images.kmunara.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RmKI6woKCr4AAEB5S4s1/Al_aqsa_mosque3.jpg?et=KwyvkO8hzmyn%2BRfz%2CkzGHg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;The building suffered from several major earthquakes and was renovated  and reconstructed during the Abbasid followed by Fatimid. The form of the  present structure has remained essentially the same since it was reconstructed  by the Caliph Al Dhahir in 1033 AD. It is said that he did not alter it from the  previous architecture except to narrow it on each side.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;The building became known as Masjid al-Aqsa or Al-Aqsa Mosque, although  in reality the whole area of the Noble Sanctuary is considered Al-Aqsa  Mosque&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Why  the mosque was built in this spot not on the mi’raj rock area? After the conquer  of Jerusalem Caliph Umar bin Khattab wanted a place of prayer that did not  infringe on nearby Christian and Jewish worship places. He did this also to make  clear that the qibla of prayer was south, towards the Kaabah in  &lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Mecca&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;  and that Muslims never dispute the correct direction of prayer, resulting in  them possibly praying towards the rock, as the Jews were doing. He then laid the  foundation of the mosque and that's why some people referred it as mosque of  Umar. As mentioned above, the building of mosque eventually erected by Caliph Al-Walid.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://kmunara.multiply.com/photos/hi-res/upload/RmKKmAoKCr4AAGlo8dU1"&gt;&lt;img class="alignleft" src="http://images.kmunara.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RmKKmAoKCr4AAGlo8dU1/Al_aqsa_mosqu4.jpg?et=o0Fg4VyGyim0cpm3JcDkcA" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Al  Aqsa mosque view from outsidethe &lt;/span&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;st1:placetype&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Temple&lt;/span&gt;&lt;/st1:PlaceType&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;st1:placename&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Mount&lt;/span&gt;&lt;/st1:PlaceName&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;;  a south-westerly view.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;A portion of the Al-Asqa Mosque outer wall is  actually the Western Wall that is a central site of worship for Jews.  As a  result, there is much friction in this area between Muslims and Jews who contest  ownership of the land. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://kmunara.multiply.com/photos/hi-res/upload/RmWpgwoKCr4AADYuEok1"&gt;&lt;img class="alignleft" src="http://images.kmunara.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RmWpgwoKCr4AADYuEok1/aqsa.jpg?et=GjkC617kJ6taX8T7od%2Ci0w" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://kmunara.multiply.com/photos/hi-res/upload/RmWo7AoKCr4AAC410RY1"&gt;&lt;img class="alignleft" src="http://images.kmunara.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RmWo7AoKCr4AAC410RY1/alaqsa5.jpg?et=wOn6iQE4EwHFPxcyPo2kbg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://kmunara.multiply.com/photos/hi-res/upload/RmWpQQoKCr4AADFoWEc1"&gt;&lt;img class="alignleft" src="http://images.kmunara.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RmWpQQoKCr4AADFoWEc1/img0063.jpg?et=i62yqe37%2CeJeYXCZvel49w" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;  &lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://kmunara.multiply.com/photos/hi-res/upload/RmKJ8goKCr4AAFi1PJU1"&gt;&lt;img class="alignright" src="http://images.kmunara.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RmKJ8goKCr4AAFi1PJU1/Al_aqsa_mosque2.jpg?et=%2BTPoZypfatWyfVmAtr082Q" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;Al Aqsa mosque  interior&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://kmunara.multiply.com/photos/hi-res/upload/RmKPngoKCr4AAERfSew1"&gt;&lt;img class="alignleft" src="http://images.kmunara.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RmKPngoKCr4AAERfSew1/Al_aqsa_mosque%20interior.jpg?et=W8deUoAs%2BjDXEXqSz1H8IA" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://kmunara.multiply.com/photos/hi-res/upload/RmKQKgoKCr4AAE0JbhQ1"&gt;&lt;img class="alignright" src="http://images.kmunara.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RmKQKgoKCr4AAE0JbhQ1/Al_aqsa_mosque%20mihrab.jpg?et=zn9DewHQFRny56rYroteSw" border="0" height="293" width="201" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;Muslims listening to the teaching of Islam inside Al Aqsa  mosque&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;You will also see the same activity in Nabawi Mosque  Medinah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="right"&gt;The Mihrab&lt;/p&gt; &lt;p align="right"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://kmunara.multiply.com/photos/hi-res/upload/RmKQ8AoKCr4AAFldjI01"&gt;&lt;img class="alignleft" src="http://images.kmunara.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RmKQ8AoKCr4AAFldjI01/Domeoftherock2.jpg?et=lhHSw8lGGCjRwCOkEpLokw" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;The Dome of the Rock:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;It's named Al Sakhra mosque by muslims. It's  a building that covers the mi'raj stone located at the Al Aqsa  compound.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;It was built more than 1300 years ago by the  Umayyad Caliph Abdul Malik bin Marwan, it was completed in 691 AD, 6 years after  building commenced.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://kmunara.multiply.com/photos/hi-res/upload/RmWuMgoKCr4AAAb6@FQ1"&gt;&lt;img class="alignleft" style="width: 245px; height: 204px;" src="http://images.kmunara.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RmWuMgoKCr4AAAb6@FQ1/dome_of_the_rock_inside.jpg?et=GE%2B3ShJh9TXERhtrKsfQTw" border="0" height="235" width="257" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://kmunara.multiply.com/photos/hi-res/upload/Rma2UwoKCr4AAHWzVO41"&gt;&lt;img class="alignright" src="http://images.kmunara.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/Rma2UwoKCr4AAHWzVO41/dome_of_rock008.jpg?et=RfZEuaz3KyIACwyqzxILnw" border="0" height="196" width="270" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://kmunara.multiply.com/photos/hi-res/upload/RmJjeAoKCr4AAC5@SRM1"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;img class="alignleft" style="width: 327px; height: 226px;" src="http://images.kmunara.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RmKTaQoKCr4AABhjVik1/imagea.JPG?et=n8F%2CicL3C1v0ZOU2%2B0jJ3Q" border="0" height="185" width="270" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;In Quran (38:21), there  mentioned about the prayer niche (mihrab) of Daud a.s. (David). It was abandoned  and abused by the romans and the church at the time. When Caliph Umar bin  Khattab conquered Jerusalem, he asked the Patriarch of Jerusalem Sophronius to  show him what Umar spelled out as "Masjid Daud" (Mosque of David).&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://kmunara.multiply.com/photos/hi-res/upload/RmKY9AoKCr4AAHhB0dM1"&gt;&lt;img class="alignleft" style="width: 328px; height: 221px;" src="http://images.kmunara.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RmKY9AoKCr4AAHhB0dM1/Domeoftherock1.jpg?et=ftYnnaAw15%2Cc1dQlI0j6Bg" border="0" height="186" width="265" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;The  Patriarch took him to the door of the sanctuary which was almost blocked due to  the trash that was placed at the door. Umar looked left and right and said:  “Allah is Great, I swear by the one who holds my soul in his hand that this is  the Mosque of David which the prophet of Allah described to us after his night  journey.” Caliph Umar then started cleaning up the  place.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://kmunara.multiply.com/photos/hi-res/upload/RmKTygoKCr4AACD7lDo1"&gt;&lt;img class="alignright" src="http://images.kmunara.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RmKTygoKCr4AACD7lDo1/Domeoftherock.jpg?et=hVrUSQDQQSjJXph848mZGw" border="0" height="269" width="259" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://kmunara.multiply.com/photos/hi-res/upload/RmKSPgoKCr4AAHFa@sk1"&gt;&lt;img class="alignright" style="width: 254px; height: 180px;" src="http://images.kmunara.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RmKSPgoKCr4AAHFa@sk1/Domeoftherock3.jpg?et=rgRKiQ83YRYnC%2CFl6M%2BxzQ" border="0" height="209" width="283" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://kmunara.multiply.com/photos/hi-res/upload/RmKUSQoKCr4AACp0GHY1"&gt;&lt;img class="alignleft" src="http://images.kmunara.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RmKUSQoKCr4AACp0GHY1/Dome%20of%20the%20rock%20WestWall.jpg?et=0U8FnRIEjMRXU1DUGiDOyQ" border="0" height="180" width="253" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://kmunara.multiply.com/photos/hi-res/upload/RmKVtAoKCr4AAD7I9r41"&gt;&lt;img class="alignright" style="width: 259px; height: 182px;" src="http://images.kmunara.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RmKVtAoKCr4AAD7I9r41/photo_lg_jerusalem.jpg?et=rUvrtoGYCDAEFYhjEV4RXQ" border="0" height="185" width="269" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;After Caliph Umar cleaned up the mihrab of Daud  a.s., he asked Kaab al-Ahbar, a Jewish Rabbi who had converted to Islam and came  with Umar from &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Medina&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;,  to guide him to the place of the Rock. Umar again cleaned the place by using his  cloths to remove the trash covering the Rock. That's the rock that muslims  believe &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;to be the scene of Prophet Muhammad’s ascension into the  heavens.  In Jewish religion, the rock is the place where Abraham (Ibrahim a.s.)  almost sacrificed his son, Isaac (Ishaq a.s).  It’s also where Jews believe that  Jacob (Yakub a.s.) saw the ladder into Heaven. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://kmunara.multiply.com/photos/hi-res/upload/Rma1hQoKCr4AAGayJes1"&gt;&lt;img class="alignleft" src="http://images.kmunara.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/Rma1hQoKCr4AAGayJes1/Dome%20of%20the%20rock%20-%20Noble%20rock.jpg?et=N4UBp5nmys00Eh0i70tyDQ" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://kmunara.multiply.com/photos/hi-res/upload/Rma12woKCr4AAG9LI581"&gt;&lt;img class="alignright" src="http://images.kmunara.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/Rma12woKCr4AAG9LI581/The_rock_of_the_Dome_Noble%20Rock-OLD.jpg?et=ByVop54rkKZXPhDKZ5EFGQ" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;This is the rock  underneath the golden Dome.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;It's referred as Noble Rock or  foundation stone and is also referred to be the mi'raj  stone&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-4357876829765150267?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kmunara.multiply.com/journal/item/33/Al_Aqsa_Mosque_Dome_of_the_Rock' title='Masjidil Aqsa and Dome of the Rock'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/4357876829765150267/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=4357876829765150267&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/4357876829765150267'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/4357876829765150267'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2007/12/masjidil-aqsa-and-dome-of-rock.html' title='Masjidil Aqsa and Dome of the Rock'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-3289821106884957878</id><published>2007-12-07T22:05:00.000+07:00</published><updated>2008-11-19T15:29:48.406+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Foto'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia islam'/><title type='text'>Cafe Mirip Ka'bah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R1lh-rRdWBI/AAAAAAAAAJ4/qDGUNsofpJI/s1600-h/image005.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R1lh-rRdWBI/AAAAAAAAAJ4/qDGUNsofpJI/s400/image005.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5141248179015866386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R1lhybRdWAI/AAAAAAAAAJw/8k67V9TPF-A/s1600-h/image004.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R1lhybRdWAI/AAAAAAAAAJw/8k67V9TPF-A/s400/image004.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5141247968562468866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R1lhoLRdV_I/AAAAAAAAAJo/CruH5ggr0wY/s1600-h/image003.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R1lhoLRdV_I/AAAAAAAAAJo/CruH5ggr0wY/s400/image003.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5141247792468809714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ini adalah foto salah satu cafe yang ada di Amerika Serikat. Meniru-niru Ka'bah di Masjidil Haram. Penghinaan...&lt;br /&gt;Maha benar ALlah dengan segala firmanny: "dan orang-orang yahudi dan Nashara tidak akan pernah ridho kepadamu sehingga kamu mengikuti jalan (agama) mereka."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-3289821106884957878?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/3289821106884957878/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=3289821106884957878&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/3289821106884957878'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/3289821106884957878'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2007/12/cafe-mirip-kabah.html' title='Cafe Mirip Ka&apos;bah'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R1lh-rRdWBI/AAAAAAAAAJ4/qDGUNsofpJI/s72-c/image005.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-5954995575748854281</id><published>2007-12-07T21:24:00.001+07:00</published><updated>2008-11-19T15:29:48.515+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kurban'/><title type='text'>Qurban 1427 H</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R1lYM7RdV-I/AAAAAAAAAJg/xLtfSWP5kWQ/s1600-h/P1010136.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R1lYM7RdV-I/AAAAAAAAAJg/xLtfSWP5kWQ/s400/P1010136.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5141237428712724450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Inilah suasana setelah pemotongan hewan kurban di Masjid Al-Hakim BSD tahun lalu (1427 H). Tampak sang jagal sedang berdoa memohon agar kurban yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SUbhanahu Wa Ta'ala.&lt;br /&gt;Akankah tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya? Mudah-mudahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-5954995575748854281?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/5954995575748854281/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=5954995575748854281&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/5954995575748854281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/5954995575748854281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2007/12/qurban-1427-h.html' title='Qurban 1427 H'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R1lYM7RdV-I/AAAAAAAAAJg/xLtfSWP5kWQ/s72-c/P1010136.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-4466401660036256235</id><published>2007-12-06T21:53:00.003+07:00</published><updated>2010-03-18T10:21:31.530+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Masjid'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia islam'/><title type='text'>Merboth</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Marbot&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;merbot &lt;/span&gt;atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;merebot&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mardhot&lt;/span&gt; adalah istilah yang biasa dipakai untuk menyebut orang yang sehari-hari melaksanakan fungsional masjid mulai dari merawat mesjid, mengumandangkan adzan, mengimami shalat dan lain sebagainya. Entah dari mana asal kata istilah tersebut. Saya sendiri lebih suka menyebutnya&lt;span style="font-style: italic;"&gt; mardhot&lt;/span&gt; berasal dari bahasa arab &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mardhotillah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;artinya mencari keridhoan Allah. Apa pun asal katanya dan dari mana pun istilah berasal, bagi saya tidaklah menjadi masalah. Yang pasti peran dan fungsi mardhot adalah sangat vital bagi keberlangsungan kegiatan dan kemakmuran sebuah masjid.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menjadi seorang mardhot bukanlah pilihan utama kaum terpelajar. Mengapa? Berapa ribu sarjana muslim yang dihasilkan industri pendidikan kita setiap tahunnya? IAIN&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-4466401660036256235?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/4466401660036256235/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=4466401660036256235&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/4466401660036256235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/4466401660036256235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2007/12/marbot-atau-merbot-atau-merebot-atau.html' title='Merboth'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-282239782876096866</id><published>2007-12-02T14:01:00.000+07:00</published><updated>2007-12-02T14:03:18.418+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humor'/><title type='text'>Boleh saya bertanya?</title><content type='html'>Ada seorang pelajar yang sedang menunggu bus sambil&lt;br /&gt;merokok ditegur oleh seorang polisi.&lt;br /&gt;Polisi: "Kenapa kamu merokok?"&lt;br /&gt;Pelajar: "Saya suka, Pak."&lt;br /&gt;Polisi : "Dari mana uang kamu untuk membeli rokok?"&lt;br /&gt;Pelajar: "Dari uang jajan Saya."&lt;br /&gt;Polisi : "Sehari kamu habis berapa? Dan harganya berapa?"&lt;br /&gt;Pelajar: "Paling satu bungkus dan harganya sekitar Rp. 8000, Pak."&lt;br /&gt;Polisi : "Kenapa uang Rp. 8000 kamu bakar setiap hari?&lt;br /&gt;Coba kamu kumpulkan uang itu selama setahun, mungkin kamu bisa membeli&lt;br /&gt;sepeda motor, tidak perlu menunggu bus yang berdesakan seperti saat ini."&lt;br /&gt;Pelajar: "Sekarang saya boleh tanya sama bapak?"&lt;br /&gt;Polisi : "Tentu."&lt;br /&gt;Pelajar: "Apakah bapak merokok?"&lt;br /&gt;Polisi : "Tentu tidak."&lt;br /&gt;Pelajar: "Kok Saya tidak melihat motor Bapak?"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-282239782876096866?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/282239782876096866/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=282239782876096866&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/282239782876096866'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/282239782876096866'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2007/12/boleh-saya-bertanya.html' title='Boleh saya bertanya?'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-6001002706164258323</id><published>2007-12-02T10:47:00.000+07:00</published><updated>2007-12-03T12:48:22.137+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humor'/><title type='text'>Kertas</title><content type='html'>Yuni : Mengapa kau menulis surat dengan kertas berwarna Hijau Muda?&lt;br /&gt;Dena : Surat warna Hijau Muda itu artinya Aku Cinta Padamu;&lt;br /&gt;Yuni : Kalau kertas itu memakai kertas Biru Muda artinya apa?&lt;br /&gt;Dena :Melambangkan Suasana Pilu&lt;br /&gt;Yuni : Kalau kertasnya berwarna Merah?&lt;br /&gt;Dena : Asmara Yang Membara.&lt;br /&gt;Yuni : Kalau kertasnya warna Putih?&lt;br /&gt;Dena: Suci, Bersih, Jujur, Terbuka Tidak DiTutup-tutupi.&lt;br /&gt;Yuni : Kalau kertasnya Kuning?&lt;br /&gt;Dena: Melambangkan Hati Yang Gersang.&lt;br /&gt;Yuni : Kalau Merah Jambu?&lt;br /&gt;Dena: Sedang Jatuh Cinta.&lt;br /&gt;Yuni : Kalau Abu-abu?&lt;br /&gt;Dena :Melambangkan Hati Yang Sedang Sendu.&lt;br /&gt;Yuni : Kalau kertasnya Hitam?&lt;br /&gt;Dena: Itu namanya karbon, Goblok..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-6001002706164258323?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/6001002706164258323/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=6001002706164258323&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/6001002706164258323'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/6001002706164258323'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2007/12/yuni-mengapa-kau-menulis-surat-dengan.html' title='Kertas'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-3745118599672529388</id><published>2007-12-02T10:43:00.000+07:00</published><updated>2007-12-02T10:46:31.543+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humor'/><title type='text'>Terkadang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;Terkadang .. ketika Anda menangis .. tak seorang pun yang menyadari linangan air mata Anda.&lt;br /&gt;Terkadang .. ketika Anda amat sedih .. tak seorang pun yang melihat kepedihan hati Anda.&lt;br /&gt;Terkadang .. ketika Anda bahagia .. tak seorang pun yang memperhatikan senyum mengembang di bibir Anda.&lt;br /&gt;Akan tetapi .. ketika Anda kentut ..... semua orang menoleh ke diri Anda. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-3745118599672529388?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/3745118599672529388/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=3745118599672529388&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/3745118599672529388'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/3745118599672529388'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2007/12/terkadang.html' title='Terkadang'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-1766020258347482240</id><published>2007-11-30T15:51:00.003+07:00</published><updated>2007-11-30T16:12:42.106+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Idul Fitri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khutbah'/><title type='text'>Khutbah Idul Fitri 1428 H</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;SILATURAHIM SEBAGAI PENGUAT PERSAUDARAAN ISLAM&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Sungguh teramat pantas apabila Puja dan Puji kita panjatkan kehadirat Allah SWT. Pada pagi hari yang mulia ini, kita hadir di majelis ini untuk menandai datangnya Hari Raya Idul Fitri. Meskipun ada sebagian saudara-saudara kita yang telah merayakan Idul Fitri pada hari kemarin. Tapi Insya Allah itu semua tidak mengurangi syiar, khidmat dan keberkahan Idul Fitri yang kita lalui pada hari ini. Semoga para malaikat yang menyaksikan peristiwa sholat Idul Fitri di tempat ini, mencatat semua amal ibadah dan kesungguhan serta kekhusyuan yang kita lakukan di tempat ini, untuk kemudian dilaporkan kepada Allah SWT untuk dibalas dengan pahala yang berlipat ganda. Amin Ya Robbal Alamin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Allahu Akbar 3x, Walillahilhamdu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Jamaah Sholat Idul Fitri yang berbahagia !&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Kedatangan Idul Fitri adalah pertanda dari kepergian bulan Ramadhan, bulan yang penuh keistimewaan. Bulan yang penuh kesucian dan bulan yang penuh keberkahan. Bulan dimana saat-saat setiap kaum muslimin dibangkitkan hatinya untuk mendekat ke haribaan Ilahi. &lt;/span&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Bulan dimana setiap hati dimudahkan dan digerakkan untuk melaksanakan kebajikan. Masjid dan musholla semarak dengan berbagai kegiatan ibadah. Sholat Isya dan tarawih begitu ramai dengan jamaah. Wajah-wajah saudara kita yang lama tidak berjumpa, sekitar sebelas bulan tidak bertemu, telah dipertemukan dengan wasilah ibadah di masjid atau musholla. Hari-hari juga diisi dengan menjaga hati, menjauhi segala kemaksiatan dan segala perilaku yang akan merusak makna shaum kita. Bulan ramadhan juga kita hiasi dengan tadarus Al-Qur’an. Sebagian di antara kita juga mengadakan pengajian dan kajian-kajian agama. Sungguh Bulan Ramadhan ini dipenuhi suasana ibadah yang indah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Suasana televisi, radio, majalah, koran dan berbagai media massa lainnya juga diisi dengan berbagai acara dan program yang penuh nuansa relijius. Jalan-jalan dan pusat keramaian juga dipenuhi simbol-simbol yang mendukung suasana ibadah yang sedang kita jalani di bulan Ramadhan. Sehingga dimana-mana tampak betapa syiar ramadhan membangkitkan suasana keagamaan yang meningkat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Bahkan pada bulan Ramadhan, segala bentuk kebaikan dibalas dengan pahala yang berlipat ganda. Amal-amal sunnah dibalas dengan pahala amal yang wajib, bahkan dibandingkan berbuat keburukan, maka tidur saja dihitung sebagai ibadah. Di Dalam bulan Ramadhan disediakan tiga proses per sepuluh harian.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sepuluh hari pertama dialirkan Rahmat, sepuluh hari kedua dibagikan Maghfirah dan sepuluh hari terakhir dibebaskan kita dari api neraka. Adakah bulan-bulan lain yang seindah dan sebaik bulan Ramadhan ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Tapi kini, bulan Ramadhan yang mulia tersebut telah pergi. &lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Ia hanya akan kembali setahun lagi. Itupun jika Allah SWT masih memberi jatah usia kepada kita. Selamat jalan Ramadhan ! Selamat jalan bulan teragung ! Keindahanmu akan kami kenang. Bulan Ramadhan adalah bulan peningkatan kualitas kita sekaligus bulan penggemblengan diri kita semua. Ujian sesungguhnya yang akan kita hadapi adalah pada bulan-bulan selanjutnya. Mampukah kita terus menjaga semangat ramadhan pada bulan-bulan selanjutnya. Karena sesungguhnya ujian untuk menilai kita, yaitu menilai apakah kita termasuk hamba-hamba yang taat adalah sepanjang hidup kita, bukan hanya di bulan Ramadhan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Artinya: ”&lt;i style=""&gt;(Allah) Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;Dan dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;. (QS. Al-Mulk (67) : 2)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Pada bulan-bulan selanjutnya kita akan senantiasa mampu melaksanakan sholat fardlu lima waktu. Karena pada bulan Ramadhan kita telah dilatih, bukan hanya mengerjakan sholat fardlu lima waktu, kitapun dilatih dengan mengerjakan sholat sunnah seperti melaksanakan sholat tarawih. Pada bulan-bulan selanjutnya kita akan mampu menjauhi segala makanan dan minuman yang haram, karena pada bulan ramadhan kita bukan hanya dilatih menjauhi makanan dan minuman yang haram, tetapi juga makanan dan minuman yang halal, akan tetapi karena belum waktunya, maka sepanjang hari selama hampir 14 jam kita mampu menjauhinya. Pada bulan-bulan selanjutnya kita akan mampu menjauhi &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;kemaksiatan seperti berzina dan pergaulan bebas, mencuri atau korupsi dan berjudi, karena pada bulan ramadhan kita telah dilatih untuk menjaga mata dan kemaluan, menjaga perilaku serta menjaga hati kita agar senantiasa merasa tetap diawasi oleh Allah Azza wa Jalla yang Maha Menyaksikan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;Allahu Akbar 3x Walillahil Hamdu !&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;Jamaah sholat Idul Fitri yang dirahmati Allah !&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Kepergian ramadhan dan kedatangan Idul Fitri 1 Syawal ditandai dengan Takbir, Tasbih dan Tahmid yang kita kumandangkan. Untuk memuja dan memuji Allah sekaligus mengagungkan Asma Allah yang telah memberikan segala kekuatan kepada kita sehingga kita mampu melewati Ramadhan dan mengantarkan kita kepada 1 Syawal. Sebuah bentuk pengakuan akan segala kebesaran Allah. Dengan takbir yang kita kumandangkan, kita mengakui bahwa Allah lah pemilik segala kebesaran, kekuasaan dan kesombongan. Tidak boleh ada kekuasaan dan ketergantungan lain dalam hidup kita, kecuali kepada Allah Rabbul Izati. Tidak boleh kita takluk kepada kekuasaan manusia lain, tidak boleh kita tunduk kepada kekayaan atau materi dan tidak boleh kita menyembah kepada jin, gunung, batu-batu, pohon dan segala bentuk keramat yang diciptakan oleh kita sendiri. Karena yang patut disembah dan diagungkan hanyalah Allah SWT saja. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Kitapun tidak diperkenankan secara diam-diam membangun kesombongan dalam hati kita. Berbekal ketampanan atau kecantikan, berbekal pengetahuan atau keterampilan yang kita miliki, atau berbekal kekayaan dan kedudukan yang kita miliki, tanpa kita sadari telah bersemayam kesombongan dalam dada kita. &lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Karena semua yang kita miliki atau kita peroleh, semuanya berasal dari Allah. Allah sajalah yang pantas sombong dalam kehidupan ini.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Allah SWT berfirman :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;“Dan Janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong), dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. “&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt; (QS. Lukman : 18)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Rasulullah saw bersabda :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;“Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat sifat sombong, walaupun hanya sebesar dzarrah (atom)”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt; (HR. Muslim)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Setelah melewati berpuasa selama sebulan, dimana seluruh dosa-dosa hambanya yang berpuasa dengan penuh keimanan dan keikhlasan akan diampuni. Bagi manusia yang telah melaksanakan shaum sebulan penuh dengan penuh kesungguhan, maka dosa-dosanya akan dihapuskan. Dan sebagai penyempurnanya kita disunahkan untuk meminta maaf&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kepada sesama manusia, karena Allah hanya akan mengampuni dosa sesama manusia, manakala manusia lainnya itu juga telah mengampuni. Oleh karena itu, marilah kita manfaatkan suasana Idul Fitri ini untuk saling meminta maaf kepada sesama manusia, khususnya kepada manusia yang kita pernah berbuat khilaf dan salah. Sehingga kita betul-betul kembali suci, kembali kepada fitrah kita yang semula, seperti bayi yang baru dilahirkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Memohon maaf adalah suatu kehormatan kepada kita yang pernah berbuat salah. Kita tidak perlu malu dan merasa rendah diri untuk meminta maaf, karena di hadapan Allah siapa saja yang lebih dahulu meminta maaf lebih tinggi dan lebih mulia. Bahkan seandainyapun kita tidak merasa berbuat salah, maka meminta maaf menunjukkan kebesaran hati kita dan keluhuran kita untuk selalu waspada dan hati-hati, jangan-jangan kita tanpa sengaja pernah menyinggung atau menyakiti saudara kita. Dan kepada kita yang dimintai permohonan maaf, maka sudah seharusnya apabila kita mudahkan orang lain untuk dimaafkan kesalahannya. Janganlah kita menjadi manusia yang sulit memaafkan kesalahan orang lain. Janganlah kita menjadi manusia pendendam. Karena setiap kali kita menyimpan dendam, berarti kita telah menyimpan bibit-bibit masalah dalam hati kita yang akan membuat hati kita tidak akan pernah tenang. Siapa saja yang menyimpan dendam, maka akan sulit untuk mencapai kebahagiaan. Kalau perlu bahkan kita maafkan kesalahan orang lain, sebelum orang lain tersebut meminta maaf kepada kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Allah SWT berfirman di dalam Al-Qur’an :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Artinya : &lt;i style=""&gt;”Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.”&lt;/i&gt; (QS. Ali-Imran (3) : 133 -134)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Idul Fitri ini membangkitkan semangat untuk menjalinkan silaturahim di antara kita. Betapa indahnya jika pada Idul Fitri ini, seorang suami meminta maaf kepada istrinya, begitu pula seorang istri meminta maaf kepada suaminya. Pada Idul fitri ini juga anak-anak diharapkan meminta maaf kepada orang tuanya. Kepada saudara-saudara kita yang telah terputus persaudaraan dan persahabatan selama ini, maka kita dianjurkan untuk menyambungkan kembali. Kepada tetangga kita yang sudah lama terputus, maka kita dianjurkan untuk mempertautkan kembali.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Kehebatan silaturahim ini dapat kita lihat pada budaya mudik yang berkembang dalam masyarakat kita. Tidak sedikit di antara kita yang begitu memberikan makna penting silaturahim melalui mudik. Hasil mencari nafkah selama berbulan-bulan di kota-kota besar seringkali direlakan untuk membiayai perjalanan dan kegiatan selama mudik. Saudara-saudara kita yang lain harus rela berdesak-desakan di bis, kereta api dan kapal laut dalam rangka mudik guna mempererat silaturahim.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bahkan resiko kecelakaan dan ancaman nyawa seringkali dikalahkan demi mengusahakan sampai ke kampung halaman guna mempererat silaturahim dan tali persaudaraan ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Jika pada hari-hari biasanya, kita sekeluarga dengan saudara-saudara kita berpisah dimana saja sesuai pekerjaan dan tempat mencari nafkah yang kita peroleh, yaitu mengembangkan budaya ”Kumpul ora Kumpul Mangan”, maka pada Idul fitri ini kita kembali pada budaya ”Mangan ora mangan Kumpul”, yaitu budaya bertemu dan bersilaturahim secara bersama-sama.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mudik adalah sebuah tradisi yang penuh sentuhan jiwa. Sebuah panggilan akan kehangatan suasana sekeluarga pada masa kecil dan masa kanak-kanak, saat kita bersama-sama. Mengenang kebersamaan kita dengan kakak dan adik-adik saat kedua orang tua kita masih muda. Dengan apa yang ada dalam rumah tangga kita, menikmati semuanya secara bersama. Mudik juga adalah panggilan kehangatan kita kepada kerabat dan tetangga kita di kampung halaman. Mengenang masa kecil saat bermain bersama dan kunjung mengunjungi dalam suasana yang dekat dan penuh persaudaraan. Sungguh ini merupakan romantisme yang secara emosional sering hadir dalam suasana Idul fitri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Tali silaturahim ini juga bukan hanya kita sambungkan kembali kepada orang-orang yang masih hidup, akan tetapi juga kepada yang telah mendahului kita. Khususnya kepada kedua orang tua kita. Kita datangi kuburnya, kita doakan mereka dan kita kenang segala kebaikannya. Karena kadang pada hari-hari biasa, saat kita disibukkan dengan segala urusan kita, maka orang tua dan saudara-saudara kita yang telah meninggal terlupakan untuk sekedar kita doakan. Maka kesempatan mudik dan Idul Fitri memberikan kita untuk melakukan itu semua.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Dengan penguatan tali silaturahim melalui kunjung-mengunjungi, saling meminta maaf dan saling mendo’akan, maka tali ukhuwah Islamiyah juga akan ikut menguat. Dengan penguatan tali silaturahim, maka persaudaraan Islam juga akan semakin meningkat. Karena pada dasarnya kita sebagai sesama muslim adalah bersaudara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Allah SWT berfirman :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Artinya : &lt;i style=""&gt;”Sesungguhnya orang-orang mu’min adalah bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat.” &lt;/i&gt;(QS. Al-Hujurat (49) : 10) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Rasulullah saw juga bersabda :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Artinya : &lt;i style=""&gt;”Perumpamaan orang yang beriman yang saling mencintai dan saling menyayangi serta saling mengasihi bagaikan satu tubuh, apabila satu anggota menderita sakit, maka yang lain ikut merasakan sehingga tidak bisa tidur dan merasa demam”. &lt;/i&gt;(HR. Bukhari dan Muslim)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Terjalinnya persaudaraan Islam yang kokoh akan mendukung terbentuknya masyarakat yang kuat. Masyarakat yang tidak mudah dipecahbelah dan diadu domba. Yaitu masyarakat yang saling menghargai dan penuh toleransi. Setiap perbedaan akan disikapi dengan cara yang dewasa, bukan dihadapi dengan cara emosi dan membesar-besarkan perbedaan dan pertentangan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Masyarakat yang penuh suasana persaudaraan Islam adalah masyarakat yang lebih mengutamakan bekerja keras untuk berbuat kebajikan. Setiap orang disibukkan dengan berlomba-lomba dalam berbuat baik. Mereka saling tolong menolong dalam menyeru kepada yang ma’ruf dan menjauhi perbuatan nista dan cela. Setiap orang akan memanfaatkan apa yang dalam dirinya atau dimilikinya untuk memberi manfaat bagi sekelilingnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Masyarakat yang penuh persaudaraan Islam bukanlah masyarakat yang saling menonjolkan diri pada hal-hal yang tidak penting atau tidak berguna dan salah. &lt;/span&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Seperti berbangga-bangga tentang kekayaan, ketampanan dan kecantikan serta gaya hidup yang menyimpang dari Jalan Ilahi. Akan tetapi masyarakat yang lebih banyak berlomba untuk lebih banyak beribadah kepada Allah, lebih banyak beramal sholeh, berusaha keras untuk menafkahi keluarga dengan jalan yang halal dan senantiasa untuk mengukir prestasi positif dan memebrikan manfaat dalam kehidupan serta lingkungan sosial. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Semoga Momentum Idul Fitri ini akan memperbaiki seluruh tali silaturahim di antara keluarga kita, memperbaiki tali persaudaraan dengan tetangga kita dan tali persaudaraan di antara sesama umat Islam dan umat manusia pada umumnya. Amin &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Marilah kita berdo’a bersama- sama :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Ya Allah, Ya Rabbana, kami yang berkumpul di majelis ini datang karena memenuhi seruan-Mu. Melaksanakan salah satu perintah-Mu,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mensyiarkan agama-Mu dan mengagungkan Nama-Mu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Ya Allah Ya Rabbana, segala pujian, takbir dan tahmid yang kami lafalkan semoga menjadi pengakuan kebesaran-Mu, Memuji segala kekuasaan yang ada pada-Mu dan Mensucikan segala kemuliaan-Mu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Duhai Allah yang Maha Melihat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Sungguh Engkau Tahu, betapa banyak kesalahan telah kami lakukan, betapa banyak kekhilafan dan kealpaan pernah kami perbuat, betapa banyak dosa-dosa pernah kami kerjakan. Baik yang diketahui orang lain, maupun dosa-dosa yang hanya Engkau Yang Mengetahui-Nya. Dosa-dosa yang kami kerjakan sejak kami masih kecil, dosa yang kami kerjakan pada masa remaja dan dosa yang kami lakukan hinggalah dewasa kini. Ampunilah semua dosa-dosa kami Ya Allah, Sebab, kepada siapa lagi kami hendak memohonkan Ampun, kecuali kepada Engkau Ya Allah. Meskipun kami diliputi dosa, kami memberanikan diri untuk memohonkan ampun kepada-Mu Ya Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Ya Allah Yang Maha Menyaksikan,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Ampunilah dosa kedua orang tua kami, yang telah membesarkan dan mendidik kami sejak dari kecil sampai kami berumah tangga. Bahkan setelah berumah tanggapun kadang kami masih merepotkan mereka berdua. Kasihilah kedua orang tua kami yang telah melakukan berbagai pengorbanan demi kebahagian kami, meskipun kadang kami masih menyakitinya, meskipun kadang kami kurang memperhatikannya, meskipun kadang kami melukai hatinya. Apabila mereka berdua telah meninggal dunia Ya Allah, terangilah kuburnya, mudahkan hisabnya, bebaskan dosanya dan masukkanlah kedua orang tua kami ke dalam surga-Mu Ya Allah. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Ya Allah maafkan dan ampuni kami, apabila pada hari ini tidak mampu mengunjungi orantua kami, karena kesulitan hidup kami.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Ya Allah Ya Rabbana, Ampunilah dosa kakak dan adik kami, dosa keluarga dan kerabat kami, baik yang dekat maupun kerabat yang jauh. Ampunilah dosa guru-guru kami, yang mengajari kami mengenal huruf hijaiyah, yang mengajari kami mengenal huruf latin dan mampu mengeja kata, yang mengajari kami berbagai pengetahuan, yang mengajari kami kesalehan dan ketakwaan, yang kadang-kadang namanya sudah kami lupakan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Yang mungkin pernah kami sakiti atau yang penah kami benci. Ampunilah dosa-dosa mereka Ya Allah, hapuskan dosa-dosa mereka karena kebaikan yang pernah diberikan kepada kami.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Ya Allah Ya Rabbana, Ampunilah dosa istri atau suami kami, Jadikanlah istri kami, istri yang shalihah. Jadikanlah suami kami suami yang shalih. Istri-istri yang tidak mengkhianati suaminya dan suami-suami yang tidak mengkhianati istrinya. Jadikanlah istri atau suami kami sebagai pemberi ketenangan dan kebahagiaan bagi kami, sekaligus pengingat kami, apabila kami lalai. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Ya Allah Ampunilah dosa anak-anak kami. Jadikanlah anak-anak kami, anak-anak yang shaleh, anak-anak yang cerdas, anak-anak yang berakhlak mulia dan anak-anak yang senantiasa berbakti kepada kedua orang tuanya. Anak-anak yang dapat menjadi pelanjut dakwah Islam, yang senantiasa mengajak kepada kebaikan dan menjauhi kemungkaran. Jadikanlah kualitas anak-anak kami lebih baik dari generasi kami di hadapan-Mu Ya Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Ya Allah Ya Rabbana, tanamkanlah jiwa persaudaraan di dalam dada kami. Sebuah semangat untuk saling mencintai dan menghargai dengan sudara-saudara kami demi mengharapkan cinta dan ridlo dari-Mu Ya Allah. Tanamkanlah semangat persaudaraan ke dalam dada kaum muslimin untuk bersama-sama meninggikan kalimat-Mu di muka bumi ini. Tanamkanlah semangat persaudaraan antar sesama pada bangsa Indonesia, baik rakyatnya, maupun para pemimpinnya, khususnya dalam menghadapi situasi aneka bencana baik bencana alam, bencana kecelakaan, maupun bencana sosial. Jauhkan kami dari pertentangan, dan dekatkan kami dalam mencari solusi untuk mengatasi masalah saudara-saudara kami dan bangsa kami.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Ya Allah pertemukanlah kami, orang tua kami, istri atau suami kami, anak-anak kami, keluarga, para guru dan para pemimpin yang shalih di surga nanti dengan para nabi dan rasul, para shiddiqiin, para shuhada serta para shalihin. &lt;/span&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Ya Allah masukkan kami ke dalam jannah-Mu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;Masjid Al-Muhajirian, Yayasan Al-Munawwarah&lt;br /&gt;Bukit Pamulang Indah&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Ahmad Juwaini&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-1766020258347482240?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/1766020258347482240/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=1766020258347482240&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/1766020258347482240'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/1766020258347482240'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2007/11/khutbah-idul-fitri-1428-h.html' title='Khutbah Idul Fitri 1428 H'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-876785825675488273</id><published>2007-11-30T15:51:00.002+07:00</published><updated>2008-01-30T13:49:29.239+07:00</updated><title type='text'>Khutbah Idul Fitri 1428 H</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;SILATURAHIM SEBAGAI PENGUAT PERSAUDARAAN ISLAM&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Sungguh teramat pantas apabila Puja dan Puji kita panjatkan kehadirat Allah SWT. Pada pagi hari yang mulia ini, kita hadir di majelis ini untuk menandai datangnya Hari Raya Idul Fitri. Meskipun ada sebagian saudara-saudara kita yang telah merayakan Idul Fitri pada hari kemarin. Tapi Insya Allah itu semua tidak mengurangi syiar, khidmat dan keberkahan Idul Fitri yang kita lalui pada hari ini. Semoga para malaikat yang menyaksikan peristiwa sholat Idul Fitri di tempat ini, mencatat semua amal ibadah dan kesungguhan serta kekhusyuan yang kita lakukan di tempat ini, untuk kemudian dilaporkan kepada Allah SWT untuk dibalas dengan pahala yang berlipat ganda. Amin Ya Robbal Alamin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Allahu Akbar 3x, Walillahilhamdu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Jamaah Sholat Idul Fitri yang berbahagia !&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Kedatangan Idul Fitri adalah pertanda dari kepergian bulan Ramadhan, bulan yang penuh keistimewaan. Bulan yang penuh kesucian dan bulan yang penuh keberkahan. Bulan dimana saat-saat setiap kaum muslimin dibangkitkan hatinya untuk mendekat ke haribaan Ilahi. &lt;/span&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Bulan dimana setiap hati dimudahkan dan digerakkan untuk melaksanakan kebajikan. Masjid dan musholla semarak dengan berbagai kegiatan ibadah. Sholat Isya dan tarawih begitu ramai dengan jamaah. Wajah-wajah saudara kita yang lama tidak berjumpa, sekitar sebelas bulan tidak bertemu, telah dipertemukan dengan wasilah ibadah di masjid atau musholla. Hari-hari juga diisi dengan menjaga hati, menjauhi segala kemaksiatan dan segala perilaku yang akan merusak makna shaum kita. Bulan ramadhan juga kita hiasi dengan tadarus Al-Qur’an. Sebagian di antara kita juga mengadakan pengajian dan kajian-kajian agama. Sungguh Bulan Ramadhan ini dipenuhi suasana ibadah yang indah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Suasana televisi, radio, majalah, koran dan berbagai media massa lainnya juga diisi dengan berbagai acara dan program yang penuh nuansa relijius. Jalan-jalan dan pusat keramaian juga dipenuhi simbol-simbol yang mendukung suasana ibadah yang sedang kita jalani di bulan Ramadhan. Sehingga dimana-mana tampak betapa syiar ramadhan membangkitkan suasana keagamaan yang meningkat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Bahkan pada bulan Ramadhan, segala bentuk kebaikan dibalas dengan pahala yang berlipat ganda. Amal-amal sunnah dibalas dengan pahala amal yang wajib, bahkan dibandingkan berbuat keburukan, maka tidur saja dihitung sebagai ibadah. Di Dalam bulan Ramadhan disediakan tiga proses per sepuluh harian.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sepuluh hari pertama dialirkan Rahmat, sepuluh hari kedua dibagikan Maghfirah dan sepuluh hari terakhir dibebaskan kita dari api neraka. Adakah bulan-bulan lain yang seindah dan sebaik bulan Ramadhan ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Tapi kini, bulan Ramadhan yang mulia tersebut telah pergi. &lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Ia hanya akan kembali setahun lagi. Itupun jika Allah SWT masih memberi jatah usia kepada kita. Selamat jalan Ramadhan ! Selamat jalan bulan teragung ! Keindahanmu akan kami kenang. Bulan Ramadhan adalah bulan peningkatan kualitas kita sekaligus bulan penggemblengan diri kita semua. Ujian sesungguhnya yang akan kita hadapi adalah pada bulan-bulan selanjutnya. Mampukah kita terus menjaga semangat ramadhan pada bulan-bulan selanjutnya. Karena sesungguhnya ujian untuk menilai kita, yaitu menilai apakah kita termasuk hamba-hamba yang taat adalah sepanjang hidup kita, bukan hanya di bulan Ramadhan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Artinya: ”&lt;i style=""&gt;(Allah) Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;Dan dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;. (QS. Al-Mulk (67) : 2)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;Pada bulan-bulan selanjutnya kita akan senantiasa mampu melaksanakan sholat fardlu lima waktu. Karena pada bulan Ramadhan kita telah dilatih, bukan hanya mengerjakan sholat fardlu lima waktu, kitapun dilatih dengan mengerjakan sholat sunnah seperti melaksanakan sholat tarawih. Pada bulan-bulan selanjutnya kita akan mampu menjauhi segala makanan dan minuman yang haram, karena pada bulan ramadhan kita bukan hanya dilatih menjauhi makanan dan minuman yang haram, tetapi juga makanan dan minuman yang halal, akan tetapi karena belum waktunya, maka sepanjang hari selama hampir 14 jam kita mampu menjauhinya. Pada bulan-bulan selanjutnya kita akan mampu menjauhi &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;kemaksiatan seperti berzina dan pergaulan bebas, mencuri atau korupsi dan berjudi, karena pada bulan ramadhan kita telah dilatih untuk menjaga mata dan kemaluan, menjaga perilaku serta menjaga hati kita agar senantiasa merasa tetap diawasi oleh Allah Azza wa Jalla yang Maha Menyaksikan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;Allahu Akbar 3x Walillahil Hamdu !&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;Jamaah sholat Idul Fitri yang dirahmati Allah !&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;Kepergian ramadhan dan kedatangan Idul Fitri 1 Syawal ditandai dengan Takbir, Tasbih dan Tahmid yang kita kumandangkan. Untuk memuja dan memuji Allah sekaligus mengagungkan Asma Allah yang telah memberikan segala kekuatan kepada kita sehingga kita mampu melewati Ramadhan dan mengantarkan kita kepada 1 Syawal. Sebuah bentuk pengakuan akan segala kebesaran Allah. Dengan takbir yang kita kumandangkan, kita mengakui bahwa Allah lah pemilik segala kebesaran, kekuasaan dan kesombongan. Tidak boleh ada kekuasaan dan ketergantungan lain dalam hidup kita, kecuali kepada Allah Rabbul Izati. Tidak boleh kita takluk kepada kekuasaan manusia lain, tidak boleh kita tunduk kepada kekayaan atau materi dan tidak boleh kita menyembah kepada jin, gunung, batu-batu, pohon dan segala bentuk keramat yang diciptakan oleh kita sendiri. Karena yang patut disembah dan diagungkan hanyalah Allah SWT saja. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Kitapun tidak diperkenankan secara diam-diam membangun kesombongan dalam hati kita. Berbekal ketampanan atau kecantikan, berbekal pengetahuan atau keterampilan yang kita miliki, atau berbekal kekayaan dan kedudukan yang kita miliki, tanpa kita sadari telah bersemayam kesombongan dalam dada kita. &lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Karena semua yang kita miliki atau kita peroleh, semuanya berasal dari Allah. Allah sajalah yang pantas sombong dalam kehidupan ini.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Allah SWT berfirman :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;“Dan Janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong), dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. “&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt; (QS. Lukman : 18)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Rasulullah saw bersabda :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;“Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat sifat sombong, walaupun hanya sebesar dzarrah (atom)”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt; (HR. Muslim)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Setelah melewati berpuasa selama sebulan, dimana seluruh dosa-dosa hambanya yang berpuasa dengan penuh keimanan dan keikhlasan akan diampuni. Bagi manusia yang telah melaksanakan shaum sebulan penuh dengan penuh kesungguhan, maka dosa-dosanya akan dihapuskan. Dan sebagai penyempurnanya kita disunahkan untuk meminta maaf&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kepada sesama manusia, karena Allah hanya akan mengampuni dosa sesama manusia, manakala manusia lainnya itu juga telah mengampuni. Oleh karena itu, marilah kita manfaatkan suasana Idul Fitri ini untuk saling meminta maaf kepada sesama manusia, khususnya kepada manusia yang kita pernah berbuat khilaf dan salah. Sehingga kita betul-betul kembali suci, kembali kepada fitrah kita yang semula, seperti bayi yang baru dilahirkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Memohon maaf adalah suatu kehormatan kepada kita yang pernah berbuat salah. Kita tidak perlu malu dan merasa rendah diri untuk meminta maaf, karena di hadapan Allah siapa saja yang lebih dahulu meminta maaf lebih tinggi dan lebih mulia. Bahkan seandainyapun kita tidak merasa berbuat salah, maka meminta maaf menunjukkan kebesaran hati kita dan keluhuran kita untuk selalu waspada dan hati-hati, jangan-jangan kita tanpa sengaja pernah menyinggung atau menyakiti saudara kita. Dan kepada kita yang dimintai permohonan maaf, maka sudah seharusnya apabila kita mudahkan orang lain untuk dimaafkan kesalahannya. Janganlah kita menjadi manusia yang sulit memaafkan kesalahan orang lain. Janganlah kita menjadi manusia pendendam. Karena setiap kali kita menyimpan dendam, berarti kita telah menyimpan bibit-bibit masalah dalam hati kita yang akan membuat hati kita tidak akan pernah tenang. Siapa saja yang menyimpan dendam, maka akan sulit untuk mencapai kebahagiaan. Kalau perlu bahkan kita maafkan kesalahan orang lain, sebelum orang lain tersebut meminta maaf kepada kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Allah SWT berfirman di dalam Al-Qur’an :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Artinya : &lt;i style=""&gt;”Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.”&lt;/i&gt; (QS. Ali-Imran (3) : 133 -134)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Idul Fitri ini membangkitkan semangat untuk menjalinkan silaturahim di antara kita. Betapa indahnya jika pada Idul Fitri ini, seorang suami meminta maaf kepada istrinya, begitu pula seorang istri meminta maaf kepada suaminya. Pada Idul fitri ini juga anak-anak diharapkan meminta maaf kepada orang tuanya. Kepada saudara-saudara kita yang telah terputus persaudaraan dan persahabatan selama ini, maka kita dianjurkan untuk menyambungkan kembali. Kepada tetangga kita yang sudah lama terputus, maka kita dianjurkan untuk mempertautkan kembali.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Kehebatan silaturahim ini dapat kita lihat pada budaya mudik yang berkembang dalam masyarakat kita. Tidak sedikit di antara kita yang begitu memberikan makna penting silaturahim melalui mudik. Hasil mencari nafkah selama berbulan-bulan di kota-kota besar seringkali direlakan untuk membiayai perjalanan dan kegiatan selama mudik. Saudara-saudara kita yang lain harus rela berdesak-desakan di bis, kereta api dan kapal laut dalam rangka mudik guna mempererat silaturahim.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bahkan resiko kecelakaan dan ancaman nyawa seringkali dikalahkan demi mengusahakan sampai ke kampung halaman guna mempererat silaturahim dan tali persaudaraan ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Jika pada hari-hari biasanya, kita sekeluarga dengan saudara-saudara kita berpisah dimana saja sesuai pekerjaan dan tempat mencari nafkah yang kita peroleh, yaitu mengembangkan budaya ”Kumpul ora Kumpul Mangan”, maka pada Idul fitri ini kita kembali pada budaya ”Mangan ora mangan Kumpul”, yaitu budaya bertemu dan bersilaturahim secara bersama-sama.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mudik adalah sebuah tradisi yang penuh sentuhan jiwa. Sebuah panggilan akan kehangatan suasana sekeluarga pada masa kecil dan masa kanak-kanak, saat kita bersama-sama. Mengenang kebersamaan kita dengan kakak dan adik-adik saat kedua orang tua kita masih muda. Dengan apa yang ada dalam rumah tangga kita, menikmati semuanya secara bersama. Mudik juga adalah panggilan kehangatan kita kepada kerabat dan tetangga kita di kampung halaman. Mengenang masa kecil saat bermain bersama dan kunjung mengunjungi dalam suasana yang dekat dan penuh persaudaraan. Sungguh ini merupakan romantisme yang secara emosional sering hadir dalam suasana Idul fitri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Tali silaturahim ini juga bukan hanya kita sambungkan kembali kepada orang-orang yang masih hidup, akan tetapi juga kepada yang telah mendahului kita. Khususnya kepada kedua orang tua kita. Kita datangi kuburnya, kita doakan mereka dan kita kenang segala kebaikannya. Karena kadang pada hari-hari biasa, saat kita disibukkan dengan segala urusan kita, maka orang tua dan saudara-saudara kita yang telah meninggal terlupakan untuk sekedar kita doakan. Maka kesempatan mudik dan Idul Fitri memberikan kita untuk melakukan itu semua.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Dengan penguatan tali silaturahim melalui kunjung-mengunjungi, saling meminta maaf dan saling mendo’akan, maka tali ukhuwah Islamiyah juga akan ikut menguat. Dengan penguatan tali silaturahim, maka persaudaraan Islam juga akan semakin meningkat. Karena pada dasarnya kita sebagai sesama muslim adalah bersaudara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Allah SWT berfirman :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Artinya : &lt;i style=""&gt;”Sesungguhnya orang-orang mu’min adalah bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat.” &lt;/i&gt;(QS. Al-Hujurat (49) : 10) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Rasulullah saw juga bersabda :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Artinya : &lt;i style=""&gt;”Perumpamaan orang yang beriman yang saling mencintai dan saling menyayangi serta saling mengasihi bagaikan satu tubuh, apabila satu anggota menderita sakit, maka yang lain ikut merasakan sehingga tidak bisa tidur dan merasa demam”. &lt;/i&gt;(HR. Bukhari dan Muslim)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Terjalinnya persaudaraan Islam yang kokoh akan mendukung terbentuknya masyarakat yang kuat. Masyarakat yang tidak mudah dipecahbelah dan diadu domba. Yaitu masyarakat yang saling menghargai dan penuh toleransi. Setiap perbedaan akan disikapi dengan cara yang dewasa, bukan dihadapi dengan cara emosi dan membesar-besarkan perbedaan dan pertentangan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Masyarakat yang penuh suasana persaudaraan Islam adalah masyarakat yang lebih mengutamakan bekerja keras untuk berbuat kebajikan. Setiap orang disibukkan dengan berlomba-lomba dalam berbuat baik. Mereka saling tolong menolong dalam menyeru kepada yang ma’ruf dan menjauhi perbuatan nista dan cela. Setiap orang akan memanfaatkan apa yang dalam dirinya atau dimilikinya untuk memberi manfaat bagi sekelilingnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Masyarakat yang penuh persaudaraan Islam bukanlah masyarakat yang saling menonjolkan diri pada hal-hal yang tidak penting atau tidak berguna dan salah. &lt;/span&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Seperti berbangga-bangga tentang kekayaan, ketampanan dan kecantikan serta gaya hidup yang menyimpang dari Jalan Ilahi. Akan tetapi masyarakat yang lebih banyak berlomba untuk lebih banyak beribadah kepada Allah, lebih banyak beramal sholeh, berusaha keras untuk menafkahi keluarga dengan jalan yang halal dan senantiasa untuk mengukir prestasi positif dan memebrikan manfaat dalam kehidupan serta lingkungan sosial. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Semoga Momentum Idul Fitri ini akan memperbaiki seluruh tali silaturahim di antara keluarga kita, memperbaiki tali persaudaraan dengan tetangga kita dan tali persaudaraan di antara sesama umat Islam dan umat manusia pada umumnya. Amin &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Marilah kita berdo’a bersama- sama :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Ya Allah, Ya Rabbana, kami yang berkumpul di majelis ini datang karena memenuhi seruan-Mu. Melaksanakan salah satu perintah-Mu,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mensyiarkan agama-Mu dan mengagungkan Nama-Mu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Ya Allah Ya Rabbana, segala pujian, takbir dan tahmid yang kami lafalkan semoga menjadi pengakuan kebesaran-Mu, Memuji segala kekuasaan yang ada pada-Mu dan Mensucikan segala kemuliaan-Mu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Duhai Allah yang Maha Melihat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Sungguh Engkau Tahu, betapa banyak kesalahan telah kami lakukan, betapa banyak kekhilafan dan kealpaan pernah kami perbuat, betapa banyak dosa-dosa pernah kami kerjakan. Baik yang diketahui orang lain, maupun dosa-dosa yang hanya Engkau Yang Mengetahui-Nya. Dosa-dosa yang kami kerjakan sejak kami masih kecil, dosa yang kami kerjakan pada masa remaja dan dosa yang kami lakukan hinggalah dewasa kini. Ampunilah semua dosa-dosa kami Ya Allah, Sebab, kepada siapa lagi kami hendak memohonkan Ampun, kecuali kepada Engkau Ya Allah. Meskipun kami diliputi dosa, kami memberanikan diri untuk memohonkan ampun kepada-Mu Ya Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Ya Allah Yang Maha Menyaksikan,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Ampunilah dosa kedua orang tua kami, yang telah membesarkan dan mendidik kami sejak dari kecil sampai kami berumah tangga. Bahkan setelah berumah tanggapun kadang kami masih merepotkan mereka berdua. Kasihilah kedua orang tua kami yang telah melakukan berbagai pengorbanan demi kebahagian kami, meskipun kadang kami masih menyakitinya, meskipun kadang kami kurang memperhatikannya, meskipun kadang kami melukai hatinya. Apabila mereka berdua telah meninggal dunia Ya Allah, terangilah kuburnya, mudahkan hisabnya, bebaskan dosanya dan masukkanlah kedua orang tua kami ke dalam surga-Mu Ya Allah. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Ya Allah maafkan dan ampuni kami, apabila pada hari ini tidak mampu mengunjungi orantua kami, karena kesulitan hidup kami.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Ya Allah Ya Rabbana, Ampunilah dosa kakak dan adik kami, dosa keluarga dan kerabat kami, baik yang dekat maupun kerabat yang jauh. Ampunilah dosa guru-guru kami, yang mengajari kami mengenal huruf hijaiyah, yang mengajari kami mengenal huruf latin dan mampu mengeja kata, yang mengajari kami berbagai pengetahuan, yang mengajari kami kesalehan dan ketakwaan, yang kadang-kadang namanya sudah kami lupakan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Yang mungkin pernah kami sakiti atau yang penah kami benci. Ampunilah dosa-dosa mereka Ya Allah, hapuskan dosa-dosa mereka karena kebaikan yang pernah diberikan kepada kami.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Ya Allah Ya Rabbana, Ampunilah dosa istri atau suami kami, Jadikanlah istri kami, istri yang shalihah. Jadikanlah suami kami suami yang shalih. Istri-istri yang tidak mengkhianati suaminya dan suami-suami yang tidak mengkhianati istrinya. Jadikanlah istri atau suami kami sebagai pemberi ketenangan dan kebahagiaan bagi kami, sekaligus pengingat kami, apabila kami lalai. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;Ya Allah Ampunilah dosa anak-anak kami. Jadikanlah anak-anak kami, anak-anak yang shaleh, anak-anak yang cerdas, anak-anak yang berakhlak mulia dan anak-anak yang senantiasa berbakti kepada kedua orang tuanya. Anak-anak yang dapat menjadi pelanjut dakwah Islam, yang senantiasa mengajak kepada kebaikan dan menjauhi kemungkaran. Jadikanlah kualitas anak-anak kami lebih baik dari generasi kami di hadapan-Mu Ya Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;Ya Allah Ya Rabbana, tanamkanlah jiwa persaudaraan di dalam dada kami. Sebuah semangat untuk saling mencintai dan menghargai dengan sudara-saudara kami demi mengharapkan cinta dan ridlo dari-Mu Ya Allah. Tanamkanlah semangat persaudaraan ke dalam dada kaum muslimin untuk bersama-sama meninggikan kalimat-Mu di muka bumi ini. Tanamkanlah semangat persaudaraan antar sesama pada bangsa Indonesia, baik rakyatnya, maupun para pemimpinnya, khususnya dalam menghadapi situasi aneka bencana baik bencana alam, bencana kecelakaan, maupun bencana sosial. Jauhkan kami dari pertentangan, dan dekatkan kami dalam mencari solusi untuk mengatasi masalah saudara-saudara kami dan bangsa kami.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;Ya Allah pertemukanlah kami, orang tua kami, istri atau suami kami, anak-anak kami, keluarga, para guru dan para pemimpin yang shalih di surga nanti dengan para nabi dan rasul, para shiddiqiin, para shuhada serta para shalihin. &lt;/span&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Ya Allah masukkan kami ke dalam jannah-Mu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; Masjid Al-Muhajirian, Yayasan Al-Munawwarah&lt;br /&gt;Bukit Pamulang Indah&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Ahmad Juwaini&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-876785825675488273?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/876785825675488273/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=876785825675488273&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/876785825675488273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/876785825675488273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2007/11/khutbah-idul-fitri-1428-h_30.html' title='Khutbah Idul Fitri 1428 H'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-7364443300384543360</id><published>2007-11-30T15:51:00.001+07:00</published><updated>2008-01-30T13:50:23.303+07:00</updated><title type='text'>Khutbah Idul Fitri 1428 H</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;SILATURAHIM SEBAGAI PENGUAT PERSAUDARAAN ISLAM&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Sungguh teramat pantas apabila Puja dan Puji kita panjatkan kehadirat Allah SWT. Pada pagi hari yang mulia ini, kita hadir di majelis ini untuk menandai datangnya Hari Raya Idul Fitri. Meskipun ada sebagian saudara-saudara kita yang telah merayakan Idul Fitri pada hari kemarin. Tapi Insya Allah itu semua tidak mengurangi syiar, khidmat dan keberkahan Idul Fitri yang kita lalui pada hari ini. Semoga para malaikat yang menyaksikan peristiwa sholat Idul Fitri di tempat ini, mencatat semua amal ibadah dan kesungguhan serta kekhusyuan yang kita lakukan di tempat ini, untuk kemudian dilaporkan kepada Allah SWT untuk dibalas dengan pahala yang berlipat ganda. Amin Ya Robbal Alamin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Allahu Akbar 3x, Walillahilhamdu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Jamaah Sholat Idul Fitri yang berbahagia !&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Kedatangan Idul Fitri adalah pertanda dari kepergian bulan Ramadhan, bulan yang penuh keistimewaan. Bulan yang penuh kesucian dan bulan yang penuh keberkahan. Bulan dimana saat-saat setiap kaum muslimin dibangkitkan hatinya untuk mendekat ke haribaan Ilahi. &lt;/span&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Bulan dimana setiap hati dimudahkan dan digerakkan untuk melaksanakan kebajikan. Masjid dan musholla semarak dengan berbagai kegiatan ibadah. Sholat Isya dan tarawih begitu ramai dengan jamaah. Wajah-wajah saudara kita yang lama tidak berjumpa, sekitar sebelas bulan tidak bertemu, telah dipertemukan dengan wasilah ibadah di masjid atau musholla. Hari-hari juga diisi dengan menjaga hati, menjauhi segala kemaksiatan dan segala perilaku yang akan merusak makna shaum kita. Bulan ramadhan juga kita hiasi dengan tadarus Al-Qur’an. Sebagian di antara kita juga mengadakan pengajian dan kajian-kajian agama. Sungguh Bulan Ramadhan ini dipenuhi suasana ibadah yang indah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Suasana televisi, radio, majalah, koran dan berbagai media massa lainnya juga diisi dengan berbagai acara dan program yang penuh nuansa relijius. Jalan-jalan dan pusat keramaian juga dipenuhi simbol-simbol yang mendukung suasana ibadah yang sedang kita jalani di bulan Ramadhan. Sehingga dimana-mana tampak betapa syiar ramadhan membangkitkan suasana keagamaan yang meningkat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Bahkan pada bulan Ramadhan, segala bentuk kebaikan dibalas dengan pahala yang berlipat ganda. Amal-amal sunnah dibalas dengan pahala amal yang wajib, bahkan dibandingkan berbuat keburukan, maka tidur saja dihitung sebagai ibadah. Di Dalam bulan Ramadhan disediakan tiga proses per sepuluh harian.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sepuluh hari pertama dialirkan Rahmat, sepuluh hari kedua dibagikan Maghfirah dan sepuluh hari terakhir dibebaskan kita dari api neraka. Adakah bulan-bulan lain yang seindah dan sebaik bulan Ramadhan ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Tapi kini, bulan Ramadhan yang mulia tersebut telah pergi. &lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Ia hanya akan kembali setahun lagi. Itupun jika Allah SWT masih memberi jatah usia kepada kita. Selamat jalan Ramadhan ! Selamat jalan bulan teragung ! Keindahanmu akan kami kenang. Bulan Ramadhan adalah bulan peningkatan kualitas kita sekaligus bulan penggemblengan diri kita semua. Ujian sesungguhnya yang akan kita hadapi adalah pada bulan-bulan selanjutnya. Mampukah kita terus menjaga semangat ramadhan pada bulan-bulan selanjutnya. Karena sesungguhnya ujian untuk menilai kita, yaitu menilai apakah kita termasuk hamba-hamba yang taat adalah sepanjang hidup kita, bukan hanya di bulan Ramadhan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Artinya: ”&lt;i style=""&gt;(Allah) Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;Dan dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;. (QS. Al-Mulk (67) : 2)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;Pada bulan-bulan selanjutnya kita akan senantiasa mampu melaksanakan sholat fardlu lima waktu. Karena pada bulan Ramadhan kita telah dilatih, bukan hanya mengerjakan sholat fardlu lima waktu, kitapun dilatih dengan mengerjakan sholat sunnah seperti melaksanakan sholat tarawih. Pada bulan-bulan selanjutnya kita akan mampu menjauhi segala makanan dan minuman yang haram, karena pada bulan ramadhan kita bukan hanya dilatih menjauhi makanan dan minuman yang haram, tetapi juga makanan dan minuman yang halal, akan tetapi karena belum waktunya, maka sepanjang hari selama hampir 14 jam kita mampu menjauhinya. Pada bulan-bulan selanjutnya kita akan mampu menjauhi &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;kemaksiatan seperti berzina dan pergaulan bebas, mencuri atau korupsi dan berjudi, karena pada bulan ramadhan kita telah dilatih untuk menjaga mata dan kemaluan, menjaga perilaku serta menjaga hati kita agar senantiasa merasa tetap diawasi oleh Allah Azza wa Jalla yang Maha Menyaksikan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;Allahu Akbar 3x Walillahil Hamdu !&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;Jamaah sholat Idul Fitri yang dirahmati Allah !&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;Kepergian ramadhan dan kedatangan Idul Fitri 1 Syawal ditandai dengan Takbir, Tasbih dan Tahmid yang kita kumandangkan. Untuk memuja dan memuji Allah sekaligus mengagungkan Asma Allah yang telah memberikan segala kekuatan kepada kita sehingga kita mampu melewati Ramadhan dan mengantarkan kita kepada 1 Syawal. Sebuah bentuk pengakuan akan segala kebesaran Allah. Dengan takbir yang kita kumandangkan, kita mengakui bahwa Allah lah pemilik segala kebesaran, kekuasaan dan kesombongan. Tidak boleh ada kekuasaan dan ketergantungan lain dalam hidup kita, kecuali kepada Allah Rabbul Izati. Tidak boleh kita takluk kepada kekuasaan manusia lain, tidak boleh kita tunduk kepada kekayaan atau materi dan tidak boleh kita menyembah kepada jin, gunung, batu-batu, pohon dan segala bentuk keramat yang diciptakan oleh kita sendiri. Karena yang patut disembah dan diagungkan hanyalah Allah SWT saja. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Kitapun tidak diperkenankan secara diam-diam membangun kesombongan dalam hati kita. Berbekal ketampanan atau kecantikan, berbekal pengetahuan atau keterampilan yang kita miliki, atau berbekal kekayaan dan kedudukan yang kita miliki, tanpa kita sadari telah bersemayam kesombongan dalam dada kita. &lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Karena semua yang kita miliki atau kita peroleh, semuanya berasal dari Allah. Allah sajalah yang pantas sombong dalam kehidupan ini.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Allah SWT berfirman :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;“Dan Janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong), dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. “&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt; (QS. Lukman : 18)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Rasulullah saw bersabda :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;“Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat sifat sombong, walaupun hanya sebesar dzarrah (atom)”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt; (HR. Muslim)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Setelah melewati berpuasa selama sebulan, dimana seluruh dosa-dosa hambanya yang berpuasa dengan penuh keimanan dan keikhlasan akan diampuni. Bagi manusia yang telah melaksanakan shaum sebulan penuh dengan penuh kesungguhan, maka dosa-dosanya akan dihapuskan. Dan sebagai penyempurnanya kita disunahkan untuk meminta maaf&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kepada sesama manusia, karena Allah hanya akan mengampuni dosa sesama manusia, manakala manusia lainnya itu juga telah mengampuni. Oleh karena itu, marilah kita manfaatkan suasana Idul Fitri ini untuk saling meminta maaf kepada sesama manusia, khususnya kepada manusia yang kita pernah berbuat khilaf dan salah. Sehingga kita betul-betul kembali suci, kembali kepada fitrah kita yang semula, seperti bayi yang baru dilahirkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Memohon maaf adalah suatu kehormatan kepada kita yang pernah berbuat salah. Kita tidak perlu malu dan merasa rendah diri untuk meminta maaf, karena di hadapan Allah siapa saja yang lebih dahulu meminta maaf lebih tinggi dan lebih mulia. Bahkan seandainyapun kita tidak merasa berbuat salah, maka meminta maaf menunjukkan kebesaran hati kita dan keluhuran kita untuk selalu waspada dan hati-hati, jangan-jangan kita tanpa sengaja pernah menyinggung atau menyakiti saudara kita. Dan kepada kita yang dimintai permohonan maaf, maka sudah seharusnya apabila kita mudahkan orang lain untuk dimaafkan kesalahannya. Janganlah kita menjadi manusia yang sulit memaafkan kesalahan orang lain. Janganlah kita menjadi manusia pendendam. Karena setiap kali kita menyimpan dendam, berarti kita telah menyimpan bibit-bibit masalah dalam hati kita yang akan membuat hati kita tidak akan pernah tenang. Siapa saja yang menyimpan dendam, maka akan sulit untuk mencapai kebahagiaan. Kalau perlu bahkan kita maafkan kesalahan orang lain, sebelum orang lain tersebut meminta maaf kepada kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Allah SWT berfirman di dalam Al-Qur’an :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Artinya : &lt;i style=""&gt;”Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.”&lt;/i&gt; (QS. Ali-Imran (3) : 133 -134)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Idul Fitri ini membangkitkan semangat untuk menjalinkan silaturahim di antara kita. Betapa indahnya jika pada Idul Fitri ini, seorang suami meminta maaf kepada istrinya, begitu pula seorang istri meminta maaf kepada suaminya. Pada Idul fitri ini juga anak-anak diharapkan meminta maaf kepada orang tuanya. Kepada saudara-saudara kita yang telah terputus persaudaraan dan persahabatan selama ini, maka kita dianjurkan untuk menyambungkan kembali. Kepada tetangga kita yang sudah lama terputus, maka kita dianjurkan untuk mempertautkan kembali.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Kehebatan silaturahim ini dapat kita lihat pada budaya mudik yang berkembang dalam masyarakat kita. Tidak sedikit di antara kita yang begitu memberikan makna penting silaturahim melalui mudik. Hasil mencari nafkah selama berbulan-bulan di kota-kota besar seringkali direlakan untuk membiayai perjalanan dan kegiatan selama mudik. Saudara-saudara kita yang lain harus rela berdesak-desakan di bis, kereta api dan kapal laut dalam rangka mudik guna mempererat silaturahim.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bahkan resiko kecelakaan dan ancaman nyawa seringkali dikalahkan demi mengusahakan sampai ke kampung halaman guna mempererat silaturahim dan tali persaudaraan ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Jika pada hari-hari biasanya, kita sekeluarga dengan saudara-saudara kita berpisah dimana saja sesuai pekerjaan dan tempat mencari nafkah yang kita peroleh, yaitu mengembangkan budaya ”Kumpul ora Kumpul Mangan”, maka pada Idul fitri ini kita kembali pada budaya ”Mangan ora mangan Kumpul”, yaitu budaya bertemu dan bersilaturahim secara bersama-sama.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mudik adalah sebuah tradisi yang penuh sentuhan jiwa. Sebuah panggilan akan kehangatan suasana sekeluarga pada masa kecil dan masa kanak-kanak, saat kita bersama-sama. Mengenang kebersamaan kita dengan kakak dan adik-adik saat kedua orang tua kita masih muda. Dengan apa yang ada dalam rumah tangga kita, menikmati semuanya secara bersama. Mudik juga adalah panggilan kehangatan kita kepada kerabat dan tetangga kita di kampung halaman. Mengenang masa kecil saat bermain bersama dan kunjung mengunjungi dalam suasana yang dekat dan penuh persaudaraan. Sungguh ini merupakan romantisme yang secara emosional sering hadir dalam suasana Idul fitri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Tali silaturahim ini juga bukan hanya kita sambungkan kembali kepada orang-orang yang masih hidup, akan tetapi juga kepada yang telah mendahului kita. Khususnya kepada kedua orang tua kita. Kita datangi kuburnya, kita doakan mereka dan kita kenang segala kebaikannya. Karena kadang pada hari-hari biasa, saat kita disibukkan dengan segala urusan kita, maka orang tua dan saudara-saudara kita yang telah meninggal terlupakan untuk sekedar kita doakan. Maka kesempatan mudik dan Idul Fitri memberikan kita untuk melakukan itu semua.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Dengan penguatan tali silaturahim melalui kunjung-mengunjungi, saling meminta maaf dan saling mendo’akan, maka tali ukhuwah Islamiyah juga akan ikut menguat. Dengan penguatan tali silaturahim, maka persaudaraan Islam juga akan semakin meningkat. Karena pada dasarnya kita sebagai sesama muslim adalah bersaudara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Allah SWT berfirman :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Artinya : &lt;i style=""&gt;”Sesungguhnya orang-orang mu’min adalah bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat.” &lt;/i&gt;(QS. Al-Hujurat (49) : 10) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Rasulullah saw juga bersabda :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Artinya : &lt;i style=""&gt;”Perumpamaan orang yang beriman yang saling mencintai dan saling menyayangi serta saling mengasihi bagaikan satu tubuh, apabila satu anggota menderita sakit, maka yang lain ikut merasakan sehingga tidak bisa tidur dan merasa demam”. &lt;/i&gt;(HR. Bukhari dan Muslim)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Terjalinnya persaudaraan Islam yang kokoh akan mendukung terbentuknya masyarakat yang kuat. Masyarakat yang tidak mudah dipecahbelah dan diadu domba. Yaitu masyarakat yang saling menghargai dan penuh toleransi. Setiap perbedaan akan disikapi dengan cara yang dewasa, bukan dihadapi dengan cara emosi dan membesar-besarkan perbedaan dan pertentangan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Masyarakat yang penuh suasana persaudaraan Islam adalah masyarakat yang lebih mengutamakan bekerja keras untuk berbuat kebajikan. Setiap orang disibukkan dengan berlomba-lomba dalam berbuat baik. Mereka saling tolong menolong dalam menyeru kepada yang ma’ruf dan menjauhi perbuatan nista dan cela. Setiap orang akan memanfaatkan apa yang dalam dirinya atau dimilikinya untuk memberi manfaat bagi sekelilingnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Masyarakat yang penuh persaudaraan Islam bukanlah masyarakat yang saling menonjolkan diri pada hal-hal yang tidak penting atau tidak berguna dan salah. &lt;/span&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Seperti berbangga-bangga tentang kekayaan, ketampanan dan kecantikan serta gaya hidup yang menyimpang dari Jalan Ilahi. Akan tetapi masyarakat yang lebih banyak berlomba untuk lebih banyak beribadah kepada Allah, lebih banyak beramal sholeh, berusaha keras untuk menafkahi keluarga dengan jalan yang halal dan senantiasa untuk mengukir prestasi positif dan memebrikan manfaat dalam kehidupan serta lingkungan sosial. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Semoga Momentum Idul Fitri ini akan memperbaiki seluruh tali silaturahim di antara keluarga kita, memperbaiki tali persaudaraan dengan tetangga kita dan tali persaudaraan di antara sesama umat Islam dan umat manusia pada umumnya. Amin &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Marilah kita berdo’a bersama- sama :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Ya Allah, Ya Rabbana, kami yang berkumpul di majelis ini datang karena memenuhi seruan-Mu. Melaksanakan salah satu perintah-Mu,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mensyiarkan agama-Mu dan mengagungkan Nama-Mu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Ya Allah Ya Rabbana, segala pujian, takbir dan tahmid yang kami lafalkan semoga menjadi pengakuan kebesaran-Mu, Memuji segala kekuasaan yang ada pada-Mu dan Mensucikan segala kemuliaan-Mu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Duhai Allah yang Maha Melihat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Sungguh Engkau Tahu, betapa banyak kesalahan telah kami lakukan, betapa banyak kekhilafan dan kealpaan pernah kami perbuat, betapa banyak dosa-dosa pernah kami kerjakan. Baik yang diketahui orang lain, maupun dosa-dosa yang hanya Engkau Yang Mengetahui-Nya. Dosa-dosa yang kami kerjakan sejak kami masih kecil, dosa yang kami kerjakan pada masa remaja dan dosa yang kami lakukan hinggalah dewasa kini. Ampunilah semua dosa-dosa kami Ya Allah, Sebab, kepada siapa lagi kami hendak memohonkan Ampun, kecuali kepada Engkau Ya Allah. Meskipun kami diliputi dosa, kami memberanikan diri untuk memohonkan ampun kepada-Mu Ya Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Ya Allah Yang Maha Menyaksikan,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Ampunilah dosa kedua orang tua kami, yang telah membesarkan dan mendidik kami sejak dari kecil sampai kami berumah tangga. Bahkan setelah berumah tanggapun kadang kami masih merepotkan mereka berdua. Kasihilah kedua orang tua kami yang telah melakukan berbagai pengorbanan demi kebahagian kami, meskipun kadang kami masih menyakitinya, meskipun kadang kami kurang memperhatikannya, meskipun kadang kami melukai hatinya. Apabila mereka berdua telah meninggal dunia Ya Allah, terangilah kuburnya, mudahkan hisabnya, bebaskan dosanya dan masukkanlah kedua orang tua kami ke dalam surga-Mu Ya Allah. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Ya Allah maafkan dan ampuni kami, apabila pada hari ini tidak mampu mengunjungi orantua kami, karena kesulitan hidup kami.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Ya Allah Ya Rabbana, Ampunilah dosa kakak dan adik kami, dosa keluarga dan kerabat kami, baik yang dekat maupun kerabat yang jauh. Ampunilah dosa guru-guru kami, yang mengajari kami mengenal huruf hijaiyah, yang mengajari kami mengenal huruf latin dan mampu mengeja kata, yang mengajari kami berbagai pengetahuan, yang mengajari kami kesalehan dan ketakwaan, yang kadang-kadang namanya sudah kami lupakan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Yang mungkin pernah kami sakiti atau yang penah kami benci. Ampunilah dosa-dosa mereka Ya Allah, hapuskan dosa-dosa mereka karena kebaikan yang pernah diberikan kepada kami.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Ya Allah Ya Rabbana, Ampunilah dosa istri atau suami kami, Jadikanlah istri kami, istri yang shalihah. Jadikanlah suami kami suami yang shalih. Istri-istri yang tidak mengkhianati suaminya dan suami-suami yang tidak mengkhianati istrinya. Jadikanlah istri atau suami kami sebagai pemberi ketenangan dan kebahagiaan bagi kami, sekaligus pengingat kami, apabila kami lalai. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;Ya Allah Ampunilah dosa anak-anak kami. Jadikanlah anak-anak kami, anak-anak yang shaleh, anak-anak yang cerdas, anak-anak yang berakhlak mulia dan anak-anak yang senantiasa berbakti kepada kedua orang tuanya. Anak-anak yang dapat menjadi pelanjut dakwah Islam, yang senantiasa mengajak kepada kebaikan dan menjauhi kemungkaran. Jadikanlah kualitas anak-anak kami lebih baik dari generasi kami di hadapan-Mu Ya Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;Ya Allah Ya Rabbana, tanamkanlah jiwa persaudaraan di dalam dada kami. Sebuah semangat untuk saling mencintai dan menghargai dengan sudara-saudara kami demi mengharapkan cinta dan ridlo dari-Mu Ya Allah. Tanamkanlah semangat persaudaraan ke dalam dada kaum muslimin untuk bersama-sama meninggikan kalimat-Mu di muka bumi ini. Tanamkanlah semangat persaudaraan antar sesama pada bangsa Indonesia, baik rakyatnya, maupun para pemimpinnya, khususnya dalam menghadapi situasi aneka bencana baik bencana alam, bencana kecelakaan, maupun bencana sosial. Jauhkan kami dari pertentangan, dan dekatkan kami dalam mencari solusi untuk mengatasi masalah saudara-saudara kami dan bangsa kami.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="ES" style="font-family:Arial;"&gt;Ya Allah pertemukanlah kami, orang tua kami, istri atau suami kami, anak-anak kami, keluarga, para guru dan para pemimpin yang shalih di surga nanti dengan para nabi dan rasul, para shiddiqiin, para shuhada serta para shalihin. &lt;/span&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Ya Allah masukkan kami ke dalam jannah-Mu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; Masjid Al-Muhajirian, Yayasan Al-Munawwarah&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;Bukit Pamulang Indah&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Ahmad Juwaini&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-7364443300384543360?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/7364443300384543360/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=7364443300384543360&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/7364443300384543360'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/7364443300384543360'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2007/11/khutbah-idul-fitri-1428-h_8667.html' title='Khutbah Idul Fitri 1428 H'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-2228768246171633993</id><published>2007-11-28T20:30:00.000+07:00</published><updated>2008-11-19T15:29:48.751+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wakaf'/><title type='text'>Pemahaman Masyarakat Indonesia Terhadap Wakaf</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R01u-uVK6rI/AAAAAAAAAIg/y0RDLI4GxpY/s1600-h/Bunga%2Bdi%2BDusun%2BKunjani.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 209px; height: 160px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R01u-uVK6rI/AAAAAAAAAIg/y0RDLI4GxpY/s400/Bunga%2Bdi%2BDusun%2BKunjani.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5137884773767375538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Sejak zaman dahulu, yaitu sejak sebelum Islam masuk ke &lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;, semangat, peran dan fungsi wakaf (walaupun waktu itu namanya [mungkin] bukan wakaf) telah dipraktikkan oleh sebagian besar masyarakat &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;. Setelah Islam datang, ajaran tersebut tidak dihilangkan bahkan lebih disempurnakan lagi, karena ternyata ajaran sesuai dengan ajaran Islam. Bukan hanya itu, dalam kegiatan adat pun ajaran semisal wakaf ternyata diajarkan, dan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;huma &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Arial;"&gt;serang&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Arial;"&gt; (di Cibeo Banten) adalah salah satu contohnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Sesuatu yang menjadi lebih unik adalah bahwa muslim &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; berwakaf dalam bentuk yang berbeda-beda dan dengan nama yang berbeda pula. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; yang berwakaf tanah, kebun, bangunan dan benda mati lainnya seperti mushaf Al-Qur’an, sajadah, dan lain sebagainya. Bukan hanya itu, istilah yang digunakan pun ternyata berbeda pula. Di Aceh disebut dengan &lt;i style=""&gt;wakeuh&lt;/i&gt;, di Gayo disebut dengan &lt;i style=""&gt;wokos&lt;/i&gt;, dan di Payakumbuh disebut dengan &lt;i style=""&gt;ibah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Motivasi seseorang untuk berwakaf pun ternyata berbeda-beda. Paling tidak, ada dua motivator seseorang untuk berwakaf:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Faktor ideologis. Wakaf adalah suatu ibadah yang dianjurkan oleh agama dan merupakan manipestasi dari keimanan seseorang. Dalam ajaran Islam, harta adalah asset yang diatur oleh pemiliknya, tidak malah sebaliknya, harta yang mengatur pemiliknya. Islam juga mengajarkan bahwa harta tidak dibenarkan hanya dikuasai oleh segelintir orang (Q.S. At-Taubah:103).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Faktor sosial-ekonomis. Biasanya, zakat digunakan dalam hal-hal yang bersifat emergency dan kebutuhan dasar. Lalu bagaimana dengan pengembangan selanjutnya? Disinilah wakaf berperan. Ia menjadi modal untuk pengembangan dan mengatasi masalah sosial dan ekonomi kemasyarakatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Secara umum, pemahaman mayarakat muslim &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; terhadap wakaf banyak dipengaruhi oleh mazhab Syafiiyyah. Pemahaman tersebut antara lain:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                      &lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Wakaf dianggap cukup/sah dengan hanya ikrar lisani. Keluguan, kejujuran dan sikap saling percaya masyarakat &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; sangat berpengaruh dalam tata cara mereka berwakaf. Karena dasar itulah kebanyakan masyarakat muslim &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; menganggap cukup/sah wakafnya hanya dengan lisan saja tanpa ada hitam di atas putih, yang pada gilirannya menimbulkan persengketaan yang sulit dicari titik temunya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Hal lain yang sudah mereka fahami sejak dulu mengenai wakaf adalah bahwa wakaf harus memenuhi persyaratan antara lain:&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Benda yang memiliki nilai guna. Tidak sah hukumnya berwakaf selain benda seperti hak-hak yang berkaitan dengan benda, seperti hak irigasi, hak pakai, dll.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Benda bergerak atau tidak bergerak yang kekal fungsi dan manfaatnya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Benda yang diwakafkan harus jelas (tertentu ketika terjadi akad).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Benda yang akan diwakafkan berstatus &lt;i style=""&gt;al-milku at-tam &lt;/i&gt;dari si wakifnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Kedudukan harta yang telah diwakafkan. Harta yang sudah diwakafkan sudah berubah kepemilikannya menjadi milik Allah dan umum, sehingga tidak dapat diperjual-belikan, diwariskan, digadaikan dan sebagainya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Maukuf alaih. Kebanyakan masyarakat muslim &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; berwakaf kepada:&lt;/span&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Keluarga atau orang tertentu (wakaf ahli) yang ditunjuk wakif &lt;/span&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Keagamaan atau kemasyarakatan (wakaf khairi)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Boleh tidaknya menukar/menjual harta wakaf. Mayoritas wakif muslim &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; memegang teguh pendapat Imam Syafii yang tidak memperbolehkan penukaran harta wakaf dengan alasan apa pun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-2228768246171633993?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/2228768246171633993/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=2228768246171633993&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/2228768246171633993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/2228768246171633993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2007/11/pemahaman-masyarakat-indonesia-terhadap.html' title='Pemahaman Masyarakat Indonesia Terhadap Wakaf'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R01u-uVK6rI/AAAAAAAAAIg/y0RDLI4GxpY/s72-c/Bunga%2Bdi%2BDusun%2BKunjani.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-2748300317080920114</id><published>2007-11-28T20:16:00.000+07:00</published><updated>2008-11-19T15:29:48.926+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muamalah'/><title type='text'>Syarat Jual Beli</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R01wzOVK6sI/AAAAAAAAAIo/CsEts-NXK7Y/s1600-h/jual+beli.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R01wzOVK6sI/AAAAAAAAAIo/CsEts-NXK7Y/s400/jual+beli.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5137886775222135490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;Syarat-syarat dalam jual beli selalu berhubungan dengan orang yang berakad (‘aqid) dan obyek akad (Ma’qud alaih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Syarat ‘Aqid&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Berakal. Tidak sah akadnya orang yang gila, mabuk, dan lain-lain. Ketika orang tersebut terkadang gila dan terkadang sembuh, maka ketika sembuh tersebutlah ‘akadnya dianggap sah.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tamyiz. Maka tidak sah akadnya anak-anak yang belum mumayyiz.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Syarat Ma’qud ‘Alaih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Suci Dzatnya. Tetapi boleh menjual barang yang najis yang bermanfaat, asalkan bukan untuk makan dan minum atau masuk ke dalam tubuh manusia.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bermanfaat. Maka tidak boleh menjual ular, umpamanya, kecuali bila ia bermanfaat seperti untuk untuk diambil kulitnya. Boleh juga memperjualbelikan gajah untuk sarana angkutan, dan burung untuk menyenangkan mata dan telinga kita, walaupun tidak dimakan. Tidak boleh memperjualbelikan anjing, kecuali anjing yang telah terlatih baik untuk berburu maupun sebagai penjaga. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh an-Nasa’I dari Jabir, bahwasanya Rasulullah saw dari harga anjing kecuali anjing pemburu.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Ada juga&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Milik ‘Aqid. Bila terjadi akad, dan barangnya adalah bukan milik si ‘aqid (‘aqad fuduli), maka ada kemungkinan akad tersebut sah, tetapi ada juga kemungkinan akad tersebut tidak sah. Bila sang pemilik ternyata mengizinkan, maka sah. Bila tidak, maka tidak sah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dapat diserahkan dengan jelas. Tidak boleh hukumnya memperjual belikan sesuatu yang tidak jelas sehingga sulit untuk diserahterimakan seperti memperjualbelikan ikan yang masih ada di dalam kolam.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Barang dan harganya diketahui. Bila menjual barang yang tidak ada di tempat transaksi, maka sifat dari barang tersebut harus diceritakan dengan benar. Bila sesuai, maka sah. Bila tidak, maka ada hak khiyar.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Serah terima.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-2748300317080920114?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/2748300317080920114/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=2748300317080920114&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/2748300317080920114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/2748300317080920114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2007/11/syarat-jual-beli.html' title='Syarat Jual Beli'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R01wzOVK6sI/AAAAAAAAAIo/CsEts-NXK7Y/s72-c/jual+beli.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-3910965276005949008</id><published>2007-11-23T05:53:00.000+07:00</published><updated>2008-11-19T15:29:49.057+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humor'/><title type='text'>Siapa Si Bedebah itu...hah..?</title><content type='html'>&lt;div face="verdana" style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R00u1uVK6oI/AAAAAAAAAII/wr0V7-LdnUE/s1600-h/cat-laugh.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 139px; height: 144px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R00u1uVK6oI/AAAAAAAAAII/wr0V7-LdnUE/s400/cat-laugh.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5137814250404375170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sang ayah Dan ibu sangat murka ketika mengetahui anak perempuan mereka Hamil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Siapa si bedebah itu, hah...??", teriak sang ayah, sedang si ibu hanya bisa menangis.&lt;br /&gt;"Suruh dia datang kesini, cepa...tt!"&lt;br /&gt;Si anak pun menelepon pria yang menghamilinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setengah jam kemudian sebuah Mobil Ferrari merah berhenti di depan rumah. Seorang lelaki separuh baya keluar dari Mobil, memberi salam lalu masuk Kerumah. Lelaki itu berhadapan dengan ibu dan ayah perempuan yang telah Dihamilinya.&lt;br /&gt;Dia berkata, "Saya lelaki yang telah menghamili anak anda. Tapi Terus terang saya katakan, saya tidak dapat menikahi anak Anda karena isteri saya tak mengizinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bagaimanapun, saya akan bertanggung jawab. Sekiranya anak anda Melahirkan seorang bayi perempuan saya akan wasiatkan untuknya dua buah Supermarket, sebuah hotel Dan uang tunai 5 milyar rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekiranya dia melahirkan anak lelaki saya akan wasiatkan untuknya dua buah Kilang, dua buah supermarket, dua buah hotel Dan uang tunai 10 milyar Rupiah. Tapi saya bingung, sekiranya anak perempuan Anda ini keguguran, apa kira-kira yang harus saya lakukan?" tanya si lelaki kepada sang Ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ayah berfikir. Si ibu pun berhenti menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya sambil menepuk bahu lelaki itu, sang ayah berkata, "Kalau keguguran, kamu coba lagi aja ya !!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-3910965276005949008?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/3910965276005949008/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=3910965276005949008&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/3910965276005949008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/3910965276005949008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2007/11/siapa-si-bedebah-ituhah.html' title='Siapa Si Bedebah itu...hah..?'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R00u1uVK6oI/AAAAAAAAAII/wr0V7-LdnUE/s72-c/cat-laugh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-573003021886607815</id><published>2007-11-22T22:05:00.000+07:00</published><updated>2008-11-19T15:29:49.411+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Zakat'/><title type='text'>Zakat Produksi Hewan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R00wtuVK6pI/AAAAAAAAAIQ/EK65c1nFtbI/s1600-h/sapi+perah.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 224px; height: 171px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R00wtuVK6pI/AAAAAAAAAIQ/EK65c1nFtbI/s400/sapi+perah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5137816311988677266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Penghitungan zakat produksi susu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang, tujuan orang memelihara ternak adalah untuk produksi susu dan menjualnya (bukan untuk diperbanyak), sehingga dikenakan atasnya zakat &lt;i style=""&gt;mustaghalat&lt;/i&gt; (harta yang dimiliki untuk diambil untuk mendapatkan pemasukan) sebagai berikut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div face="verdana" style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;font-size:7;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ternak yang dipelihara untuk diperah susunya, tidak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;wajib atasnya zakat karena merupakan harta yang dimiliki tidak untuk dijual, tetapi wajib zakat atas produknya yaitu susu, begitu pula anakanya jika dijua.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;&lt;div face="verdana" style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;font-size:7;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Produk susu dihargai selama satu haul dengan harga jualnya. Dalam hal ini ada dua kondisi, yaitu (a) susu tersebut telah dijual; (b) susu tersebut masih dalam gudang atau masih dalam proses. Keduanya masuk dalam kategori objek wajib zakat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;font-size:7;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Harga produksi setahun tersebut dikurangi pembiayaan dan pengeluaran, misalnya: biaya makanan, upah pekerja, sewa tempat, pajak, biaya penjualan dan distribusi, biaya dan administrasi, dan yang sejenisnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;font-size:7;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Harga produksi juga dikurangi hutang dan nafkah hidup jika belum ada sumber lain untuk pendapatan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;font-size:7;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Hasil bersih produksi tersebut merupakan objek zakat yang dihitung dengan cara mengurangkan hasil produksi dengan biaya dan pelunasan utang serta pemenuhan kebutuhan pokok.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;font-size:7;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Nishab zakat dianalogikan dengan nishab emas (85 gram) sesuai harga pasar pada waktu pembayaran zakat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;7.&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;font-size:7;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tarif zakatnya adalah 2,5 % bila menggunakan kalender hijriyyah&lt;i style=""&gt;, &lt;/i&gt;atau 2,575 % bila berpedoman pada kalender masehi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;8.&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;font-size:7;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Jumlah zakat dihitung dengan cara mengalikan objek zakat dengan tarifnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: -27pt; text-indent: 27pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Contoh perhitungan zakat produksi susu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Informasi awal:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;- Harga produksi hewan selama satu tahun &lt;span style=""&gt;                                           &lt;/span&gt;Rp.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;100.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;- Harga dari anak ternak yang dijual selama satu tahun&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Rp.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;40.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;- Pemasukan lain dari peternakan tersebut&lt;span style=""&gt;                                             &lt;/span&gt;Rp.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;10.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;- Biaya pakan ternak&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                                                            &lt;/span&gt;Rp.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;25.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;- Upak pekerja&lt;span style=""&gt;                                                                                     &lt;/span&gt;Rp.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;15.000.000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;- Biaya pemasaran&lt;span style=""&gt;                                                                                &lt;/span&gt;Rp.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;3.000.000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;- Biaya administrasi&lt;span style=""&gt;                                                                               &lt;/span&gt;Rp.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;2.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;- Pembayaran angsuran pembelian alat pemerah susu&lt;span style=""&gt;                 &lt;/span&gt;Rp.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;10.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;- Biaya kebutuhan pokok&lt;span style=""&gt;                                                                      &lt;/span&gt;Rp. &lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;15.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;- Harga satu gram emas&lt;span style=""&gt;                                                                        &lt;/span&gt;Rp.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;50.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;- Aktiva tetap&lt;span style=""&gt;                                                                                       &lt;/span&gt;Rp.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;500.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;- Masa haul menggunakan tahun hijriyyah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;- Peternak tidak memiliki sumber penghasilan lain&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;table class="MsoTableGrid"  style="border: medium none ; width: 654px; margin-left: 0px; border-collapse: collapse; text-align: left; margin-right: 0px; height: 848px;font-family:verdana;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border: 1pt solid windowtext; padding: 0cm 5.4pt; background: rgb(204, 204, 204) none repeat scroll 0% 50%; width: 188.2pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" valign="top" width="251"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Uraian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; background: rgb(204, 204, 204) none repeat scroll 0% 50%; width: 81.85pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" valign="top" width="109"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Jumlah (Rp)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; background: rgb(204, 204, 204) none repeat scroll 0% 50%; width: 76.8pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" valign="top" width="102"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Total (Rp)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; background: rgb(204, 204, 204) none repeat scroll 0% 50%; width: 139.15pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" valign="top" width="186"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Keterangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 188.2pt;" valign="top" width="251"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Harga produksi   setahun:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;- produksi susu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;- penjualan anak ternak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;- pendapatan lain&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Total pendapatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 81.85pt;" valign="top" width="109"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;100.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;40.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;10.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 76.8pt;" valign="top" width="102"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;150.000.000&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 139.15pt;" valign="top" width="186"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dihargai   dengan harga penjualan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Yang riil sesuai nota dan data.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 188.2pt;" valign="top" width="251"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Biaya/pengeluaran:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;- biaya pakan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;- biaya   pekerja&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;- biaya pemasaran&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;- biaya   administrasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Hutang dan nafkah hidup:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -36pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;font-size:7;" &gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;hutang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -36pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;font-size:7;" &gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;nafkah hidup pokok&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Total   tanggungan:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 81.85pt;" valign="top" width="109"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;25.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;15.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;3.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;2.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;10.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;15.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 76.8pt;" valign="top" width="102"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;70.000.000&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 139.15pt;" valign="top" width="186"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Yang riil dibayar dalam setahun&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 188.2pt;" valign="top" width="251"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Objek zakat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 81.85pt;" valign="top" width="109"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 76.8pt;" valign="top" width="102"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;80.000.000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 139.15pt;" valign="top" width="186"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td colspan="3" style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 346.85pt;" valign="top" width="462"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Nishab:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Senilai 85 gram emas X Rp50.000 = &lt;b style=""&gt;Rp4.250.000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Objek zakat telah   nishab&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 139.15pt;" valign="top" width="186"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Andai harga   satu gramnya Rp50.000.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td colspan="4" style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 486pt;" valign="top" width="648"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Jumlah zakat:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Rp80.000.000 X 2,5 % = &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;Rp2.000.000.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0cm; text-indent: -27pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;B.&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;font-size:7;" &gt;           &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Penghitungan zakat produksi daging (ternak hewan pedaging)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R00x5uVK6qI/AAAAAAAAAIY/JypHqcCBTbg/s1600-h/06-rumah+pemotong.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R00x5uVK6qI/AAAAAAAAAIY/JypHqcCBTbg/s400/06-rumah+pemotong.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5137817617658735266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Peternakan untuk produksi daging meliputi aktivitas pembelian anak ternak yang kemudian dirawat dan diemukkan untuk kemudian dijual untuk dipotong.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Ada dua pendapat mengenai zakat produksi ini. &lt;i style=""&gt;Pertama&lt;/i&gt; disamakan dengan ternak biasa. &lt;i style=""&gt;Kedua&lt;/i&gt; dimasukkan sebagai zakat &lt;i style=""&gt;al-mustaghalat&lt;/i&gt; atau harta perniagaan.Perhitungannya sama dengan zakat produksi susu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: -27pt; text-indent: 27pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Contoh perhitungan zakat produksi daging (ternak hewan pedaging)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Informasi awal:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;- Penjualan selama setahun&lt;span style=""&gt;                                                        &lt;/span&gt;Rp.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;250.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;- Produksi belum terjual (harga pasar)&lt;span style=""&gt;                           &lt;/span&gt;Rp.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;150.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;- Biaya pembelian anak ternak&lt;span style=""&gt;                                      &lt;/span&gt;Rp.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;180.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;- Biaya operasional&lt;span style=""&gt;                                                                   &lt;/span&gt;Rp.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;50.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;- Harga pembelian timbangan&lt;span style=""&gt;                                                    &lt;/span&gt;Rp.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;20.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;- Utang yang harus dilunasi&lt;span style=""&gt;                                                        &lt;/span&gt;Rp. &lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;30.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;- Kebutuhan hidup pokok&lt;span style=""&gt;                                                         &lt;/span&gt;Rp.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;20.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;- Masa haul menggunakan tahun hijriyyah&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                                        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;table class="MsoTableGrid"  style="border: medium none ; width: 616px; margin-left: 0px; border-collapse: collapse; text-align: left; margin-right: 0px; height: 704px;font-family:verdana;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border: 1pt solid windowtext; padding: 0cm 5.4pt; background: rgb(204, 204, 204) none repeat scroll 0% 50%; width: 188.2pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" valign="top" width="251"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Uraian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; background: rgb(204, 204, 204) none repeat scroll 0% 50%; width: 81.85pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" valign="top" width="109"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Jumlah (Rp)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; background: rgb(204, 204, 204) none repeat scroll 0% 50%; width: 76.8pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" valign="top" width="102"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Total (Rp)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; background: rgb(204, 204, 204) none repeat scroll 0% 50%; width: 139.15pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" valign="top" width="186"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Keterangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 188.2pt;" valign="top" width="251"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Harga produksi setahun:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;- produk yang   terjual&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;- produk yang belum terjual&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Total pendapatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 81.85pt;" valign="top" width="109"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;250.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;150.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 76.8pt;" valign="top" width="102"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;400.000.000&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 139.15pt;" valign="top" width="186"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Harga jual&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Harga pasar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 188.2pt;" valign="top" width="251"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Biaya:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;- biaya   pembelian anak ternak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;- biaya   operasional&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;- biaya   pembelian timbangan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;- utang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;- kebutuhan   hidup pokok&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Total   tanggungan:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 81.85pt;" valign="top" width="109"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;180.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;50.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;20.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;30.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;20.000.000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 76.8pt;" valign="top" width="102"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;300.000.000&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 139.15pt;" valign="top" width="186"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Biaya riil dan pembayaran pembelian   kebutuhan kerja dipotongkan dari harta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 188.2pt;" valign="top" width="251"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Objek zakat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 81.85pt;" valign="top" width="109"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 76.8pt;" valign="top" width="102"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;100.000.000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 139.15pt;" valign="top" width="186"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td colspan="3" style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 346.85pt;" valign="top" width="462"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Nishab:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Senilai 85 gram emas X Rp50.000 = &lt;b style=""&gt;Rp4.250.000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Objek zakat telah   nishab&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 139.15pt;" valign="top" width="186"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Andai harga   satu gramnya Rp50.000.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td colspan="4" style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 486pt;" valign="top" width="648"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Jumlah zakat:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Rp100.000.000 X 2,5 % = &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;Rp2.500.000.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: -27pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: -27pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: -27pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: -27pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"  style="font-size:12;"&gt;Syahatah, Husayn. 2004. &lt;i style=""&gt;Akuntansi Zakat Pannduan Praktis Penghitungan Zakat &lt;/i&gt;Kontemporer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-573003021886607815?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/573003021886607815/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=573003021886607815&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/573003021886607815'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/573003021886607815'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2007/11/zakat-produksi-hewan.html' title='Zakat Produksi Hewan'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/R00wtuVK6pI/AAAAAAAAAIQ/EK65c1nFtbI/s72-c/sapi+perah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-1012946755379971974</id><published>2007-11-19T21:36:00.000+07:00</published><updated>2007-11-19T21:52:08.443+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Dunia Memang Aneh</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;                        &lt;/div&gt;&lt;div class="EC_MsoNormal"  style="line-height: 14.4pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;Dari Tetangga Semoga Bermanfaat&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="EC_MsoNormal"  style="line-height: 14.4pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="EC_MsoNormal"  style="line-height: 14.4pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;"Assalamu'alaikum Warakhmatullahi Wabarakaatuh, Dunia&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;memang aneh", Gumam Pak Ustadz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apanya yang aneh Pak?" Tanya Penulis yang fakir  ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidakkah kamu perhatikan disekelilingmu, bahwa dunia&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;menjadi terbolak-balik, tuntunan jadi tontonan, tontonan jadi tuntunan, sesuatu yang wajar dan&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;seharusnya dipergunjingkan, sementara perilaku menyimpang dan kurang ajar malah menjadi pemandangan&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;biasa. Coba anda rasakan sendiri, nanti Maghrib, anda kemasjid, kenakan pakaian yang paling bagus yang anda&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;miliki, pakai minyak wangi, pakai  sorban, lalu kamu berjalan kemari, nanti kamu ceritakan apa yang kamu&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;alami" Kata Pak Ustadz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa banyak tanya, penulis melakukan apa yang&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;diperintahkan Pak Ustadz, menjelang maghrib, penulis bersiap dengan mengenakan peci, pakaian rapi dan&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;wewangian dan berjalan menunju masjid yang berjarak sekitar 800m dari rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum setengah perjalanan, penulis berpapasan dengan&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;seorang ibu muda  yang sedang jalan-jalan sore sambil menyuapi anaknya.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;"Aduh, tumben nih rapih banget, kayak pak ustadz, mau kemana sih?" tanya ibu muda itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekilas pertanyaan tadi biasa saja, karena memang kami&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;saling kenal, tapi ketika dikaitkan dengan ucapan Pak Ustadz diatas, menjadi sesuatu yang lain rasanya;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;"Kenapa orang yang hendak pergi kemasjid dengan pakaian rapih dan memang semestinya seperti itu&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;ditumbenin? Kenapa justru orang yang jalan-jalan dan ngasih makan&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;anaknya ditengah jalan, ditengah kumandang adzan maghrib menjadi biasa-biasa saja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa orang kemasjid dianggap aneh?&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;Orang yang pergi kemasjid akan terasa "aneh" ketika orang-orang lain justru tengah asik nonton sinetron&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;"Intan" atau siaran langsung AFCup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang kemasjid akan terasa "aneh" ketika melalui&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;kerumunan  orang-orang yang sedang ngobrol dipinggir jalan dengan suara lantang seolah meningkahi suara&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;panggilan adzan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang kemasjid terasa "aneh" ketika orang lebih sibuk&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;mencuci motor dan mobilnya yang kotor kehujanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika hal itu penulis ceritakan ke Pak Ustadz, beliau&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;hanya tersenyum, "Kamu akan banyak menjumpai "keanehan-keanehan" lain&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;disekitarmu" , kata Pak  Ustadz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Keanehan-keanehan" disekitar kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah ketika kita datang kekantor, kita lakukan&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;shalat sunah dhuha, pasti akan nampak "aneh" ditengah orang-orang yang sibuk sarapan, baca koran dan&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;ngobrol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah kita shalat dhuhur atau Ashar tepat waktu,&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;akan terasa "aneh", karena masjid masih kosong melompong, akan terasa aneh ditengah-tengah sebuah&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;lingkungan dan teman yang biasa  shalat diakhir waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah berdzikir atau tadabur al qur'an ba'da shalat,&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;akan terasa aneh ditengah-tengah orang yang tidur mendengkur setelah atau sebelum shalat. Dan makin&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;terasa aneh ketika lampu mushola/masjid harus dimatikan agar tidurnya tidak silau dan nyaman. Orang&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;yang mau shalat malah serasa menumpang ditempat orang tidur, bukan malah sebaliknya, yang tidur itu justru &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;menumpang  ditempat shalat.  Aneh bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah hari ini shalat jum'at lebih awal, akan terasa&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;aneh, karena masjid masih kosong, dan baru akan terisi penuh manakala khutbah kedua menjelang selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah anda kirim artikel atau tulisan yang berisi&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;nasehat, akan terasa aneh ditengah-tengah kiriman&lt;br /&gt;e-mail yang berisi humor, plesetan, asal nimbrung,&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;atau sekedar gue, elu, gue, elu dan test..test, test&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah baca artikel atau tulisan yang berisi nasehat&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;atau hadits, atau ayat al qur'an, pasti akan terasa aneh ditengah orang-orang yang membaca artikel-artikel&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;lelucon, lawakan yang tak lucu, berita hot atau&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan masih banyak keanehan-keanehan lainnya, tapi&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;sekali lagi jangan takut menjadi orang "aneh" selama keanehan kita sesuai dengan tuntunan syari'at dan  tata&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;nilai serta norma yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan takut "ditumbenin" ketika kita pergi kemasjid,&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;dengan pakaian rapih, karena itulah yang benar yang sesuai dengan al qur'an (Al A'raf:31).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan takut dikatakan "sok alim" ketika kita lakukan&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;shalat dhuha dikantor, wong itu yang lebih baik kok, dari sekedar ngobrol ngalor-ngidul tak karuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan takut dikatakan "Sok Rajin" ketika kita shalat&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;tepat pada waktunya, karena memang shalat adalah kewajiban yang telah ditentukan waktunya terhadap&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;orang-orang beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maka apabila kamu Telah menyelesaikan shalat(mu),&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan diwaktu berbaring. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" lang="FI" &gt;Kemudian apabila kamu telah merasa&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  lang="FI" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" lang="FI" &gt;aman, Maka Dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa*).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu  yang ditentukan&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:navy;"  lang="FI" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" lang="FI" &gt;waktunya atas orang-orang yang beriman"&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" lang="FI" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:10;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;(An&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span  lang="FI" style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;Nisaa:103)*&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;Jangan takut untuk shalat jum'at dishaf terdepan,&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;karena perintahnya pun bersegeralah. ....&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;"Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;menunaikan shalat Jum'at, Maka bersegeralah kamu &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;[1475]. yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;Mengetahui". (Al Jumu'ah:9)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;(1475- Maksudnya: apabila imam Telah naik mimbar dan&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="color:navy;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;muazzin Telah azan dihari Jum'at, Maka kaum muslimin &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;wajib bersegera memenuhi panggilan muezzin itu dan&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;meninggalakan semua pekerjaannya) .&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;Jangan takut kirim artikel berupa nasehat, hadits&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;atau ayat-ayat Al Qur'an, karena itu adalah sebagian &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;dari tanggung jawab kita untuk saling menasehati,&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;saling menyeru dalam kebenaran, dan seruan kepada &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;kebenaran adalah sebaik-baik perkataan; *Siapakah&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;yang lebih baik perkataannya daripada orang yang &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;menyeru kepada Allah*, mengerjakan amal yang saleh,&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;dan berkata: Sesungguhnya Aku termasuk orang-orang &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;yang menyerah diri?" (Fusshilat:33)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;Jangan takut artikel kita tidak dibaca, karena memang&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;demikianlah Allah menciptakan ladang amal bagi kita. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;Kalau sekali seru, sekali kirim artikel lantas semua&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;orang mengikuti apa yang kita serukan, habis donk &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;ladang amal kita....&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;Kalau yang kirim e-mail humor saja, gambar-maaf- porno,&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;gue/elu saja, atau test-test saja bisa kirim e-mail &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;setiap hari, kenapa kita mesti risih dan harus&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;berpikir ratusan atau bahkan ribuan kali untuk &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;saling memberi nasehat, aneh nggak sih?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;Jangan takut dikatain sok pinter, sok menggurui, sok&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;tahu, lha wong itu yang disuruh kok, "sampaikan dariku &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;walau satu ayat"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;Jangan takut baca e-mail dari siapapun, selama e-mail&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;itu berisi kebenaran dan bertujuan untuk kebaikan. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;Kita tidak harus baca e-mail dari orang-orang&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;terkenal, e-mail dari manajer atau dari siapapun kalau &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;isinya sekedar dan ala kadarnya saja, atau dari e-mail&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;yang isinya asal kirim saja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;Mutiara akan tetap jadi mutiara terlepas dari siapapun&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;pengirimnya. Pun sampah tidak akan pernah menjadi &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;emas, meskipun berasal dari tempat yang mewah&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;sekalipun.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;Lakukan "keanehan-keanehan" yang dituntun  manhaj dan&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;syari'at yang benar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;Kenakan jilbab dengan teguh dan sempurna, meskipun itu&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;akan serasa aneh ditengah orang-orang yang berbikini &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;dan ber-U can see.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;Jangan takut mengatakan perkataan yang benar (Al&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;Qur'an &amp;amp; Hadist), meskipun akan terasa aneh ditengah &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;hingar bingarnya bacaan vulgar dan tak bermoral.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;Lagian kenapa kita harus takut disebut  "orang aneh"&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;atau "manusia langka" jika memang keanehan-keanehan &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;menurut pandangan mereka justru yang akan&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;menyelematkan kita (di yaumul akhir, yaumul hisab dan &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;akhirat kelak)...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;Selamat jadi orang aneh yang bersyari'at dan bermanhaj&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;yang benar...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;Wassalamu'alaikum Warakhmatullahi Wabarakaatukh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);" lang="FI"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4224345906829642934-1012946755379971974?l=muslimwamuslimah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/feeds/1012946755379971974/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4224345906829642934&amp;postID=1012946755379971974&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/1012946755379971974'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4224345906829642934/posts/default/1012946755379971974'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muslimwamuslimah.blogspot.com/2007/11/dunia-memang-aneh.html' title='Dunia Memang Aneh'/><author><name>Kang Uyun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06752944767034211864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_rSKVt6ErEnA/SsLht4qMgrI/AAAAAAAAAe4/f8tG44OoHQY/S220/IMG_0588b.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4224345906829642934.post-2368711107439243904</id><published>2007-11-18T14:07:00.000+07:00</published><updated>2007-11-19T10:44:44.949+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wakaf'/><title type='text'>Perlakuan Terhadap Harta Wakaf (2)</title><content type='html'>&lt;p class="MsoBodyTextIndent"  style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;B.  Mazhab Malikiyah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent"  style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: 0cm; font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pada prinsipnya, ulama Malikiyah melarang keras penggantian barang wakaf, namun mereka membolehkannya dalam kasus-kasus tertentu dengan membedakan antara barang bergerak dan tidak bergerak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent"  style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Mengganti Barang Wakaf yang Bergerak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent"  style="margin-left: 72.75pt; text-align: justify; text-indent: -18.75pt; font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Pendapat masyhur memperbolehkannya dengan pertimbangan kemaslahatan dengan syarat barang wakaf yang akan diganti tersebut tidak bisa dimanfaatkan lagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent"  style="margin-left: 72.75pt; text-align: justify; text-indent: -18.75pt; font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Ada juga yang tidak memperbolehkannya, seperti pendapat Sahnun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent"  style="margin-left: 94.5pt; text-align: justify; font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent"  style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Mengganti Barang Wakaf yang Tidak Bergerak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent"  style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: 0cm; font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Ulama Malikiyah melarang keras penggantian barang wakaf tidak bergerak, kecuali keadaan darurat yang sangat jarang terjadi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent"  style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Masjid. Ulama Malikiyah melarang mutlak penjualan Masjid.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIndent"  style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Selain masjid, seperti rumah dan toko.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyTextIn
